Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kubalas Penghianatanmu Mass

Kubalas Penghianatanmu Mass

"Emm ya memacam cat calling gitu ma. Ada Fara di sini" "Hmm benar-benar b*aya buntung dia itu" "Buaya Buntung apa oma? " tanya Fara polos. "Aduh, itu ya buaya yang nggak ada ekornya sayang. Dia lahir cacat. Astagfirullah" "Ha? Ada ya oma? astagfirullah"
4.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai lirik buaya buntung
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Bambung hideung Bara-bara teuing diri Leuheung bari dianggo ka suka galih Situ pinuh balong jero Mungkin bagi masyarakat jawa ada lagu lingsir wengi untuk memanggil makhluk halus. Sedangkan di masyarakat sunda, ada juga lagu yang menurut beberapa kepercayaan lagu ini dipakai untuk memanggil makhluk halus. Lagu itu namanya Bambung Hideung dan sekarang lagu tersebut dinyanyikan oleh sinden yang berada di atas panggung.
9.8682.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25.9K kali sebagai lirik buaya buntung
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Baca Semua Ulasan
DJ Sexi Obsesi Tuan Muda

DJ Sexi Obsesi Tuan Muda

Memijat punggung Nicko lumayan memeras tenaganya. "Capek?" Nicko sedikit mengangkat tubuhnya, menoleh ke belakang melihat Adita yang terlihat dibanjiri oleh keringat. "Banget! Aku heran, ini punggung manusia atau punggung buaya?" Nicko berdecak. Dia kembali menelungkupkan wajahnya di bantal. "Buaya apa? Darat atau buntung?" Adita menarik napasnya dalam. Menekan lebih kuat pijatannya lalu menjawab, "Buaya darat! Buaya buntung itu seram!"
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai lirik buaya buntung
Baca
+Pustaka
Mau Lagi, Nyonya?

Mau Lagi, Nyonya?

​Lyra hanya tertawa kecil, suara tawa palsu yang bagi Bayu terdengar seperti suara ular yang sedang mendesis. "Santai saja, Maudy. Lagian, kurang kerjaan banget nanggapin anjing menggonggong di jalanan." ​Bayu yang sedang pura-pura sibuk mengelap sudut ruangan, membelalakkan kedua bola matanya mendengar ucapan Lyra. “Sembarangan, aku di bilang anjing? Kamu tuh yang anjing rakus. Serigala berbulu domba, Babi!!” umpat Bayu di dalam hati dengan segala kata kata kasarnya.
9.8653.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.0K kali sebagai lirik buaya buntung
Tampilkan Ulasan (30)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini adalah kisah Petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

Bang Parlin memainkan seruling, lalu mulai bernyanyi, dia bernyanyi sambil menggenggam tanganku dan menatap mataku. "Molo na kehe da dongan tu padang Oban silua lancat dohot duku Ulang ragu be ulang bimbang Nahuholongi ho Maia inang di daganakku," Begitu syair lagu Bang Parlin, artinya kira-kira begini: "Jikalau pergi ke kota Padang Bawa oleh-oleh langsat dan duku Jangan ragu jangan bimbang Yang kusayangi hanya ibu anak-anakku"
9.8582.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18.1K kali sebagai lirik buaya buntung
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Bang Parlin & Nia,,,.becandanya bikin ngakak......... Jadi disangka ada affair antara istri majikan & supirnya......... 2 orang saudara laki laki Nia aji mumpung,...bukannya kerja,malah mau porotin uang Parlin... Nia mau melahirkan ,Parlin panik...ada mobil pribadi,malah naik becak ke rumah sakit.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
PENDEKAR Sabda JAGAD

PENDEKAR Sabda JAGAD

Sekujur tubuh Ayu pun kini diselimuti cahaya aneka warna menyilaukan. 'Ahh. Terpaksa aku harus mengimbangi pusakanya itu', bisik bathin Baruna, melihat kenekatan Ayu memanggil pusakanya. Segera dia duduk bersila dengan kedua tapak tangan menyatu di depan dada. 'Ki Guntur Bumi..! Datanglah', bisik bathin Baruna memanggil, dengan segenap pancar bathinnya. Scraatzh..! Jlegaarrsh..!!
1024.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 907 kali sebagai lirik buaya buntung
Baca
+Pustaka
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

Darah kental hitam kemerahan tersembur keluar dari dalam mulut Penghulu Buaya Buntung. “Eyang penghulu” Sari dan Mavani terlihat sangat khawatir melihat keadaan Penghulu Buaya Buntung. “Aku tidak apa-apa” Plasshh! Satu sosok tubuh ikut keluar dari udara kosong, sosok Bintang. Bintang sedikit terkejut melihat kehadiran dua sosok wanita bercaping yang kini berada didekat Penghulu Buaya Buntung, dari pakaian yang mereka kenakan, Bintang juga dapat menduga kalau sosok kedua wanita bercaping itu juga berasal dari bangsa siluman buaya.
9.5242.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.7K kali sebagai lirik buaya buntung
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Terima kasih utk yg baru bergabung Yg belum baca Season 1 jgn lupa mampir y agar tahu jalan ceritanya dari awal penuh tantangan dan pertualangan Ksatria Pengembara harus menghadapi jago2 dari seluruh dunia yg namanya sudah melegenda seperti si budha hidup - ninja2 legendaris - saint emas dll trims
PANGERAN NAGA
Sayang untuk Fans lama jika KP harus tayang dari awal. Makanya dibuat 2 season. season 1 untuk fans KP yg baru season 2 untuk fans KP yg lama Season 1 di mulai dari chapter 1-87 season 2 dari chapter 88-dst jadi untuk yg baru baca harus dimulai dari season 1 nanti ceritanya akan nyambung
Baca Semua Ulasan
Istri Yang Sering Keluyuran

Istri Yang Sering Keluyuran

“Miya, kamu ke-napa, Sayang?” “Perutku… Aahhh! Mas E-lang, perutku… sakiitt, Mas!” keluh Miya. Keringat mulai membasahi dahinya kembali. Elang semakin panik melihat Miya kesakitan. Dia bergerak gusar, berusaha melepas ikatan tangan dan kakinya. “Me-reka menyakitimu, Miya?” Miya menggeleng, kemudian dia menjawab, “Air ke-tubanku su-dah pe-cah, Mas. A-ku akan me-lahirkan. Ini sakittt!”
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai lirik buaya buntung
Baca
+Pustaka
Ayah & Bunda, Ayo Baikan!

Ayah & Bunda, Ayo Baikan!

Lantunan musik mulai berbunyi, suasana menjadi begitu khidmat ketika Aziel akan menyuarakan nyanyiannya. Bocah lelaki berumur 5 tahun itu menyanyikan lagu yang berjudul 'Mama Kaulah Bintang'–Romaria. Suara khas milik Aziel mampu menghipnotis semua penonton, semuanya merasa terharu dan menikmati lagu yang dibawakan oleh Aziel. Tak ingin kehilangan momen, dengan sigap Zeta merekam Aziel dari awal sampai akhir. Air mata Zeta menetes haru ketika sang putra menyanyikan lagu itu sembari menatapnnya dengan senyuman.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai lirik buaya buntung
Baca
+Pustaka
Kubawa Benihmu Saat Kau Menalakku

Kubawa Benihmu Saat Kau Menalakku

Aku yang meminta restu, kenapa Ibu yang menangis? Kulonggarkan pelukan Ibu. Ada anak sungai di sana, siap mengalir. "Ibu ...?" panggilku mengisyaratkan tanya melalui suara. Kepala Ibu menengadah, mencoba menghalau bulir bening agar tak lolos. Tangan tuanya menyeka kedua sudut netra. "Sabar, Ndhuk. Kamu pasti kuat." lirihnya. Ibu, aku hanya meminta restumu, tapi mengapa justru kau memberikan apa yang tidak aku minta?
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai lirik buaya buntung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status