Demon Emperor
Setelah tiba di pinggir sungai, dia membuka baju kotornya di atas rerumputan, menaruh baju bersihnya di atas batu, telanjang bulat turun ke sungai, dan berendam di sana, menggerai rambut panjangnya dan mencucinya di dalam aliran air, setelah itu mengusap-usap dan menggosok-gosok tubuh atasnya di air dingin, dan membersihkan tubuh bagian bawahnya dari bekas darah, walaupun tak ada bekas darahnya sama sekali.
Kemudian dia bersenandung:
"Pergilah... pergi dengan tubuhmu, kembalilah.... kembali dengan tulangmu...."
Begitu berulang-ulang.
Suaranya lirih menyeramkan, seperti nyanyian kuntilanak.
Untung orang-orang desa sudah pada tidur, dan tengah malam begini tidak ada orang yang berani ke sungai