Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Terjerat Cinta Sang Arsitek

Terjerat Cinta Sang Arsitek

Without the feeling I once knew~ I cry silently I cry inside of me I cry hopelessly 'Cause I know I'll never breathe your love again~ _Shyne Ward: I Cry. Tanpa sadar, bibir Ray bergerak-gerak mengikuti lirik lagu yang entah sejak kapan Ray sukai. Apa istrinya mengerti bahwa itu yang Ray rasakan saat ini? "Ray," panggil Leticia, mesra.
104.9K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 131 veces como lirik sedang apa dan dimana
Leer
+Biblioteca
Redemption: Identitas dan Masa lalu

Redemption: Identitas dan Masa lalu

May kemudian merasakan tubunhnya di tabtak oleh sesuatu yang besar. "yaampun May ku yang malang" sambil menangis dan memeluk May dengan lebih erat. "Lira?" kata May. "iya, ini aku" katanya masih dengan menangis sesenggukan. "aku dimana?" suara May sangat serak dan berat, membuat Lira akhirnya tersadar, ia kemudian mengambilkan secangkir air minum sebelum menjawab pertanyaan May. "di Istana" jawab Lira.
2.1K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 79 veces como lirik sedang apa dan dimana
Leer
+Biblioteca
I Love You. And You?

I Love You. And You?

"Satu lagu persembahan dari Dewa19 dengan judul Separuh Napasku mengiringi cerita-cerita yang akan kita dengarkan malam ini. Bisa dibilang malam ini, saya lagi seneng gitu kan. Lagi bahagia. Karena apa? Karena malam ini, Temu baru saja dibuka dengan cerita yang normal. Yang tidak membuat emosi sampai ke sumsum tulang belakang. Ya walau tadi agak sedih ya denger cerita cinta temen kita yang naksir sahabatnya tapi si cowok naskir orang lain. Tapi tetap saja cerita itu masih normal. Nor-mal."
105.8K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 167 veces como lirik sedang apa dan dimana
Leer
+Biblioteca
[ ROSES ] : The Tragedy After 10 PM

[ ROSES ] : The Tragedy After 10 PM

Rabun jauh membuat pandangannya terbatas. Jemarinya mulai memetik dawai-dawai gitar. Alunan melodi dari senar gitar satu per satu terangkai dengan indah. Dari detik pertama Rosea sudah tahu lagu apa yang Julian bawakan. “Di Senayan, di bawah sinar rembulan. Walau berat ‘ku rela engkau pulang. Ingin kusampaikan semua perasaan. Jikalau engkau berkenan.”
104.3K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 125 veces como lirik sedang apa dan dimana
Leer
+Biblioteca
Better Without You

Better Without You

That I don't ever wanna be like you I don't wanna do the things you do I'm never gonna hear the words you say And I don't ever wanna I don't ever wanna be you Don't wanna be just like you What I'm saying is this is the anthem Throw all your hands up, you Don't wanna be you Tidak terasa sudah dua jam kami melampiaskan kebahagiaan kami dengan bernyanyi di dalam karaoke room ini sehingga membuat tenggorokanku sakit. Kami semua istirahat sejenak sebelum memutuskan untuk kembali ke apartemen.
107.3K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 188 veces como lirik sedang apa dan dimana
Leer
+Biblioteca
Istri Yang Tidak Dirindukan

Istri Yang Tidak Dirindukan

"Ya. Sebenarnya, aku agak bernafsu. Aku rindu padamu. Apa kau tidak rindu padaku?" Mereka melaju sejauh beberapa kilometer tanpa berkata apa-apa. Radio yang meraung-raung bersaing dengan kecepatan silinder mesin. Craig nyaris tak bisa mendengar lagunya, tapi ia mengenalinya—"Hotel California ." Kalau melihat cara Gladys mengemudi, lagunya seharusnya "Life in the Fast.” Mereka kembali berbelok.
2.1K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 77 veces como lirik sedang apa dan dimana
Leer
+Biblioteca
TAKDIRKU GILA, ISTRIKU DI MANA-MANA

TAKDIRKU GILA, ISTRIKU DI MANA-MANA

sapa Linqi sambil sedikit menunduk. “Jalan,” jawab Ruan Yin singkat. Mobil pun meluncur membelah kegelapan malam. Pukul delapan tepat. Lantai tiga Bar Mega Bintang. Lampu neon berkelap-kelip, musik dari berbagai ruangan bercampur menjadi satu suara bising yang memekakkan telinga. Aroma alkohol dan parfum mahal memenuhi udara.
1013.7K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 547 veces como lirik sedang apa dan dimana
Leer
+Biblioteca
Malam Kelam di Tempat Karaoke

Malam Kelam di Tempat Karaoke

Lulu menyodorkan mikrofon padaku dan berkata, "Paman Morgan, lagu ini hanya cocok dinyanyikan berdua. Ayahku sedang mabuk, temani aku menyanyi, ya." Ini adalah lagu cinta. Menyanyikannya berdua membuat kami terasa seperti pasangan kekasih, perasaan itu sungguh indah. Terutama saat Lulu merangkul lenganku, dadanya menekan tepat di bahuku. Hasratku seketika membubung tinggi. Meski aku sering pergi pijat, tapi biasanya hanya dengan wanita usia tiga puluhan atau empat puluhan.
3.2K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 81 veces como lirik sedang apa dan dimana
Leer
+Biblioteca
Pinangan Jutawan Berkedok Seniman

Pinangan Jutawan Berkedok Seniman

Namun tidak langsung menerima panggilanku karena ada suara musik yang teramat bising hingga aku sedikit menjauhkan ponsel dari telinga. Dimanakah dia? Sekitar tiga puluh detik kemudian, dia baru menyapaku melalui sambungan telfon. "Halo, Mbak Lilyah." "Pak Wawan, ini dimana?" tanyaku penasaran. "Saya ... ada di klub malam." "Apa? Pak Wawan di klub malam? Lalu Lois dimana? Sama siapa?" tanyaku mulai khawatir. "Maksudnya, saya dan Den Mas sedang berada di klub malam, Mbak," jawabnya tetap tenang.
1094.8K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 2.1K veces como lirik sedang apa dan dimana
Show Reviews (43)
Leer
+Biblioteca
Redmi 9A
bodoh jadi liliyah..pergi lah ke luar negeri..buat hidup mapan seperti lubis..biar nggak ingat lubis selalu..kembali jakarta dgn kesuksesan..tunjukkan pada lubis dan romonya..hubungan dgn ishak lagi..tambah menjauh lubis nanti..krn lubis pasti suruh orang untuk pantau liliyah
Haniocta_
Wah, Semoga Lilyah mendapatkan kebahagiaanya ya walaupun harus nikah karena terpaksa. Dan semoga Lois mencintai dan menyayangi Lilyah. Keren banget thor ceritanya. Semangat terus ya buat kakak authornya (^_^)
Read All Reviews
Antara Cinta dan Luka

Antara Cinta dan Luka

Kru N*****x pasang lampu softbox Arri, suara gamelan dari speaker kecil JBL, drone mati—syuting malam indoor. Naya, Maya, Lara duduk di lantai anyaman pandan, kertas lirik A4 di pangkuan, pensil Faber-Castell bergoyang di tangan. Di depan mereka: papan tulis kecil, spidol, secangkir teh jahe panas. Naya mulai menulis: “Dari Senayan ke Ubud… hujan bawa kami pulang…” “Dari panti ke panggung… Mama denger kami nyanyi…”
837 vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 22 veces como lirik sedang apa dan dimana
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
45678
...
10
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status