Terjebak Hasrat Terlarang Tetanggaku
Liriknya,
“Remember how I cried for you. The way I said I'd die for you. Oh, how you stole my breath and left me blind. Remember when you twist the truth. Love me then you'd leave too soon. The way I felt alive but dead inside.”
“Apa memang ini yang terbaik ya?” Rina bertanya dengan suara lirih dan lembut.
“Yakin saja.” Fahmi tersenyum hangat. Tangannya meraih tangan Rina dan menggenggamnya erat-erat.
Rina mengangguk pelan. “Ya … kamu benar, kita harus yakin. Tapi ... apa kamu benar-benar yakin? Kamu punya anak bersama Aqila, Mi ...."