Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Yes, I Do

Yes, I Do

Aku berdiri begitu saja sambil memandangi orang-orang yang menangis, berharap bisa ikut menangis bersama mereka. Di barisan paling depan, terlihat seorang gadis yang sedang menangis sambil berlutut, didampingi seseorang. Samar-samar aku mendengar dia memanggil, “Finn.” Aku terus memerhatikan seorang gadis yang sedang berlutut itu dan tanpa sadar ikut meneteskan air mata. Siapa pun yang mendengarkan isakannya yang memilukan pasti akan ikut menangis, sama sepertiku sekarang.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai lirik bumipun turut menangis
Baca
+Pustaka
KAMU SELINGKUH? KUNIKAHI PAPAMU!

KAMU SELINGKUH? KUNIKAHI PAPAMU!

Butuh penyegaran. "Maafkan Mas Sayang, Mas malah tidak sempat melihat perjuanganmu saat Sidang. Mas," Laras meletakkan telunjuknya di bibir Bima. Bisa Laras rasakan bibir lembut Suaminya bergetar, menahan nangis demi tetap kuat karena Ia adalah seorang Ayah. "Aku gapapa. Justru yang Aku khawatirkan adalah Mas."
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai lirik bumipun turut menangis
Baca
+Pustaka
Complicated Marriage

Complicated Marriage

Tubuhnya bergetar, lengannya juga naik turun tanpa dia sadari. "Bukan berarti tidak akan bisa, kan?" Aku masih mengusap lengannya, "janji sama saya, ya. Apapun keadaannya, kita harus bertahan. Jangan sampai kita menyerah dengan masalah yang saat itu sedang menghantam kita." Aku membelai kepalanya lembut. Tubuhnya semakin bergetar, Pak Bima menangis. Aku mendekatkan tubuhku ke arahnya, kemudian mendekap erat tubuhnya dari belakang.
1046.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai lirik bumipun turut menangis
Baca
+Pustaka
TERPAKSA NIKAH SMA

TERPAKSA NIKAH SMA

Arjuna merasa malu karena hal-hal yang temannya sebutkan bukanlah Arjuna banget. “Serius kak, Kak Juna sampe segitunya?” tanya Mila menahan senyum. Arjuna hanya buang muka dengan wajah memerah. Menahan malu. Setelah acara makan yang begitu menyenangkan dengan canda tawa. Bima menyumbangkan lagu Teman hidup, karya – Tulus. Dia indah meretas gundah Dia yang selama ini ku nanti Membawa sejuk memanja rasa
1019.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 625 kali sebagai lirik bumipun turut menangis
Baca
+Pustaka
Kubuat Suamiku Lumpuh

Kubuat Suamiku Lumpuh

Mengembuskan napas lega ternyata aku tak sendirian menghadapi masalah ini, masih ada ibu yang selalu mendoakan, Lira dan juga Andre yang selalu membantu, aku tak boleh terus menerus terpuruk. "Terima kasih untuk hari ini ya." Aku tersenyum sambil berdiri di samping mobil Andre. "Sama-sama, ingat ya kamu harus bangkit dan tak boleh terus menerus bersedih." Aku mengangguk. "Aku pergi dulu ya." "Hati-hati." Setelah mobil Andre menjauh aku pun masuk ke dalam rumah sambil menenteng beberapa barang belanjaan untuk Desti. "Mbak, sudah pulang?"
1043.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai lirik bumipun turut menangis
Baca
+Pustaka
Pembantu Kesayangan Tuan Muda

Pembantu Kesayangan Tuan Muda

Iapun merengkuh tubuh kecil Nicholas begitu Laura mengangguk. Bimo terisak-isak sambil memeluk Nicholas erat-erat. Akhirnya, dia bisa memeluk darah daging yang selama ini dia rindukan setengah mati. “I miss you so much, boy,” gumamnya disela isak tangisnya yang mengharu biru. Nyonya Puspa dan Tuan Hari berpegangan tangan, mereka juga menangis melihat momen mengharukan di depan mereka. Cucu mereka sangat tampan, mengingatkan mereka pada sosok Bimo kecil yang begitu menggemaskan.
1099.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai lirik bumipun turut menangis
Baca
+Pustaka
Suami Dalam Kontrak Pernikahan

Suami Dalam Kontrak Pernikahan

Matanya mulai berkaca-kaca saat melihat banyaknya orang menyanyikan lagu untuknya. "Ayo tiup lilinnya," ucap Dita mendekatkan kue pada Maya. Setelah lilin tertiup semua bersorak dengan gembira. Sedangkan Maya yang masih diliputi rasa haru menahan tangis bahagianya. Ratih memeluk anaknya dan mencium kedua pipinya diikuti dengan Bima. Dewi pun juga tak ketinggalan memeluk Maya erat dan membisikkannya kata-kata doa.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai lirik bumipun turut menangis
Baca
+Pustaka
From Your Eyes Only

From Your Eyes Only

“Sekarang Mama tahu, semua harta bisa hilang dalam sekejap kalau Tuhan mau ambil. Tapi hati yang tulus… cinta yang sejati… itu nggak akan pernah hilang.” Ketika matahari condong ke barat, pesta semakin ramai. Anak-anak karang taruna tampil menyanyi, bapak-bapak joget dangdut koplo, bahkan Bu Pur ikut bernyanyi lagu “Darah Muda” sambil menggandeng tangan Bu Susan dan bergoyang bersama. Pemandangan itu membuat Julio dan Laras terharu. dua perempuan dari dunia berbeda, kini tertawa bersama seperti sahabat lama.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai lirik bumipun turut menangis
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Kania Putri
kenapa sih harus kertas kepala kamu mam yakin dengan ini julio bahagia ya sih kamu khawatir kalo julio gak bisa hidup susah, denger mam kalo bukan karena kebaikan hati laras & bayu anakmu masih buta. jangan berpikir harta & kasta bisa menyelesaikan segalanya kamu perlu banyak belajar lagi arti hidup
sira_siti rahma
selalu di buat jatuh hati sama tulisan cinet, ceritanya selalu menyentuh dan selalu bikin penasaran sama kelanjutan ceritanya.sukses selalu buat cinet sukses buat karya karyanya .di tunggu kelanjutan ceritanya duh penasaran bgt sama kisah ini d awal awal aja aku udah d bikin nangis. I love you......️...️
Baca Semua Ulasan
Devil Beside Me

Devil Beside Me

Zee berteriak keras, ia menangis pilu dengan tubuh yang bergetar hebat, menangis di tengah kerumunan orang-orang yang sedang menari. "Aku membencinya, aku sangat membencinya, ak-aku tidak yakin bisa melupakannya." Ia bergumam sambil terus menangis, matanya bahkan sudah sangat sembab. Ia sangat tidak yakin dengan kondisinya sekarang mungkin terlihat sangat kacau dan berantakan.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai lirik bumipun turut menangis
Baca
+Pustaka
Istri Kakakku Selalu Menangis

Istri Kakakku Selalu Menangis

PART 19 Kami pulang ke rumah setelah melewati kejadian menjengkelkan itu. Mbak Rena kumaki habis-habisan dan tak segan-segan kuancam layaknya seorang narapidana. Ia tak melawan, hanya diam sambil menangis. Mungkin menyesali diri atau mungkin menyesal telah membawaku ikut ke tempat terkutuk itu.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai lirik bumipun turut menangis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status