Sang Maharaja yang Terlupa
"Jangan pernah meminta maaf untuk berjuang demi kebenaran, Arga. Aku memilih jalan ini bersamamu. Bukan karena takdir, tapi karena aku percaya padamu. Pada Arga, bukan Dharmapala."
Sentuhan tangan Dewi memberikan kehangatan yang mengusir rasa dingin dari jiwa Arga. Namun, kedamaian itu tidak bertahan lama.
Dari kejauhan, di balik kabut tebal yang menyelimuti dasar lembah, terdengar suara nyanyian. Suara itu halus, melankolis, dan terdengar seperti berasal dari ratusan wanita yang bernyanyi bersama. Nyanyian itu tidak keras, namun gaungnya meresap hingga ke sumsum tulang, membuat siapa pun yang mendengarnya merasa sedih mendalam, kehilangan harapan, dan keinginan untuk menyerah.
ตอนยอดนิยม