Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Berandalan Sekolah

Suamiku Berandalan Sekolah

'Langit itu Kamu Hamparan pasir putih Menembus batas waktu Aku terpaku pada angin berhembus Setiap kali, ku menyapa rasanya terenyuh Kamu adalah langit biru Tidak terhitung, aku melihatmu Betapa rindu, rasaku kepadamu Langit, tolong panggilkan dia untukku Aku tau, jika diriku tidak sebaik itu Tapi aku mohon, aku hanya ingin kamu Ya kamu Ranesya' Aku terpaku, bahkan semua anak kelas berteriak heboh. "Ciee, ehem Ranesya!" "Dibuatin puisi sama pacarnya." Aku melirik Zara mendengus, aku menahan tawa, dan berkata kepadanya. "Liat? Lo tau siapa pemenangnya sekarang? Lo atau gue?"
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 386 kali sebagai lirik lagu rapunzel
Baca
+Pustaka
2nd (second)  Destiny

2nd (second) Destiny

sapa Risha yang melihat Levina yang sedang membaca di taman, tetapi arah pandangannya tak memandang buku ensiklopedia yang berada di pangkuannya, melainkan seakan mencari sesuatu dengan mengedarkan pandangannya di segala arah. “Aku menunggu Om Galak, kemarin dia berjanji akan membelikanku buku cerita putri yang terjebak di menara tinggi,” jawab polos Levina yang memandang lekat Risha sambil menerima segelas jus yang di sodorkan Risha, “terima kasih, Kak.” “Putri? Apakah putri itu berambut panjang?” tebak Risha yang mendapat anggukan keras oleh Livina yang sedang meminum jus pemberiannya, “Rapunzel? Apakah dia bernama Rapunzel?”
1014.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 415 kali sebagai lirik lagu rapunzel
Baca
+Pustaka
BERBAGI CINTA

BERBAGI CINTA

ujarnya lagi. Suasana hati yang membuai dan diriku yang rapuh, menurut saja dengan keunginan tahu. Aku mengingat cerita Cinderela dan pangeran berkuda dan aku menginginkan cinta nyata dan tulus! Aku menatap matahari lembut diudara dingin puncak, membiarkan rambutku tergerai dengan angin sepoi sepoi. Aku ingat bahwa aku tidak sendirian di sini ketika Ronald memanggil namaku.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai lirik lagu rapunzel
Baca
+Pustaka
Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Perlahan-lahan mengubah suara tangisan tertahannya menjadi tawa kecil yang kian detik semakin terdengar mengeras, si pangeran yang mulai meneteskan air merah dari matanya sama seperti warna pada rambutnya, … mendadak membayangkan kenangan manisnya terkait Rosalina yang selalu saja ceria walau mereka berdua telah melalui kejadian nahas. “Na … na na na na na na … na na na … na na na~🎶” Bersenandung kecil, melepas juga membaringkan tubuh tak bernyawa milik saudara kembarnya di ranjang seperti sedang membaringkan seseorang yang tertidur pulas, Ruffin bernyanyi dengan senyuman yang terulas. “The sleeping Princess is fallen asleep, fallen asleep, fallen asleep~🎶”
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai lirik lagu rapunzel
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Menilik dari warna suara si pelantun lagu yang berada di Puncak Kupu-kupu, dapat dipastikan bila dia seorang wanita. "Tak perlu risau, tak perlu pula merasa ragu. Datang ke Puncak Kupu-kupu, Dewa Geli akan segera bertemu. Soal nanti dijamu dengan racun ataupun madu, sikap Dewa Geli juga yang akan jadi penentu.... Telah lama Putri Budukan bersedih pilu. Bila nanti Dewa Geli bukan cuma memberi harapan semu, alangkah bahagia rasa hati di kalbu...."
1030.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 611 kali sebagai lirik lagu rapunzel
Baca
+Pustaka
Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Hai Om, Aku Calon Istrimu!

oceh Safa sambil melirik tajam. “Ya biarin aja kali, Sa. Namanya juga lagi dilanda rindu,” balasku santai. “Uluh-uluh… ingat, belum juga sehari kamu pingitan. Kelakuanmu udah kayak ditinggal setahun,” cibirnya. “Haah, kamu tahu sendiri, kan? Mana pernah aku dipenjara kayak gini? Biasanya bebas kemanapun aku mau. Ini rasanya kayak jadi Rapunzel terkurung di menara.”
1017.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 621 kali sebagai lirik lagu rapunzel
Baca
+Pustaka
Dear Joy

Dear Joy

“Amel yang cantik … tujuh belas kali lebih cantik dari Rapunzel. Bisakah nanti kami ditraktir di Stubruk? Dah lama enggak nongki-nongki canteeek ….” Aku hanya bisa menyunggingkan senyum mendapati kalimat itu. Terdengar meminta tapi ngelunjak. “Luar biasa, ya. Minta traktirnya langsung yang mehong. Ih, cucok!” Jelas hatiku menangis bila membayangkan mentraktir mereka di sana. Tidak bisa!
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai lirik lagu rapunzel
Baca
+Pustaka
Wanita Berhati Baja

Wanita Berhati Baja

Serasa Rapunzel yang terkurung dalam kastel, diriku hanya bisa menatap dunia dari balkon tempatku berdiri sambil termenung sendirian. Malam beranjak, mata tak sanggup terlelap. Hati begitu sakit. Merasa ingin terbang ke bulan. Meninggalkan alam kepahitan. Ya, Rabbi ... apa yang harus kulakukan? Demi mendapatkan ketenangan hati, munajat suci selalu menjadi solusi. Setelah membasahi diri dengan air wudu yang dingin menyegarkan, kutuju mihrab cinta. Tempat mengadu seorang hamba kepada Penciptanya.
1031.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 929 kali sebagai lirik lagu rapunzel
Baca
+Pustaka
Raja Baru untuk Dunia Kegelapan

Raja Baru untuk Dunia Kegelapan

Menggenggamnya dengan cakar akan membuat tubuh Razen terluka karena penjara terlalu rendah untuknya terbang. “Fury, bantu sebelah sini!” Suara nyaring seorang wanita mengagetkan naga hitam itu. Matanya berputar cepat dan menangkap sosok kupu-kupu yang merupakan sumber suara tersebut. Kupu-kupu itu terbang mengitari penjara yang ada di depan penjara Razen. “Fiona?” Suara Fury terdengar oleh Rafael. “Apa? Fiona?” Rafael yang berada di tempat terpisah menghentikan aksinya. Dia mengembalikan lingkaran sihir. Rafael mundur, dia melompat dengan cepat menghindari para zombie.
107.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai lirik lagu rapunzel
Baca
+Pustaka
Suami Penggantiku Kakak Iparku

Suami Penggantiku Kakak Iparku

Cobalah kaupejamkan mata Gerimis jatuh bagai air mata … Kuharap dirimu bisa menunggu Besar harapanku ingin bertemu Sumpah mati, diriku sangat rindu … Aku coba merayu Tuhanku Berdoa di dalam sujudku Jika kita ditakdirkan bersatu Betapa bahagia hatiku … Memiliki kamu, anugerah Kau perhiasan yang kupunya Kusebut namamu di dalam doa Semoga kita bersama … Di saat ku menatap langit Apa engkau juga menatapnya? Cobalah kaupejamkan mata Gerimis jatuh bagai air mata … Kuharap dirimu bisa menunggu Besar harapanku ingin bertemu Sumpah mati, diriku sangat rindu
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai lirik lagu rapunzel
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status