Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Diam-Diam Jatuh Cinta

Diam-Diam Jatuh Cinta

Memikirkan pesta anak kecil semewah itu membuat Khanza auto terserang vertigo akut. Jadi anak manis gak boleh menangis Malu sama kucing meong meong meong Ayolah bernyanyi gak boleh bersedih Malu sama kucing meong meong meong Jadi anak manis gak boleh menangis Malu sama kambing mbek mbek mbek Ayolah bernyanyi gak boleh bersedih Malu sama kambing mbek mbek mbek
9.728.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 826 kali sebagai lirik lagu si kecil yang malang
Baca
+Pustaka
Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Air Mata si Kupu-Kupu Malam

tanggap Lucky santai. "Tapi mereka pasti bakal cari tahu. Aku pasti dicemooh sama mereka, tunangan sama pelanggan sendiri." Laura menggeleng-geleng, masih tidak terima. Lucky diam saja. Laura menatap jalanan dengan kesal sembari bersidekap dada. Dari jauh sini, gedung Mall yang tinggi itu sudah terlihat, tak lama lagi mereka sampai. Namun, di pinggir jalan sana, Laura sempat menangkap sosok anak kecil berjalan kaki. Dari kejauhan baju kaos yang dia kenakan tampak lusuh, rambut panjangnya yang diikat menandakan dia perempuan. Anak itu terus berjalan kemari sambil menunduk, memegangi kaleng kecil. Sosoknya semakin dekat seiring mobil Lucky terus melaju ke arahnya.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai lirik lagu si kecil yang malang
Baca
+Pustaka
ISTRIKU YANG MALANG

ISTRIKU YANG MALANG

timpal Kiki sambil menaik turunkan alis tebalnya. "Ogah, gue bosan sama ciwi-ciwi piaraan si Nengsih. Sudah pada kendor!" kata Adit memutar bola mata malas. "Iya juga sih. Kalau enggak kita cari di desa saja ikut Ayman ke Kalimantan. Pasti banyak anak ciwi bersegel. Iyakan?" ujar Kiki kembali dengan ide liarnya seperti setahun lalu. Ayman yang mendengar celoteh Kiki dengan segala niatnya langsung melotot dan menggeleng. Ayman tak akan mau memboyong dua teman setannya ini karena pasti akan membuat ulah, sedangkan dia baru saja menyelesaikan masalah yang dulu pernah terjadi dan jadi penyesalannya selama ini.
4.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai lirik lagu si kecil yang malang
Baca
+Pustaka
Kebahagiaan Kecilku

Kebahagiaan Kecilku

“Asisten kecil itu bukan sekadar bawahan.” Ia mengirim foto-foto itu ke sebuah nomor tanpa nama. Pesan balasan datang cepat. Awasi. Jangan sentuh dulu. Sosok itu tersenyum tipis. “Permainan baru saja dimulai.” *** Di dalam apartemennya, Nayara bersandar di pintu setelah menutupnya. Tangannya gemetar, bukan hanya karena ketakutan, tapi juga karena perasaan lain yang lebih sulit ia jelaskan.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai lirik lagu si kecil yang malang
Baca
+Pustaka
Angin Malam Menyadarkannya

Angin Malam Menyadarkannya

"Katanya alkohol itu yang barang bagus, bisa membuat orang melupakan semua kesedihan. Jangan sampai mengecewakanku." Setelah mengatakannya, Martin langsung menenggak sisa minuman itu hingga tandas. Seketika kepalanya terasa nyeri hebat, sedangkan sensasi terbakar di lambung membuat keringat dingin mulai mengalir. Dia mengeluarkan ponselnya dan berulang kali mengusap foto Bella di layar. "Bella, aku sangat merindukanmu ...." Tiba-tiba bel pintu berbunyi. Efek mabuk Martin langsung hilang setengahnya.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai lirik lagu si kecil yang malang
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

“Ingatlah kawan kita pernah saling memimpikan Berlari-lari 'tuk wujudkan kenyataan Lewati segala keterasingan Lalui jalan sempit yang tak pernah bertuan Ingatkah kawan kita pernah berpeluh cacian Digerayangi dan geliati kesepian Walaupun sejenak lepas dari beban Tuk lewati ruang gelap yang teramat dalam Hidup ini hanya kepingan Yang terasing di lautan Memaksa kita Memendam kepedihan Tapi kita juga pernah duduk bermahkota Pucuk-pucuk mimpi yang berubah jadi nyata Dicumbui harumnya putik-putik bunga Putik impian yang membawa kita lupa Hidup ini hanya kepingan Yang terasing…” “LAH HAPAL JUGA LO ANAK KECIL?!” seru Kamal takjub.
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 545 kali sebagai lirik lagu si kecil yang malang
Baca
+Pustaka
Saat Aku Berhenti Kamu Malah Mengejarku

Saat Aku Berhenti Kamu Malah Mengejarku

Seru Nareswari teriak-teriak karena Sadewa benar-benar ngebut. "Kemana aja!" Sadewa seperti ingin sampai akhir menyembunyikan niatnya. "Jangan yang aneh-aneh deh!" "Pftt," Sadewa tak tahan ingin tertawa mendengar sedari tadi Nareswari mengeluh. Drettt!!! Motor berhenti di sebuah tempat kecil namun terkesan hangat, untuk sampai di sana harus masuk gang kecil.
10577 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai lirik lagu si kecil yang malang
Baca
+Pustaka
Menantu Kaya Dipuja, Menantu Miskin Dihina

Menantu Kaya Dipuja, Menantu Miskin Dihina

Tersambung. [Selamat malam Lika liku kehidupan] terdengar suara dari seberang. [Selamat malam juga Kecap Asin] jawab Lika suaranya masih serak, dan terdengar oleh Malik. [Kok suaranya serak? habis nangis?] tanya Malik. Membuat Lika segera berdehem, untuk menghilangkan seraknya. [Nggak, kok,] jawab Lika bohong.
1040.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai lirik lagu si kecil yang malang
Baca
+Pustaka
S.T.M. (Siaran Tengah Malam)

S.T.M. (Siaran Tengah Malam)

STM alias Siaran Tengah Malam dengan lagu-lagu manca hits yang bisa dirikues melalui pesan singkat online. Lagu mancanegara yang sedang hits sebentar lagi selesai. Lalu, masuk backsound berupa instrument only. “Oke,” gumam Jessie merasa siap. Setelah backsound berkumandang beberapa saat, gadis itu mengecilkan volumenya untuk membesarkan volume mikrofon bicaranyaa.
1021.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 578 kali sebagai lirik lagu si kecil yang malang
Baca
+Pustaka
TANTE MALIKA : MANISNYA DENDAM ADIK TERSAYANG

TANTE MALIKA : MANISNYA DENDAM ADIK TERSAYANG

Ia menggandeng lengan Malika diajaknya menyusuri lorong, jalan setapak hingga ke tepi hutan sambil terus memperhatikan sekelilingnya. Lorong ini terlihat sempit, namun bisa dilalui mobil kecil sekelas Agya, Brio atau Jazz. “Kamu nggak sekolah, Dik?” “Masih online, tante. Tante Corona belum mau pulang ke negaranya,” “Kelas berapa sekarang? “Kelas enam, Tante.” “Kelas enam sudah segede ini. Kirain sudah SMP,” gumam Malika geleng-geleng kepala.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai lirik lagu si kecil yang malang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status