Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Selamat Malam Duniaku

Selamat Malam Duniaku

Dia sangat benci! Lambat laun onggokan awan hitam beranjak dari tempatnya, burung laut mulai meramaikan suasana. Sinar matahari menembus cakrawala dengan sinarnya yang lembut. Andaikan suasana hatinya tak seburuk ini, ia akan sangat bahagia menyaksikan pemandangan pagi yang indah dan menyegarkan. Di tepi laut saat mentari menyembul dari ufuk timur, saat gulungan ombak menari menyambut sinar mentari. Mira tak pernah merasakan rekreasi sekadar memanjakan matanya pada nuansa alam yang menyajikan keindahan seperti ini. Tapi pagi ini, dia tidak bisa mengatakan selamat pagi pada dunia. Karena pada dasarnya itu hanya akan memperlihatkan betapa menyedihkannya dirinya kini.
3.4K viewsOn holdAdded to Library 133 Times as lirik bagaikan langit dan bumi
Read
+Library
DiaLangit

DiaLangit

Dari dalam hati kau takkan terganti sampai nanti aku mati Dari dalam hati kau takkan terganti Suasana semakin hening kala Langit membuka suara tetapi tak kunjung dilanjutkan. Deg-degan. Mungkin itu yang saat ini tengah menggambarkan bagaimana kondisi penghuni kelas X IPS 2. Mereka semua deg-degan dan menerka-nerka apa yang akan disampaikan oleh Langit kepada Eriska. Saking deg-degannya, mereka semua tak sadar jika sedari tadi ada suara lagu yang mengalun indah menjadi backsound momen antara Langit dan Eriska.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as lirik bagaikan langit dan bumi
Read
+Library
ISTRI SENILAI SAHAM

ISTRI SENILAI SAHAM

Dia memutar tubuhnya agar bisa sampai di tempat Bumi sedang berdiri menunggu. Sebagai dua orang asing. Senja mengira Langit hanya sekedar akan membukakan pintu untuk anaknya. Tapi ternyata salah. Langit menggendong Bumi, memeluk, dan mencium seluruh wajah Bumi. "Om, Bumi bukan anak kecil," cemberut Bumi. Langit tertawa lepas, "Tapi kamu tetap anak kecil untuk Pa... Om." Langit terbelit lidahnya sendiri, hampir saja dia memanggil dirinya papa. Seperti ada dorongan yang memaksa Langit menyebut dirinya papa.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as lirik bagaikan langit dan bumi
Read
+Library
Cinta yang Tertukar

Cinta yang Tertukar

Dia akhirnya menahan keinginan untuk cepat-cepat melarikan diri dan bertanya, "Apa bedanya langit dan bumi?" Liana bergerak beberapa langkah lebih dekat. Dia tidak percaya Tanto masih tidak bereaksi bahkan setelah dia seperti ini. Dia mencondongkan tubuh ke depan sambil menghela napas lembut. Mata Tanto tertiup pelan dengan embusan ini. "Tentu saja berbeda. Langit tinggi di atas dan dikagumi ribuan orang, sedangkan bumi ..." Dia berjinjit dan bibir merah halusnya seperti hendak mencium. "Tanah ada di bawah kaki, diinjak-injak. Orang-orang bahkan menyebutnya ... kotor!"
9.6196.8K viewsCompletedAdded to Library 5.9K Times as lirik bagaikan langit dan bumi
Show Reviews (65)
Read
+Library
Tna Sr
ceritanya keputus dan gak jelas lanjutanny dijudul apa. banyak yg tanya dan penulis no respon. Ide cerita dan ceritanya ini agak mirip dgn judul lain yg pernah saya baca tamat. saya anggap ini duplikasinya dgn versi penulis.
Melisa
Ceritanya mufah di tebak karena melanie selalu bisa curi hasil rara. Dan selalu berulang banyak cerita yang mirip karena tokoh utama tang terlalu bodoh. Saya pastikan tidak akan lanjut membaca klo alurnya monoton begini. Mgkin buat penulis bisa di kasih kesempatan Buat rara membuktikan hasil karyany
Read All Reviews
Jejak Pedang di Langit

Jejak Pedang di Langit

Tertulis di sana, dalam aksara kuno yang jarang ditemui: "Jejak Pedang di Langit: Kekuatan yang dapat memecah cakrawala dan mengguncang langit." Liang Feng terdiam. Kata-kata itu seakan menggetarkan jiwanya. Nama "Jejak Pedang di Langit" adalah legenda yang hanya dikenal dalam cerita-cerita orang tua. Konon, pedang yang menguasai teknik ini memiliki kemampuan untuk mengubah takdir. Pedang itu, jika ditemukan oleh tangan yang tepat, bisa membelah langit dan memanggil badai.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as lirik bagaikan langit dan bumi
Read
+Library
Pelakor Itu Sahabatku

Pelakor Itu Sahabatku

Cup. Langit mengecup kening sekilas, lalu mendekapnya lagi. Senja bisa mendengar degub jantung Langit di telinganya. "Lebih baik aku mati Nja daripada kamu pergi ninggalin aku. Itu lebih menyakitkan. Aku tidak ingin hidup sendiri tanpa kamu di sisiku. Membayangkannya saja aku tidak mampu."
1012.7K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as lirik bagaikan langit dan bumi
Show Reviews (37)
Read
+Library
Ms Iced Coffee
Judulnya bikin kuteringat sama cerita pribadiku sendiri. bedanya di cerita ini perebut laki orang, sedangkan di aku perebut kekasih orang hahaha. Btw, novel sebagus ini gabisa diskip. rugi bets kalo diskip. fighting thor!
Queen
Kasihan banget sama senja. Mendingan sama langit aja senja dari pada balikan sama mantan. Mantan tu cocoknya emang dibuang. Memang nggak mudah dapet restu orang tua kevin, tapi kamu harus bisa menunjukkan sama mereka kalau kamu itu layak bersanding sama anaknya.
Read All Reviews
Istri Muda Pilihan Langit

Istri Muda Pilihan Langit

Kinan menutup inti tubuhnya dengan telapak tangan. "Kenapa malu, saya suami kamu. I'm yours, honey," suara parau itu begitu membangkitkan hasrat Kinan. "Pelan ya," pinta Kinan dengan puppy eyes yang menggemaskan. Langit membentuk angka dua dengan jari telunjuk dan jari tengahnya. Penyatuan yang dibayangkan Langit akan mencapai puncak dengan mudah tetapi ternyata tak semudah itu. Tergelincir beberapa kali, Langit merutuki dirinya.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as lirik bagaikan langit dan bumi
Read
+Library
Terjebak Skandal CEO Dingin

Terjebak Skandal CEO Dingin

"Apa yang kamu rasakan? Karena yang paling penting hati kamu." "Aku suka dia, tapi ...." "Tapi?" "Kita jauh berbeda, Bu. Rasanya kayak gak mungkin aku sama dia. Ibarat kata langit dan bumi." Sang Ibu tersenyum lembut. "Di dunia ini nyatanya gak ada yang seperti langit dan bumi. Apa pun itu bisa dilalui. Setinggi, sebesar atau sekokoh sebuah tembok yang menghalangi, pasti ada cara untuk melewatinya. Semua itu tergantung masing-masing hati. Mau menyerah atau berjuang."
107.7K viewsCompletedAdded to Library 238 Times as lirik bagaikan langit dan bumi
Read
+Library
Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

"Aku paham Ibu kita jahat, tetapi aku membenci sekaligus mencintainya." Sekarang kami berdua terdiam. Aku memandang langit malam yang gelap. Ponsel digenggaman tanganku berdering. Sederet nomor muncul di layar ponsel. Mungkin Bu Minah. "Halo," sapaku. Tidak ada respon sehingga aku menurunkan ponsel dari telinga. Sambungan telepon belum berakhir. "Halo." Aku mengulangi lagi. Kalau sampai lima detik tidak direspon, akan aku tutup.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as lirik bagaikan langit dan bumi
Read
+Library
O, Yang Mulia!

O, Yang Mulia!

KRAK! Langit dapat mendengar dan merasakan tulang-tulangnya patah. Ya, tubuh Langit telah menghantam dasar jurang. Langit telah membumi--literally… *** [Selamat datang di Valandria] Tulisan itu masih berkedip-kedip dalam bidang pandangnya. Langit pikir ia sedang terbaring di rumah sakit dalam keadaan koma dan mati rasa, tapi ternyata ia bisa menggerakkan tubuhnya setelah berusaha lebih keras. Hanya saja, memang rasanya agak berbeda. Tangannya menyentuh sesuatu yang keras di hadapannya, namun ia tidak bisa merasakan tekstur maupun suhu dari benda itu. Benda itu seperti sebuah tembok, tapi sepertinya lebih ringan. Kemudian ia mendorong benda itu ke atas.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as lirik bagaikan langit dan bumi
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status