Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mereka Pilih Adiku Jadi Pengantin

Mereka Pilih Adiku Jadi Pengantin

Sejak kecil, adikku, Nina Basuki, selalu jadi anak yang paling disayangi oleh keluargaku. Dia dapatkan kamar terbaik, gaun-gaun tercantik, permintaan maaf yang selalu datang lebih dulu, serta setiap kelembutan yang dimiliki kedua orang tuaku. Sementara aku, sebagai anak sulung, selalu diharapkan untuk ngalah. Lalu aku bertemu Hendri Darmawan. Pada malam saat dia melamarku, dia genggam tanganku erat-erat dan janji akan cintai aku seumur hidup. Untuk pertama kalinya, aku merasa akhirnya ada seseorang yang benar-benar pilih aku. Aku pikir, akhirnya aku temukan cinta sejati. Sampai hari ketika aku coba gaun pengantinku. Nina bilang mau temani aku pilih gaun. Namun saat aku keluar dari ruang ganti, aku lihat dia berdiri tepat di hadapan Hendri, rapikan dasinya dengan begitu akrab, seolah-olah dialah calon pengantin wanita. Aku hendak bilang, "Biar aku saja yang lakukan itu." Namun penata busana sudah lebih dulu hampiri Nina sambil tersenyum. "Pengantin wanita, silakan ke sini." Hari itu fotografer ambil sembilan puluh sembilan foto. Setiap foto hanya berisi adikku dan tunanganku. Nggak ada satu pun yang tampilkan diriku, pengantin yang sebenarnya. Ibuku yang duduk di sofa tersenyum hangat. "Nina cantik sekali waktu pakai gaun putih." Ayah mengangguk setuju. "Dia lebih terlihat kayak pengantinnya dibanding Julia." Kemudian fotografer angkat kameranya dan lirik aku dari balik lensa. "Nona, bisa geser sedikit? Kamu halangi cahayanya." Aku melangkah ke samping tanpa sepatah kata pun, lalu berdiri bersandar di dinding. Pada saat itulah aku akhirnya ngerti. Pernikahan ini nggak pernah benar-benar butuhkan aku. Dan jika cinta yang dulu Hendri janjikan ke aku bisa dengan begitu mudah diberikan ke orang lain, maka pergi adalah satu-satunya harga diri yang masih tersisa untuk aku pertahankan.
751 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai lihat gambarnya
Baca
+Pustaka
Sir, You are Dumb!

Sir, You are Dumb!

Richa Susilo
Demi menghilangkan kegelisahan sang ibu, Selena Brawijaya, gadis berusia 24 tahun yang merupakan seorang novelis, akhirnya menikah dengan seorang lelaki asing yang sama sekali tak dikenalnya. Lelaki berparas menawan yang memiliki karir gemilang sebagai seorang tentara. Yang sayangnya, ia memiliki trauma mendalam yang telah mengakar kuat dalam dirinya. Janji suci di depan penghulu pun seakan hanyalah ritual belaka, layaknya cangkang kosong tanpa isi. Lantas, apa yang akan dilakukan Selena dengan status ikatan suami-istri yang mereka miliki di saat ia memiliki keyakinan kuat bahwa apa pun yang terjadi dalam hidupnya bukanlah suatu kebetulan? Tak butuh waktu ribuan tahun bersama untuk menyadarinya. Karena di detik yang sama saat ia tahu dirinya tak lagi mampu menolak takdir yang telah ditetapkan untuk dirinya itu, ide cemerlang langsung muncul di benaknya. Sebagai seorang novelis yang telah memiliki ratusan juta pembaca di seluruh dunia, tentu ia tidak akan mau dirugikan baik secara mental maupun fisik karena pernikahan yang sama sekali tak ia inginkan ini. Dan menikah dengan seorang tentara yang kehidupannya syarat akan kedisiplinan dan kerja keras, mengangkat senjata menantang maut, bergerilya di rimbunnya hutan belantara bersantap ular, tentu akan memberinya gambaran utuh yang tak semua orang mengetahuinya. Ini adalah harta karun. Ide itulah yang membuatnya tak lagi menyuarakan protes tentang perjodohan mereka, alih-alih, gadis itu justru mengangguk mantap tanpa sedikit pun keraguan. Apa yang ia khawatirkan dengan pernikahan yang memiliki berlembar-lembar poin kesepakatan? Terlebih lagi, kesepakatan tentang tak akan saling menyentuh tanpa persetujuan. Dan dari yang ia lihat dari sosok menawan Arjuna, lelaki itu adalah lelaki sejati yang tak akan pernah melanggar janji yang telah disepakati. Di sisi lain, Arjuna sama sekali tak menyadari tentang akal bulus calon istrinya itu. Ia sama sekali tak pernah berpikir jika gadis bar-bar itu akan dengan begitu riang gembira mengikutinya ketika tengah menjalankan sebuah misi rahasia, dan tentu saja, tanpa sepengetahuannya.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai lihat gambarnya
Baca
+Pustaka
Talak Usai Bertemu Mantan

Talak Usai Bertemu Mantan

Deema, wanita cantik berusia 24 tahun tanpa sengaja memergoki suaminya, Bhanu. Pria berusia 27 tahun yang bekerja serabutan itu bersama dengan mantan kekasihnya, Afseen, wanita yang lebih muda. Tak tahan dengan pemandangan yang dia lihat, Deema menghampiri keduanya. Melihat istrinya, pria itu menarik Deema menjauh. Bahkan pria itu meminta istrinya untuk pergi dan mengancam akan menceraikannya kalau tidak menuruti perkataan pria itu. Deema pun diam dan menurut. Semalaman, wanita itu menunggu suaminya. Namun, pria itu tak jua pulang. Hingga akhirnya tertidur. Pagi buta Bhanu pulang dan keributan terjadi di antara mereka. Bahkan, pria itu mengungkit malam pertama mereka. Pertengkaran tersebut berakhir pada ucapan talak oleh, Bhanu. Namun, tanpa sengaja Nirmala, wanita berusia 55 tahun yang notabene adalah ibunya Bhanu tak terima putranya menceraikan Deema. Wanita itu marah pada putranya itu. Pada akhirnya, Deema memilih pergi dari rumah Bhanu. Baginya tak ada alasan untuk bertahan. Bertahan justru akan menyakitinya. Wanita itu memilih pergi daripada hidup dalam penderitaan. Suatu ketika, Deema mengunjungi Nirmala. Wanita itu hendak menjenguk sang mertua. Walau bagaimana pun, wanita itu sudah baik padanya. Hubungannya dengan Bhanu boleh berakhir, tapi hubungan di antara mereka tak bisa berakhir. Sayangnya, tanpa sengaja dia datang ke rumah Nirmala berbarengan dengan kedatangan Bhanu dan Afseen. Kedatangan mereka hendak meminta restu pada ibunya. Apalagi Afseen sedang mengandung anak pria itu. Bukan hanya itu, Bhanu juga meminta Deema untuk mengajukan perceraian terhadapnya dengan alasan akan lebih mudah putus jika pihak wanita yang melakukannya. Memiliki pemikiran yang luas, Deema menolak permintaan Bhanu. Hingga suatu ketika pria itu mengancam dan akhirnya Deema menggugatnya. Ujian bertubi-tubi dihadapi Deema. Tak berselang usai perceraiannya, ayahnya mendapat musibah. Tanah garapan pria itu dirampas oleh orang kepercayaannya. Beruntung ada Farabi, pria berusia 30 tahun yang mau membantunya dengan syarat wanita itu mau menikah denganya.
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai lihat gambarnya
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Rahasia CEO Penyayang

Menjadi Istri Rahasia CEO Penyayang

Fadia Thanisa Adreena, gadis desa yatim piatu, tak pernah menyangka hidupnya berubah hanya dalam hitungan jam. Dituduh mencuri oleh budenya sendiri karena menolak dijual kepada pria tua kaya raya, Nisa memilih lari… dan berakhir masuk ke mobil seorang pria asing di jalan sepi. Abyan Mahesa, CEO muda yang sedang dalam perjalanan kerja, tak pernah berniat ikut campur. Tapi satu keputusan impulsif—membuka pintu mobil untuk menolong seorang gadis—mengikatnya dalam pernikahan dadakan yang tak pernah ia rencanakan. Di hadapan warga desa, mereka harus menikah demi menjaga nama baik. Namun pernikahan itu bukan akhir, melainkan awal dari luka baru. Abyan menyimpan rahasia besar—ia telah dijodohkan oleh keluarga bangsawan dan tengah mempersiapkan pernikahan resmi yang akan diumumkan ke publik. Nisa, kini menjadi istri rahasia, harus belajar hidup di balik bayang-bayang. Terlindungi, tapi tak pernah benar-benar diakui. Dicintai… atau hanya dikasihani? Ketika cinta mulai tumbuh dari keterpaksaan, mampukah mereka melawan realita dan restu yang tak pernah ada? Dan saat masa lalu mulai mengejar, akankah rahasia pernikahan mereka terbongkar? ** "ITU DIA! Mobilnya di situ!" teriak salah satu warga. "Astaghfirullah… itu kan anak perempuan Almarhum Pak Raji?!" seru yang lain, menunjuk ke arah Nisa yang masih duduk gemetar di kursi penumpang. "Turun kalian! Turun sekarang juga!" "Ngapain kalian berdua di mobil sendirian, hah?!" Abyan menelan ludah. “Tunggu, ini nggak seperti yang kalian pikirkan…” "Enak aja bilang 'nggak seperti yang kami pikirkan'. Kami semua lihat dengan mata kepala sendiri! Kalian berdua di mobil, siang bolong, di tempat sepi begini?!” Seorang ibu berseru, "Kalau kalian nggak ada hubungan apa-apa, kenapa si gadis ini sembunyi di mobilmu?!" Nisa buru-buru membuka pintu, wajahnya pucat pasi. “Saya cuma… saya minta tolong. Ada yang kejar saya tadi...” Namun warga tak memberi ruang penjelasan. "Tak peduli alasanmu! Nama baik gadis kampung ini sudah rusak! Kalian harus menikah! Hari ini juga!"
702 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai lihat gambarnya
Baca
+Pustaka
Mawar Layu di Musim Dingin Kedua

Mawar Layu di Musim Dingin Kedua

Selama 8 tahun, aku selalu menemani Farrel Grattino menapaki kariernya di dunia penerbangan dari seorang kopilot hingga menjadi kapten. Di tahun tersibuknya, aku bahkan rela mengundurkan diri dari pekerjaan untuk memasak sesuai jadwal penerbangannya. Pernah suatu kali aku bertanya, "Suatu hari nanti apakah kau bisa mengajakku melihat langit di ketinggian sepuluh ribu meter yang selalu kau lihat? Sekali saja." Dia bahkan tidak menghentikan sumpitnya. "Itu tempat kerja, bukan taman hiburan." Aku menjawab, "Baik." Sejak saat itu, aku tidak pernah mengungkitnya lagi. Hingga suatu malam ketika sulit tidur, aku tanpa sengaja menemukan album foto yang dikunci dengan kata sandi di ponselnya. Di dalamnya ada lebih dari empat puluh foto, semuanya diambil dari sudut pandang kokpit. Hamparan lautan awan, matahari terbenam, pelangi ganda setelah hujan, hingga galaksi di langit pada ketinggian sepuluh ribu meter. Setiap foto pernah dia kirim kepada orang yang sama, dengan nama kontak berupa emoji beruang kecil. Foto terbaru diambil tiga hari yang lalu. Senja menyelimuti langit, sementara setengah bulatan matahari menggantung di ujung sayap pesawat. Dia menuliskan sebuah kalimat: [Pemandangan hari ini juga sangat indah. Nanti kalau kau datang, duduklah di kursi observasi sebelah kanan. Itu sudut pandang yang terbaik.] Orang itu membalas dengan emoji pelukan dan empat kata: [Tunggu saat aku cuti.] Aku mengembalikan ponselnya ke tempat semula tanpa mengubah kata sandi ataupun menghapus album fotonya. Fajar menyingsing, aku menyeduh kopi seperti biasa, lalu meminumnya dengan tenang. Setelah itu, aku membuka laptop, menulis surat pengunduran diri, dan memesan tiket pesawat menuju Baili. 8 tahun sudah berlalu. Akhirnya aku memutuskan untuk berhenti mengejar rute penerbangannya dan menunggu waktu makan bersamanya. Aku berhenti menjaga rumah yang kosong sambil menebak-nebak terbang ke mana dia saat ini. Jika langit di ketinggian sepuluh ribu meternya memang tidak memiliki tempat untukku, maka aku akan berpijak di bumi, menumbuhkan kehidupan dan menikmati senjaku sendiri.
157 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai lihat gambarnya
Baca
+Pustaka
Asisten Sempurnaku Adalah Bos Besar

Asisten Sempurnaku Adalah Bos Besar

Leonard Arman Atmadja, CEO muda yang terkenal dingin, logis, dan perfeksionis, hanya mempercayakan jadwal kacau-balaunya pada satu orang. Alea Arananda. Asisten pribadinya yang nyaris tidak pernah salah—tenang, sopan, cekatan, dan selalu menjadi tameng bagi karyawan lain ketika Leonard berubah menjadi badai. Di kantor, Alea adalah definisi profesionalisme. Ia selalu patuh SOP, berbicara seperlunya, dan hadir kapan pun Leonard membutuhkan. Namun Leonard tak pernah tahu satu hal. Alea memiliki sisi lain yang tidak pernah ia tunjukkan di kantor. Begitu jam kerja selesai, Alea berubah total—nakal, genit, berani, bebas. Dan yang lebih besar lagi… Alea bukan sekadar asisten biasa. Ia adalah pewaris Arananda Group, salah satu perusahaan raksasa yang sering bekerja sama dengan keluarga Atmadja. Alea menyamar sebagai asisten hanya untuk satu alasan, ia ingin dekat dengan Leonard, lelaki yang diam-diam ia kagumi sejak pertemuan bisnis lalu. Hidup keduanya berubah ketika suatu malam, Leonard—yang sedang ditekan keluarganya untuk segera menikah demi menjaga citra keluarga besar Atmadja—tanpa sengaja bertemu Alea di sebuah club. Bukan Alea yang kalem dan sopan yang ia lihat setiap hari. Melainkan Alea yang asli, menggoda, liar, bebas… dan berbahaya bagi pertahanannya. Satu malam yang seharusnya menjadi “kesalahan” justru membuka pintu hubungan terlarang antara bos dingin dan asistennya. Di kantor, mereka tetap dingin dan profesional. Namun begitu pintu tertutup, hubungan mereka menjadi intens, intim, dan tak terhindarkan. Hubungan itu terus berkembang—sampai sebuah krisis perusahaan memaksa pemilik Arananda Group turun tangan. Saat itulah identitas Alea terbongkar di depan seluruh kantor. Kantor heboh. Media berspekulasi. Keluarga Atmadja menekan Leonard untuk memutuskan hubungan. Namun pada titik itulah mereka berdua menyadari. Tidak ada lagi alasan untuk menjauh. Tidak ada lagi batas posisi. Yang tersisa hanya perasaan yang sudah terlanjur terlalu dalam. Dan hubungan rahasia itu akhirnya bermuara di pelaminan—bukan lagi sebagai CEO dan asisten, melainkan sebagai dua pewaris besar yang memilih satu sama lain.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai lihat gambarnya
Baca
+Pustaka
BENIH MAFIA MUDA

BENIH MAFIA MUDA

Bang JM
Tidak ada keangkuhan dan kegarangan seorang Jack Lee lagi dalam menapaki bisnis barang haram disepanjang hidupnya . Jack semakin hari terjerat dalam rasa bersalahnya. Dan itu berimbas pada semuanya. Berawal dari malam naas itu. Disaksikan para dewa-dewi dimana ia menuntaskan sakit hatinya pada sang kekasih yang telah membohonginya. Perempuan yang telah ia hancurkan malam itu ternyata adalah salah sasaran. Jack menaburkan benih pada rahim perempuan asing. Enam tahun kemudian. Waktu berjalan begitu cepat. Tapi tidak bagi seorang Jack! Seorang mafia muda yang sangat ditakuti di China. Pada akhirnya . Para dewa menyaksikan dimana bocah kecil mampu mengembalikan senyumnya yang tak lagi pernah tersungging. Saat Jack dipertemukan pada situasi tak pernah diduga. Jack menyadari jika wajah bocah kecil itu begitu mirip dengannya! Lebih tepatnya Bapaknya yang seorang mafia. Beliau telah tiada, meninggalkan banyak misteri, pada akhirnya akan terungkap. Atas kesalahannya tersebut. "Berikan maafmu padaku, maka aku akan memberikan satu ginjalku untukmu. Bila itu kurang, aku memberikan hatiku sekaligus. Nona , aku berjanji akan memberikan seluruh hidupku untukmu. Aku tidak seperti yang kau lihat ...." "Nyawamu sekalipun, tidak akan membuat rasa benciku padamu menghilang Tuan! Pergi dari hadapanku! Aku membencimu pada setiap detak napas ku! Camkan ! Dan itu untuk selamanya! Bahkan hingga aku mati, kemudian reinkarnasi sekalipun! Kebencianku atas perbuatanmu masih berlanjut pada kehidupan mendatang!! Enyak dari pandanganku!!" tunjuk wanita itu. "Tapi dia anak ku!" "Dia anakku! Dia anakku! Dan kau, tidak punya hak secuil pun atas dirinya!" Bisakah seorang Jack Lee mendapatkan maaf ? Kemudian bersama, memeluk bocah laki-laki dari benih yang ia semai pada rahim perempuan yang disebut pelacur itu? Bisakah Jack? Demi untuk itu! Seorang anak laki-laki yang membutuhkan pertolongan darinya? "Dia perempuan baik-baik! Kukatakan sekali lagi! Dia bukan pelacur! Jika ada yang berani mengatakan itu, maka ku pastikan kepalanya akan terpenggal dengan tanganku ini!!" Jack berkelakar, seraya mengacungkan tangannya. _____ Next BENIH MAFIA MUDA.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai lihat gambarnya
Baca
+Pustaka
Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Saat aku berusia tujuh tahun, wanita cantik yang dibawa pulang oleh ayahku memberiku sekotak mangga. Hari itu, sambil melihatku menyantap mangga dengan lahapnya, ibuku membubuhkan tanda tangannya di atas surat cerai, lalu melompat dari gedung untuk mengakhiri hidupnya. Sejak saat itu, mangga menjadi mimpi burukku seumur hidup. Oleh karena itu, di hari pernikahan kami, aku berkata kepada suamiku, Edwin Faresta, "Kalau suatu saat kamu mau cerai, kasih saja aku buah mangga." Suamiku memelukku tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Namun, sejak saat itu, mangga juga menjadi hal yang tabu bagi dirinya. Pada malam Natal di tahun kelima pernikahan kami, teman masa kecil suamiku meletakkan sebuah mangga di atas meja kerjanya. Hari itu juga, suamiku mengumumkan pemutusan hubungan dengan teman masa kecilnya, Rani Delana dan memecat Rani dari perusahaan. Pada hari itu, aku merasa bahwa dialah pria yang memang sudah ditakdirkan untukku. Hingga setengah tahun kemudian, aku kembali dari luar negeri setelah berhasil menegosiasikan kontrak kerja sama senilai dua triliun. Di pesta perayaan itu, suamiku menyodorkan segelas minuman kepadaku. Setelah aku meminum setengahnya, teman masa kecil suamiku, yaitu wanita yang dulu diusirnya dari perusahaan itu, berdiri di belakangku dan bertanya sambil menyeringai, "Apa jus mangganya enak?" Dengan wajah penuh rasa tidak percaya, aku menoleh ke arah Edwin, suamiku. Namun, Edwin justru menahan tawa dan berkata, "Jangan marah ya. Rani bersikeras memintaku untuk mengerjaimu sedikit." "Aku kan nggak kasih kamu buah mangga. Aku cuma kasih kamu sebotol jus mangga saja." "Lagi pula, menurutku Rani benar. Kamu nggak mau makan mangga itu cuma karena kamu banyak tingkah aja." "Lihat sendiri, 'kan? Tadi kamu meminumnya dengan sangat senang." Wajahku langsung menjadi dingin. Aku mengangkat tangan dan menyiramkan sisa jus mangga itu ke wajah pria itu, lalu berbalik pergi. Ada beberapa hal yang selamanya tidak akan pernah menjadi bahan candaan. Mangga bukan sekadar lelucon dan niatku untuk bercerai juga bukan candaan.
12.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 330 kali sebagai lihat gambarnya
Baca
+Pustaka
Ketika Topeng Kemiskinan Suamiku Terlepas

Ketika Topeng Kemiskinan Suamiku Terlepas

Pada malam ulang tahun pernikahan kami yang ketiga, Kiano kembali melewatkan makan malam bersama. Dia mengirimiku pesan bahwa harus bekerja lembur di bengkel. Aku melihat kue obral seharga seratus ribu itu di atas meja. Aku harus berdesak-desakan mengantre dengan orang banyak di supermarket untuk bisa membelinya. Aku pun menelan paksa rasa pahit di tenggorokanku. "Kita harus menabung untuk membeli rumah sesungguhnya di Bruklima," kataku pada diri sendiri. Aku lalu memasukkan kue itu ke dalam kulkas. Aku merapatkan mantel murahku erat-erat dan berjalan membelah udara malam yang dingin untuk pekerjaan paruh waktu mengantarkan makanan demi mencari uang tambahan. Tapi aku tidak pernah menyangka akan bertemu dengan suamiku yang "miskin" itu di sebuah hotel mewah di Mandira. Dia keluar dari mobil mewah dengan setelan jas pesanan khusus yang sangat rapi, melemparkan uang ratusan ribu kepada petugas parkir. Seorang wanita cantik yang mengenakan kalung rubi berwarna merah darah yang tak ternilai harganya mengikuti dari belakang, sambil menggandeng lengannya. "Kiano, hujannya lebat banget. Apa kau benar-benar harus kembali ke Bruklima untuk bermain rumah-rumahan dengan istrimu yang naif dan miskin itu?" rengeknya dengan manja. Kiano menatap cincin perak murahan dan kusam di jarinya. Secercah kelembutan melintas di sorot matanya yang dingin. "Selama tiga tahun ini, dia rela terima lima pekerjaan dalam sehari demi melunasi utang-utang palsu yang kubuat. Dia bahkan tidak mau pergi ke dokter ketika sedang sakit." "Ini sudah cukup. Dia sudah lulus ujian dariku. Setelah aku selesai membereskan pengkhianat di dalam keluarga, aku akan menceritakan semua padanya. Memberinya kemuliaan yang pantas dia dapatkan sebagai istriku." Wanita itu menggigit bibirnya. "Bagaimana kalau dia sampai tahu bahwa kau adalah seorang Bos Mafia dan hanya mengincar uangmu saja? Mengapa tidak memberitahunya kalau kau menderita penyakit parah saja, dan lihat apakah dia akan menghabiskan tabungannya untuk menyelamatkanmu. Uji dia sekali lagi .…" Kiano terdiam lama. Akhirnya, dia mengangguk. "Satu ujian terakhir. Setelah ini, aku akan memberinya pesta pernikahan termegah." Angin dingin menderu kencang. Aku mencengkeram kantong kertas makanan di tanganku. Air mata jatuh mengalir di wajahku tanpa suara. Aku sudah muak dengan cinta yang arogan dan penuh kebohongan ini.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai lihat gambarnya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
181920212223
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status