Ifat
“Koma itu seperti pingsan, nah, pingsan itu seperti tidur, tapi karena sakit jadi tidak bisa bangun.”
Jiwa kanak-kanak Idah tersentuh. Matanya berkaca-kaca. Ia maju mendekatiku, memeluk pinggangku, lalu katanya; “Idah mau Kak Joni cepat sembuh, supaya bisa menyanyi lagi, supaya bisa menghibur Idah.”
Pak Latif memandangku dengan raut sedih. Perlahan, kuelus rambut Idah yang kuning kering.
Hot Chapters