Langit & Mega
Saffanainidan sebenarnya aku tak diamtunggu aku diantara aku dan diaaku tahu tapi aku diam
Mulutnya Langit benar-benar tidak ada akhlak.
"Heh! Gue nggak matre cuma gue nggak nolak rezeki."
"Tapi kamu nolak aku, Meg."
"Aku juga kan rezeki," sambung Langit dengan nada sedih.
Aku menggeleng cepat, tidak menyetujui ucapannya. "No, no, no! Lo tuh ujian. Musibah bagi gue."
"Musibah buat orang beriman, Meg."
Aku mendengkus kasar.