Menantu Tak Diharapkan
Si bapak mengarahkan Cakra pada sepasang tempat duduk dari kayu dengan ukiran indah.
"Mas ini aslinya mana? Temannya Lidya, ya?" Tanya Bapak itu, membuka percakapan.
"Iya, pak. Saya asli pacitan kota," Cakra menjawab santun. Si bapak sepertinya hendak kembali bertanya, tetapi diurungkan karena Lidya muncul dengan pakaian yang berbeda dari sebelumnya.
"Mas. Ganti baju dulu, biar tidak dingin," Pinta Lidya yan langsung disetujui oleh bapaknya.
Bab Populer