Masih Menjadi Milikku
Emosi Ivan sedikit terpancing, “Dan kamu setuju?”
“Emangnya aku harus jawab apa?”
Ivan tiba-tiba meminggirkan mobil yang disetirnya dan memarkir di tepi jalan. Pria itu menutup matanya dan menarik nafas panjang berusaha mengendalikan emosinya, “Olivia, pernah ga kamu mencoba sedikiiitt saja membuka mata dan hati kamu, melihat ketulusan aku? Aku sudah berulang kali bilang padamu, kamu boleh menolakku, tapi jangan pernah menyuruhku dengan wanita lain. Kamu tau jawabannya, sampai kapan pun aku tidak pernah bisa dengan wanita lain, karena hatiku uda penuh dengan kamu! Aku uda memberikan seluruh cintaku buat kamu, kenapa kamu ga pernah merasa cukup?? Aku harus melakukan apa lagi Liv buat kamu per
Bab Populer