Perfect Mommy
“Cia, aku tahu mungkin terdengar klasik saat aku mengatakan cinta. Namun, memang itu yang aku rasakan sejak pertama kali aku melihatmu. Aku pikir perasaan ini hanya akan bertahan sementara, tetapi ternyata dia bersemayam bertahun-tahun di hati ini. Cia, aku mencintaimu dengan segenap hatiku.”
Cia membulatkan matanya ketika melihat apa yang dilakukan oleh Noah. Tangannya bergerak menutupi mulutnya yang terperangah. Tak menyangka Noah senekad itu, padahal dia belum sempat bicara pada papanya.
“Aku ingin membangun sebuah keluarga bersamamu. Menjadi suami untukmu. Menjadi ayah untuk Lora. Serta menjadi pelindung untuk kalian berdua.”