Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
7 Sumpah

7 Sumpah

Flashback 6th #9 Rumah pohon - 7 Sumpah - -------------- Kau mau apa pasti 'kan ku beri Kau minta apa akan aku turuti Walau harus aku terlelah dan letih Ini demi kamu, sayang Aku tak akan berhenti menemani dan menyayangimu Hingga matahari tak terbit lagi Bahkan bila aku mati, ku 'kan berdoa pada Ilahi 'Tuk satukan kami di Surga nanti Tahukah kamu apa yang ku pinta Di setiap doa sepanjang hariku? Tuhan, tolong aku, tolong jaga dia Tuhan, aku sayang dia Wali -- Doaku untukmu ----------------- "Hai, Ai, ayo! Naiklah dan tutup matamu dengan kain ini." ucap Haidar.
9.96.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai lirik hou lai
Baca
+Pustaka
PUTRI BUNIAN YANG TERNODA

PUTRI BUNIAN YANG TERNODA

Hayya ‘alashshalaah Hayya ‘alashshalaah Hayya ‘alalfalaah Hayya ‘alalfalaah Allaahu Akbar, Allaahu Akbar Laa ilaaha illallaah Lantunan itu menggema di seluruh penjuru hutan, membuat hati Nurlian bak diguyur salju. Walau lirik-lirik itu tak ia ketahui maknanya, tapi berhasil menyulap jiwanya menjadi begitu tentram. Apalagi suara pelantunnya sangatlah indah.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai lirik hou lai
Baca
+Pustaka
Cahaya Mutiara

Cahaya Mutiara

🎵🎵🎵🎵🎵 Rara tersenyum senang karena terhanyut dalam alunan musik yang asik, Jordan pun mengajak Rara untuk mengikuti lirik lagunya. "Happy happy happy ajalah, Bernyanyi sya-la-la-la-la, Cuek-cuek ajalah, Oh sya-la-la-la." Sungguh ini sangat menghibur Rara, mereka seakan melupakan film yang sedang di putar, mereka hanya fokus bernyanyi mengikuti musik secara bersamaan. "Thanks, Jo." ••••• Bersambung..
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai lirik hou lai
Baca
+Pustaka
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

Koi Ladki Hai Jab Vo Hansti Hai Aku melantunkan sebaris lirik, dan semua anak Pramuka mengucap lanjutan syair lagunya bahkan yang tadinya berteduh ikut flashmob dadakan. Chakdhoom Dhoom Chakdhoom Dhoom Chakdhoom Dhoom Chakdhoom Dhoom Aku menyanyi lagi bahkan sambil menari, diikuti oleh seluruh regu Pramuka. Koi Ladki Hai Jab Vo Hansti Hai
9.9125.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai lirik hou lai
Baca
+Pustaka
LANGIT penuh MELODY

LANGIT penuh MELODY

"Ayo, kita ambil di Dapur. Bukankah kamu juga haus," ajak Melody sedikit memundurkan wajahnya. "Kamu tentu tahu haus yang saya maksud itu seperti apa," ujar Langit mengedipkan sebelah mata. Melody kembali menelan saliva dengan berat, tersenyum dengan kaku. Dengan berani wanita berambut panjang itu mencium Langit lebih dahulu, atau lebih tepatnya berciuman dengan singkat.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai lirik hou lai
Baca
+Pustaka
Cacian Keluarga SuamiKu

Cacian Keluarga SuamiKu

Lira menutup mata. Ia mulai bernyanyi pelan, dengan suara yang pernah diajarkan hutan kepadanya saat usia sepuluh tahun. Nada itu bukan lagu manusia. Ini lagu yang hanya bisa dinyanyikan oleh seseorang yang pernah disentuh cahaya. Melodi itu mengalun — menghangatkan udara, menenangkan tanah, mengendurkan kabut. Cahaya makhluk itu perlahan berubah, dari abu-abu gelap menjadi lebih jernih, lebih lembut.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai lirik hou lai
Baca
+Pustaka
Dia, Yang Mudah Dihibur

Dia, Yang Mudah Dihibur

Di bawah cahaya bulan yang lembut, perasaan yang menekan di dadaku perlahan sirna, berganti dengan rasa lega yang belum pernah kurasakan. Indra menatapku, perlahan-lahan, ujung telinganya mulai memerah. “Mutia, bolehkah aku menciummu?”
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai lirik hou lai
Baca
+Pustaka
JANGAN HINA AKU MANDUL

JANGAN HINA AKU MANDUL

tanyaku "Mas, perasa'an apa ini? Ini sangat menyiksa. Aku tidak bisa menghilangkanmu dari otakku mas. Ak-ku, aku ingin coba hapuskan tapi perhatian dan kasih sayangmu selalu mengganggu otakku. Aku harus apa mas, aku bisa gila jika terus-terusan begini." ujarnya terbata menangis mengucurkan air mata deras. Seketika aku melepaskan remasanku dibahu Raina dan menatap nanar manik matanya. Ia masih terisak-isak menangis.
8.668.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai lirik hou lai
Baca
+Pustaka
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

“Aku hanyalah orang yang penuh rasa cemburu.. Bila kau tak di sampingku Bila kau tak di sampingku..” Ridwan, Lili, Riris dan Rianti bernyanyi bersama-sama. “Hup! Semua! Tangannya ke atas! Tere rere rereng tererereng..” ucap Ridwan bersemangat. “Takkan kubiarkan kau menangis Takkan kubiarkan kau terkikis Terluka perasaan oleh semua ucapanku..”
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai lirik hou lai
Baca
+Pustaka
Cinta Bersegi

Cinta Bersegi

That Heaven has given to me Yang tlah diberikan Tuhan padaku I'll try to show you Kan kucoba tuk tunjukkan padamu Each and every way I can Dengan setiap cara yang kubisa Now and forever Kini dan selamanya I will be your man Aku kan jadi kekasihmu Now I can rest my worries Kini aku tak perlu lagi kuatir And always be sure Dan selalu yakin That I won't be alone, anymore Bahwa aku takkan sendiri, lagi If I'd only known you were there Andai kutahu kau selalu ada All the time Setiap saat All this time Selama ini Until the day the ocean Hingga hari saat samudera Doesn't touch the sand Tak menyentuh pasir Now and forever Kini dan selamanya I will be your man Aku kan jadi kekasihmu Now and forever K
9.94.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai lirik hou lai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status