Sweet Dreams
Ingin sekali mencabik mulut Gea hingga memberikannya pada buaya untuk dimakan.
"Jangan salah paham padaku, Gea, aku hanya …."
"Panggil aku Nyonya Rayyan. Berapa puluh kali lagi aku harus mengatakan itu padamu, Feby." Gea kesal dan melipat tangan ke dadanya.
Pertahanan Feby hampir roboh, tapi dia masih mencoba untuk bersikap wajar. "Baiklah, Nyonya Rayyan. Aku ada perlu dengan suami anda, ini bukan mengenai apa-apa, jadi anda tidak perlu salah paham." Feby mencoba untuk berkata dengan baik, meskipun lidahnya sangat sulit untuk mengeja.
Bab Populer