Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menikahi CEO, Penyesalanku

Menikahi CEO, Penyesalanku

] Dua kalimat yang sederhana itu menyambar Arif seperti petir, menghancurkan sisa-sisa khayalan terakhirnya. Aku telah mengantisipasi dia akan datang. Aku bahkan telah mengantisipasi dia akan menunggu di pintu aku. Namun payung ini bukanlah tindakan belas kasihan. Ini adalah pemutusan terakhir. “Badai selalu berlalu … tetap bahagia di jalur kamu sendiri ….” Arif menggenggam pegangan payung itu dengan erat, terkulai menangis. Tangisannya bercampur dengan hujan asin di wajahnya.
7.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai lirik bagi payung
Baca
+Pustaka
Paman, Bawa Aku Pergi

Paman, Bawa Aku Pergi

Sebuah bayangan besar jatuh menutupi tubuhnya diikuti dengan sebuah payung besar yang menadahi. Anya mendongak dengan wajah basah kuyup. Bagas Darmawan berdiri di sana. Wajahnya begitu tenang dan berwibawa, namun matanya menatap Anya dengan sungguh dalam. Bagas memegang payung itu dengan kokoh, membiarkan separuh bahu jasnya sendiri basah kuyup. Ia menyesuaikan letak payungnya, memastikan Anya terlindungi sepenuhnya.
805 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai lirik bagi payung
Baca
+Pustaka
Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

Dia mengucapkan kata-kata terakhir dengan gigi gemeretak, kebencian yang membara hampir meledak. Air mata mengalir, bercampur dengan tetesan gerimis di trotoar. Seolah alam pun menertawakan cinta mereka yang begitu hampa dan semu, hancur berkeping-keping dalam sekejap mata. Freddie tidak menyela, tapi berdiri teguh di belakangnya sebagai dukungan. Kehadirannya saja sudah cukup untuk memberi Evelyn rasa aman. Saat hujan semakin deras, Freddie menggenggam tangannya dan menariknya masuk ke dalam.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai lirik bagi payung
Baca
+Pustaka
Pagi Baru Tanpa Dirimu

Pagi Baru Tanpa Dirimu

Aku berkata terbata-bata, "Tunggu aku ... tunggu sampai urusanku di sana selesai, baru kita bicarain lagi." Mata Harvey langsung berbinar. Seperti anak muda yang sedang dimabuk cinta, dia memelukku lalu mengangkat tubuhku ke udara. Aku senang sekaligus ketakutan. Di tengah malam yang sunyi, teriakanku terus terdengar tanpa henti.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai lirik bagi payung
Baca
+Pustaka
YANG TAK KASAT MATA

YANG TAK KASAT MATA

Harus memakai payung jika tak ingin kebasahan. Hujan sedikit reda dari sebelumnya. Namun di persimpangan itu, anak laki-laki yang tak lain adalah Firman mengambil jalan lurus, keluar dari lindungan payung Dara, meninggalkan Dara dengan ucapan yang tak sepenuhnya Dara dengar. Dara terdiam sejenak. Merasa percuma memberikan tumpangan. ‘Untuk apa kau ikut di payungku kalau akhirnya harus kebasahan juga’, pikir Dara.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai lirik bagi payung
Baca
+Pustaka
Heart, please don't be broken (Bahasa Indonesia)

Heart, please don't be broken (Bahasa Indonesia)

Suara lonceng, menjadi penyambutnya. "Nay, datang juga kamu. Kupikir kamu enggak akan masuk hari ini," kata Rio yang tengah menurunkan kursi dari meja. "Masuk dong. Nanti kalau aku udah kaya, baru aku enggak masuk." Naya mengikat rambutnya yang terurai menjadi ekor kuda. "Sekarang, belum kaya? Hati-hati lho, ucapan doa." "Buktinya masih kerja. Kamu tuh yang anak orang kaya, malah kerja di sini," ejek Naya balik.
104.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai lirik bagi payung
Baca
+Pustaka
Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama

Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama

kata Sonia. “Oh, oke!” Bi Umi berbalik badan dan pergi, lalu kembali dengan sebuah payung. Dia menyerahkannya ke Sonia dan tidak lupa berpesan, “Payung ini harganya berjuta-juta, Non. Gunakan dengan hati-hati.” Sorot mata Sonia agak dingin, tapi wajahnya tetap tenang. Dia membuka payung itu dan melangkah di bawah rintikan hujan.
9.81.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63.3K kali sebagai lirik bagi payung
Tampilkan Ulasan (281)
Baca
+Pustaka
Lulu annie
ini adalah novel china terjemahan , novel aslinya sudah tamat , ceritanya bagus , setiap tokoh di dalamnya punya keterkaitan satu sama lain , dan masing masing dari mereka di ceritakan perjalanan kisah cintanya ,bagus banget ,setiap ceritanya gak perduli tokoh manapun seru gak bosenin
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Darling Enemy

Darling Enemy

Di kala ia tengah termangu-mangu seorang diri sebuah suara memyadarkannnya. "Nih, lo pake payung gue. Bentar lagi bokap gue jemput. Daripada lo basah-basahan entar." Winda menggenggamkan sebuah payung yang belum dikembangkan ke tangannya. Tumben musuhnya ini baik banget seharian ini. Salah makan obat kali, yak?
1021.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 633 kali sebagai lirik bagi payung
Baca
+Pustaka
Dikhianati Suami, Dinikahi Mantan Pacar Tajir

Dikhianati Suami, Dinikahi Mantan Pacar Tajir

"Dia selingkuh dengan anak buahku. Aku sudah berusaha, tapi ya… mungkin jodohnya memang cuma sampai di situ." Lila diam. Entah kenapa ia merasa ada luka yang sama di antara mereka berdua. Acara selesai saat langit mulai gelap. Awan hitam menggantung rendah, dan tak lama kemudian, hujan deras turun. "Waduh," Lila mendesah, memeluk Raka dan Rafi yang mulai kedinginan. Bayu buru-buru membeli payung di warung kecil depan sekolah. Ia membuka payung itu, lalu berdiri di samping Lila.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai lirik bagi payung
Baca
+Pustaka
Suami Penggantiku Kakak Iparku

Suami Penggantiku Kakak Iparku

Cobalah kaupejamkan mata Gerimis jatuh bagai air mata … Kuharap dirimu bisa menunggu Besar harapanku ingin bertemu Sumpah mati, diriku sangat rindu … Aku coba merayu Tuhanku Berdoa di dalam sujudku Jika kita ditakdirkan bersatu Betapa bahagia hatiku … Memiliki kamu, anugerah Kau perhiasan yang kupunya Kusebut namamu di dalam doa Semoga kita bersama … Di saat ku menatap langit Apa engkau juga menatapnya? Cobalah kaupejamkan mata Gerimis jatuh bagai air mata … Kuharap dirimu bisa menunggu Besar harapanku ingin bertemu Sumpah mati, diriku sangat rindu
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai lirik bagi payung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status