ISTRIKU SERING MENANGIS
Rasanya aku tak kuat membendung air mata.
"Bangunlah, Rayyan, aku sudah memaafkan dan mengikhlaskannya, percayalah Rayyan," jawabku sambil membantu tubuh laki-laki itu berdiri.
"Mungkin ada kata-kata Sita yang masih membekas dan menjadi luka di hati Mbak, mohon sekiranya diucapkan, Mbak."
Aku mengerti ucapan Rayyan. Ini Hablumminannas dan Hablumminallah. Ada dosa pada sesama manusia, dan ada dosa pada Illahi.