Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Desahan Madu Suamiku

Desahan Madu Suamiku

ucap Cahya. "Sip. rahasia aman dan terjaga dengan baik. Pokoknya aku tunggu berita selanjutnya dari kamu, sepertinya ini menarik untuk menjadi sebuah cerbung atau sinetron ikan terbang," seloroh Mentari. "Ish! Mana ada seperti itu. Ya udah, aku cabut. Bye Tari," pamit Cahya.
20.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 817 kali sebagai lirik lagu secangkir madu merah
Baca
+Pustaka
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

Seekor burung memasukan dirinya ke air, menangkap ikan-ikan kecil lalu membawanya ke sarang, tak jauh dari pemandang itu lautan menawarkan ke mesraan lain. Layar putih yang ditiup angin samudera menghantarkan perahu itu ke semenanjung rindu. Seorang gadis duduk di ujung perahu, seraya menyulam senyum yang merekah pelan-pelan, terlihat seorang pria yang asik mengagumi senyum itu dari tempat kemudi. Tak mau kalah, ikan-ikan berjingkrakan mengambil buih-buih senyum yang di sulamnya. Perahu itu dikelilingi lompatan-lompatan cahaya yang berkejaran, mengitari perahu. Seakan-akan mengiringi pelayaran perahu itu. Layar pun mengembang ditiup samudera. Keindahan yang tak kunjung usai dihempaskan begit
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai lirik lagu secangkir madu merah
Baca
+Pustaka
Madu Dari Dunia Lain

Madu Dari Dunia Lain

Dia pula mengecupnya dengan penuh cinta. Dari kejauhan ada seseorang yang mengendap, memandangi sosok wanita tersebut dengan tatapan nanar. Tanpa disadari kedua tangannya mengepal, cairan yang ternyata darah segar berbau amis keluar dari matanya. Dia menangis darah saking merasakan sakit yang teramat dalam. Mengiyakan suaminya menikah lagi ternyata suatu penyakit untuk dirinya sendiri, buktinya kini dia tidak rela melihat keduanya bermesraan. "Iya enggak apa-apa, Sayang." Helsa menyalami punggung tangan suaminya, sedangkan Aryo kali ini mengecup kening sang istri.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai lirik lagu secangkir madu merah
Baca
+Pustaka
Cinta dalam Rahim Sang Madu

Cinta dalam Rahim Sang Madu

"Iya, Ma. Aku pastikan orang jahat di sekitar kita, pasti akan mendapat hukum tabur tunai." Natalia yang sedang memegang gelas kristalnya mendadak membeku. Jemarinya mencengkeram kaki gelas itu dengan sangat erat hingga buku-buku jarinya memutih. Bersambung ...
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 430 kali sebagai lirik lagu secangkir madu merah
Tampilkan Ulasan (122)
Baca
+Pustaka
wieanton
Nah lho Gabriel udah bikin Grace cenat cenut dgn ciuman lembut begitu, kirain Gabriel bakalan diam aja gk mengaku klo suka Grace eh ternyata jujur juga dia Nikmati aja rasa panas mu Nathalia, salah sendiri sllu bnyk alasan.
Viva Oke
takdir emang tidak bisa diduga ya Grace.. tiba-tiba saja harus kehilangan kemewahan dunia dan merawat orang tua yang koma karena kecelakaan. mendapat tawaran untuk melahirkan bayi sang konglomerat .. sungguh perjuangan yang sulit. semoga cinta terpendam Grace dan Gabriel bisa bersatu.
Baca Semua Ulasan
Maduku Sahabatku

Maduku Sahabatku

"Minumlah Mas, agar tubuhmu segar dan amarahmu mereda." Ku sajikan minuman dingin yang menyegarkan, es jeruk peras asli dengan sedikit gula dan di beri es batu, tampilannya saja sangat menggoda untuk segera di minum. "Terima kasih Dik, kamu sangat mengerti perasaanku saat ini." "Aku merasa aneh dengan sikap Mas Rendra, kenapa dia bersikap seperti itu." Ujarku mengingat kejadian tadi.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 418 kali sebagai lirik lagu secangkir madu merah
Baca
+Pustaka
Menjadi Madu

Menjadi Madu

kata Bik Saroh lembut dengan menggandeng tanganku. "Iya," aku mengangguk sembari tersenyum saat melihatnya. "O iya bik, aku beli madu dan sari kurma buat bibik, diminum ya! Biar bibik sehat!" kataku saat bibik menggandengku berjalan menuju kamar. "Ini!" kemudian kuserahkan madu dan saru kurma dalam botol itu kepada Bibi Saroh. "Terimakasih ya Ning Alifah! Sana masuk kamar, istirahatlah!" kata Bibik padaku.
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai lirik lagu secangkir madu merah
Baca
+Pustaka
Bukan Mauku jadi Madu

Bukan Mauku jadi Madu

Namun jika dia menangis, sudah pasti dia berbicara tentang sesuatu yang menyakiti hatinya bukan? "Kenapa kamu bicara gitu, Sal? Aku benar-benar tidak mengerti maksud ucapanmu," timpalku lagi. Makanan buru-buru kuhabiskan karena merasa ada sesuatu yang tak beres pada temanku itu. Sementara itu, Salima hanya memesan minuman, sepertinya ia sedang tidak berselera makan. Salima mengusap air matanya, ia lalu menghela napas sebelum berbicara lagi. "Mas Fahri ... Dia masih mencintaimu Din, sekarang aku memintamu menjadi maduku, aku ikhlas Lillahita'ala!"
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai lirik lagu secangkir madu merah
Baca
+Pustaka
Adikku Ingin Jadi Maduku

Adikku Ingin Jadi Maduku

Melissa melanjutkan dengan antusias. “Tentang gunung dan matahari terbenam. Aku pakai warna jingga dan merah untuk langitnya.” Mata Lisa berbinar-binar saat bercerita. Melissa mengangguk dengan kagum, menatap Lisa seolah-olah dia adalah pelukis ternama.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai lirik lagu secangkir madu merah
Baca
+Pustaka
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

"Setiap penyanyi yang sudah meninggal di negeri manusia, lagunya pasti hits puluhan tahun kemudian di negeri ini!" "Amazing." "Bagaimana kalau kita awali dengan bercinta di ranjangku?" tatap Kupu-kupu Madu memancarkan aroma mesum yang kuat. "Atau kau ingin threesome?" "Aku capek habis wikwik dengan sahabatku." Mereka melotot.
9.947.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai lirik lagu secangkir madu merah
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
Munajat Perawan Tua

Munajat Perawan Tua

ucap Dirga malah beranjak mendekati ku. "Lagu apa lagi sih, Mas?"tanyaku heran sekaligus mulai mengantuk. 🎶Dhuh sang mustikaning asmara Sun kayungyun mring handika Yen jawata ngelilanana Bakal dak pundhut krama🎶 "Jangan kabur kemana-mana, ya,"ucap Dirga membuatku terkekeh geli. "Kalau kabur gimana?"tanyaku usil.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai lirik lagu secangkir madu merah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status