Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ah! Mantap Sekali Mbak

Ah! Mantap Sekali Mbak

Perkataan Tuan Bram membuat Bobi sedikit tenang. "Benar, Pa... Kami tidak seharusnya bersedih berlebihan. Ini sudah kehendak Tuhan, dan Mama sudah berusaha keras," ucap Bobi sambil menyeka air matanya. Namun berbeda dengan Miya. Kesedihan membuatnya terlihat lemah, hingga akhirnya ia pingsan di tempat.
1055.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang lirik bumipun turut menangis
Read
+Library
BUNDA, PULANGLAH KAMI TAKUT SAMA AYAH

BUNDA, PULANGLAH KAMI TAKUT SAMA AYAH

BUNDA, PULANGLAH KAMI TAKUT SAMA AYAH 19. ** PoV Raisa. Aku tersedu di pojokan. Kami duduk sebentar dan di sana Aku tidak kuasa menahan tangis dan sesak di dada. Aku ingin selalu menjadi wanita tegar. Tapi tetap saja aku wanita rapuh.
632.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang lirik bumipun turut menangis
Read
+Library
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

“Bopo” terdengar isak tangis Tania dipelukan Adipati Sutapati yang terlihat juga menahan tangis, suasana terasa begitu haru hingga membuat beberapa orang prajurit yang ada ditempat itu ikut meneteskan air mata.
9.5242.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 9.2K Beses bilang lirik bumipun turut menangis
Ipakita ang mga Review (65)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Terima kasih utk yg baru bergabung Yg belum baca Season 1 jgn lupa mampir y agar tahu jalan ceritanya dari awal penuh tantangan dan pertualangan Ksatria Pengembara harus menghadapi jago2 dari seluruh dunia yg namanya sudah melegenda seperti si budha hidup - ninja2 legendaris - saint emas dll trims
PANGERAN NAGA
Sayang untuk Fans lama jika KP harus tayang dari awal. Makanya dibuat 2 season. season 1 untuk fans KP yg baru season 2 untuk fans KP yg lama Season 1 di mulai dari chapter 1-87 season 2 dari chapter 88-dst jadi untuk yg baru baca harus dimulai dari season 1 nanti ceritanya akan nyambung
Basahin ang Lahat ng Review
Gus ku ,Cinta Pertamaku

Gus ku ,Cinta Pertamaku

ucap Bunda sembari mengusap Air Mata Di Pipi Lita. " orangnya ganteng loh pasti kamu suka" bisik Bunda sembari tersenyum dan kemudian meninggalkan Lita. Lita hanya bisa menangis sesenggukan. Ia benar-benar merasa penderitaannya semakin berat." Kenapa gue nggak pernah diizinin bahagia sedikitpun" lirihnya.
1016.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 448 Beses bilang lirik bumipun turut menangis
Read
+Library
Belongs To Mr Lehon

Belongs To Mr Lehon

panggil Jodi dengan teriakan emosi yang sama sekali tak digubris. Bimo melangkah dengan gontai kemudian bergabung dengan teman-temannya. Hari ini adalah hari yang kesekian kalinya ia menangis. Namun, sedikit berbeda. Ia menangis sembari memeluk teman-temannya secara bergantian. Hal itu membuat mereka yang telah berteman baik dengan Bimo pun merasakan kesedihan yang teramat. Air mata mereka membanjiri wajah masing-masing. Lelaki itu menangis tersedu-sedu.
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 93 Beses bilang lirik bumipun turut menangis
Read
+Library
Pelakor Itu Pembantuku

Pelakor Itu Pembantuku

tegas mereka lagi. Mak Uda menangis histeris. Harum dan Kak Bulan keluar dari ambulan, berjalan lemas menghampirinya “Bagaimana ini, Bu?” tanya Harum memeluk bahu ibunya. Tiba-tiba perempuan berambut tiga warna ini bangun. Tatapannya nyalang menatap semua warga.
10249.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 7.0K Beses bilang lirik bumipun turut menangis
Ipakita ang mga Review (33)
Read
+Library
Pemanis Aksara
ceritanya mantap Thor. oh iya izin promosi Thor. boleh mampir ke ceritaku, Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas status tamat dan cerita Kain Basahan Basah di Kamar Mandi status on going. Terima kasih.
Helminawati Pandia
Salam sejuk buat semua reader tercinta terima kasih karena telah sudi membaca cerita saya, tolong bantu up dengan sumbangan gem nya, ya. Mohon dukungannya baca cerita saya yang berikutnya juga. 1. Ketika Istriku Minta Talak 2. Benalu di Rumahku Ketika Suamiku Terkena PHK 3. Nafkah Batin Basi
Basahin ang Lahat ng Review
Sketsa Cinta Arina

Sketsa Cinta Arina

kata Andre di video itu. Lalu terdengarlah petikan gitarnya. "Kesunyian ini... lirih ku bernyanyi..." Lagunya 'Lirih' milik Ari Lasso. Wah, alamat nangis bombay ini. "Aku menangis mengenangmu... segala tentangmu... ku memanggilmu dalam hati lirih...." "Loh, Mbak Arin malah nangis," kata Vina. Ia memeluk aku yang sudah mulai mewek.
1016.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 531 Beses bilang lirik bumipun turut menangis
Ipakita ang mga Review (28)
Read
+Library
Teha
Jika berkenan mohon berikan ulasan tentang novel ini agar saya tahu apa yg pembaca sukai/tidak sukai. (Saya "bayi" penulis yg baru belajar berjalan.) Saya terbuka thd kritik & saran yg membangun, yg akan berguna untuk meningkatkan kualitas tulisan saya ke depannya. Sekali lagi terima kasih banyak.
Dwi Setiawati Puralangga
Sukaaa bangettttt... Alur ceritanya bikin ingat masa2 muda dulu.. ........ Dibawa mengenang ke masa itu, dan selalu saja senyum2 sendiri tiap baca.. .......... Intinya sukaaaaa.. ...️...️...️. Makasih ya Teha.. Bikin mood jadi bagus...
Basahin ang Lahat ng Review
Benang Merah

Benang Merah

ucap Bu Lusi Akhirnya tangis pun pecah Bu Lusi dan Malvin saling menangis bersamaan. "Ibu telah memberiku kesempatan kedua untuk hidup. Jika ibu tak merawatku,aku hanya akan berakhir menjadi anak menyedihkan yang dibuang di sebuah mesjid." ucap Malvin sembari menangis Deg... Kalimat terakhir yang diucapkan Malvin membuat sepasang suami istri itu kaget. Bagaimana bisa orang yang mereka kenal melakukan tindakan itu terhadap buah hatinya sendiri.
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 68 Beses bilang lirik bumipun turut menangis
Read
+Library
Dipaksa Menikah dengan Suami Sahabatku

Dipaksa Menikah dengan Suami Sahabatku

"Bu, maaf, karena Likha kuliah, makanya kalian terpaksa juga melakukan ini. Harusnya Likha tidak memaksakan diri untuk kuliah." "Dek, husst! Jangan menyalahkan diri sendiri. Nasi sudah menjadi bubur. Jadi sekarang yang kita lakukan adalah membuat buburnya menjadi lebih enak untuk disantap." Mereka bertiga menangis bersama di depan potret mendiang ayah yang tersenyum manis. Hujan diluar masih deras mewarnai tangis tanpa kata. Segala keresahan mereka tumpah ruah tak bersisa malam itu. Mereka sama-sama lemah dan tak punya tempat bersandar selain bahu satu sama lain.
3.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 98 Beses bilang lirik bumipun turut menangis
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status