Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ups! Salah Suami

Ups! Salah Suami

"Apakah aku terlihat senang, Tuan Cheetah yang terhormat? Lihat wajahku, lihat!" Vickal menatap Anggun sejenak, gadis itu melorotkan matanya dengan tatapan sangat marah. "Wajahmu cantik, memang kenapa? Jangan berlagak seperti singa betina. Wajahmu itu terlihat seperti rakun kehilangan anak." "Apa kau bilang?!" Anggun mencuramkan alis, nada suaranya sedikit meninggi ketika pria itu mengatainya sebagai seekor lemur. "Aku bukan rakun."
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai lirik lagu anggun
Baca
+Pustaka
Maaf, Kurebut Istrimu!

Maaf, Kurebut Istrimu!

Ia menatap pantulan dirinya di cermin lift, merapikan tatanan rambutnya yang sedikit berantakan dengan gerakan santai, sebelum akhirnya menoleh ke arah Aluna dengan senyuman tipis yang terkesan meremehkan. “Saya memang biasa naik lift ini kok, Bu,” jawab Anggun dengan nada suara yang teramat santai. Sama sekali tidak ada kegugupan atau rasa bersalah dari wanita itu. Pemandangan ini sangat kontras dengan topeng kepasrahan dan ketakutan yang Anggun kenakan di depan Ragil tadi. Aluna seketika menyadari sesuatu, jika rasa takut yang ditunjukkan Anggun di dalam ruangan kerja tadi hanyalah sebuah akting murahan untuk memancing rasa iba Ragil, sekaligus membuat Aluna terlihat seperti seorang istri
10877 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai lirik lagu anggun
Baca
+Pustaka
GADIS 100 KG

GADIS 100 KG

“Kenapa, Mbak?“ tanyaku heran. “Nggak ... Nggak ada apa-apa. Cuma Mbak nggak nyangka aja, cowok bata merah seperti kamu punya sisi Mario Teguh,“ jawabnya terkekeh geli. Huh ... Andai dia bukan Mbakku, sudah kucubit pinggangnya. * “Sudah beres, Mbak?“ tanyaku. “Sudah. Ayo pulang, Mbak nggak sabar pengen ketemu Ibu,“ jawab Mbak Anggun sambil tersenyum padahal masih ada jejak air mata di wajahnya. Sesuai rencana hari ini Mbak Anggun akan pulang ke Yogakarta, walaupun urusannya dengan Mas Andra belum selesai. Satu hari Mbak Anggun dirawat dan satu hari berkemas, tapi calon mantan kakak iparku itu belum juga menunjukkan batang hidungnya. Jangankan muncul ke permukaan, mengirim pesan atau menelepo
1015.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 418 kali sebagai lirik lagu anggun
Baca
+Pustaka
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

"Lena, bagaimana kondisi orang-orang di aula?" Lena, yang masih berdiri di pintu, menggeleng pelan, wajahnya khawatir. "Aneh. Beberapa orang terlihat tenang, bahkan terpesona. Tapi yang lain... yang lain gelisah. Seperti mendengar nada yang salah dalam sebuah lagu. Beberapa programmer senior malah marah, bilang musik itu 'salah' dan 'tidak elegan'."
899 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai lirik lagu anggun
Baca
+Pustaka
Selir Angkuh Kesayangan Paduka

Selir Angkuh Kesayangan Paduka

Ia merasa seperti hewan ternak yang sedang dinilai harganya sebelum disembelih. Pelukis di sudut ruangan mulai menggoreskan arang di atas kertas, mengabadikan sosok Meghan yang rapuh, pucat, dan nyaris polos. Harga dirinya hancur berkeping-keping di bawah tatapan mata-mata asing itu, tapi ia berusaha menegakkan dagu. Ia menolak untuk menangis di depan mereka. Setiap embusan angin yang masuk melalui celah jendela terasa seperti sembilu yang menyayat kulit. Meghan memeluk dirinya sendiri, mencoba mengumpulkan sisa panas tubuh yang kian menipis.
9.22.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai lirik lagu anggun
Baca
+Pustaka
The Wildest Delusion (Delusi  Paling Liar)

The Wildest Delusion (Delusi Paling Liar)

MIKA LODGE POV "Jancuk!" teriak Anggun di tengah-tengah keramaian acara wisuda. "Kamu ini gimana toh, kita lulus" "Ya ini bentukanku kalo seneng" balas Anggun berkacak pinggang dan membusungkan dadanya. "Edan" "Habis ini bikin atraksi ah"
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai lirik lagu anggun
Baca
+Pustaka
PONSEL RAHASIA MILIK SUAMIKU

PONSEL RAHASIA MILIK SUAMIKU

tantang Reno. "Ok, aku nggak pernah takut sama apapun di dunia ini kecuali Allah, orang tua dan orang gila. Pastikan kamu sedang di posisi mana?" ejek Anggun yang langsung beranjak pergi meninggalkan kediaman Pak Rangga dan Bu Mirna.
9.257.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai lirik lagu anggun
Baca
+Pustaka
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Suara petikan gitar mengisi ruang. Ia menatap selembar kertas lirik yang belum selesai — judulnya sederhana: “Jejak yang Tak Pernah Hilang.” Ia menulis baris terakhirnya sambil menahan senyum getir. “Kau pergi, tapi jejakmu tak ikut hilang. Di setiap sunyi, namamu tetap jadi arah pulang.” Lalu ia meletakkan gitarnya, menatap jendela yang basah oleh sisa hujan, dan berbisik pelan,
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai lirik lagu anggun
Baca
+Pustaka
Angga & Ana

Angga & Ana

Melangkah mendekat, Angga disuguhkan senyum Anggun wanita itu. . Sudah jam 7 tapi Angga belum pulang juga. Ana tengah memanaskan makanan sebelum dihidangkan untuk makan malam. Kak Angga tadi sempat bilang agak telat, mungkin perkerjaannya sedang menumpuk, batin Ana.
8.76.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai lirik lagu anggun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status