Rindu yang Lupa
Ia lantas pergi keluar, mengunci kandang dari luar.
Ketika keadaan aman mereka menghambur mendekati ayah. Fira mengambil piring tersebut, menyuapi ayah dengan cinta. Caca berkaca-kaca ia hendak melepas ikatan, tangannya terus menarik, giginya menggigit tali tambang tebal, seperti tali-tali yang digunakan loma tarik tambang agustusan. Lala mematung memperhatikan. Ia berusaha memahami.
“Ayah tidak sendiri, ada kami bertiga, putri ayah yang cantik-cantik!” tutur Fira, “Makanlah ayah!” ia sendokkan satu suap.
Hot Chapters