From Your Eyes Only
Laras meremas ujung seprei saat gerakan Julio semakin tidak beraturan
Tubuh Laras menggelinjang, kakinya menekuk, rasa geli kembali mengalir dari perut ke dadanya Namun Julio terus menghentak, terus memainkan irama maju mundur dengan penuh kekuatan. Setiap hentakan terasa seperti palu yang menempa adonan hingga siap dibentuk. Guncangan itu kuat, ritmis, namun tetap penuh cinta. Laras mendesah, tubuhnya seakan ikut bergoyang, menyerah pada irama yang Julio ciptakan. Dan di antara desah dan jeritan mereka, gairah memuncak, bagai adonan yang siap berubah menjadi donat keemasan yang harum semerbak dan saat itu terdengar Julio menjerit kencang
인기 회차