Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga
Minang KWdada tengah sakit seperti ditusuksudah jatuh tertimpa tanggaperempuan yang menangis kepada bulan hitam pdffoto darah mimisan di lantai
dia menundukkan kepala sebelum akhirnya menjauh guna menguburkan jasad si kusir.
Hoaren masih ingin menyerang si Biksu Muda, namun dia tidak lagi ingin mengabaikan keberadaan Guru Ma yang bahkan dapat berpindah tempat dalam sekejap mata.
“Tuan Muda,” ucap Guru Ma, “kesaktianmu sungguh membuatku kagum, shan cai, shan cai.”
“Jika kau hendak menanyakan dari mana aku mempelajari Tapak Suci Bodhisatva,” seru Hoaren, “maka, kau tidak akan mendapatkan apa-apa, orang tua bodoh!”
Beliebte Kapitel