Air Mata Aruna
ujar ayahnya yang telah berada di halaman rumahnya.
“Iyaa, Yah.., hati – hati di jalan,” ucap Aruna yang langsung berlari ke teras, hanya untuk melihat ayah dan adiknya keluar dari rumah. Setelah itu, ia kembali ke dalam kamar lalu meraih ponselnya. Dilihat Sari mengirim pesan lagi padanya.
[Pesan masuk dari sari : Sorry.., Runa, gue baru bangun tidur.., napa? Tumben lo telepon gue.]