Hantaran Diminta Kembali
Terdengar suara riuh tawa mengikuti ucapan wanita yang entah siapa dia.
Lila tak mengenalnya, demikian juga sebaliknya. Tapi mereka berbicara seolah mengetahui dengan baik tentang Lila luar dalam.
"Sudahlah, sebaiknya jangan didengarkan ucapan nyinyir seperti itu,"
ucap Bu Astrid, tiba-tiba saja wanita itu sudah menarik kursi dan duduk di samping Lila.
"Maaf, ya, saya lancang duduk di sini," bisik bu Astrid sambil menatap ke arah panggung dimana Rizal telah berdiri dan menghadap mikrophone.
Hot Chapters