GADIS 100 KG
“Kenapa, Mbak?“ tanyaku heran.
“Nggak ... Nggak ada apa-apa. Cuma Mbak nggak nyangka aja, cowok bata merah seperti kamu punya sisi Mario Teguh,“ jawabnya terkekeh geli. Huh ... Andai dia bukan Mbakku, sudah kucubit pinggangnya.
*
“Sudah beres, Mbak?“ tanyaku.
“Sudah. Ayo pulang, Mbak nggak sabar pengen ketemu Ibu,“ jawab Mbak Anggun sambil tersenyum padahal masih ada jejak air mata di wajahnya.
Sesuai rencana hari ini Mbak Anggun akan pulang ke Yogakarta, walaupun urusannya dengan Mas Andra belum selesai. Satu hari Mbak Anggun dirawat dan satu hari berkemas, tapi calon mantan kakak iparku itu belum juga menunjukkan batang hidungnya. Jangankan muncul ke permukaan, mengirim pesan atau menelepo
Bab Populer