PUTRA sang PEWARIS
“Kalau begitu, jadilah anak baik. Dan dengarkan apa yang dikatakan petugas foto itu, oke?”
“Elus dulu kepalaku, baru aku setuju,” pinta manja Luis, yang sama sekali tak cocok dengan wajah dingin lelaki itu.
“Hah, apa?” tanya terkejut Alice, setengah tak sadar.
“Elus kepalaku, Sayang. Begini.” Tanpa ragu Luis menggapai tangan Alice, lantas digerakkan di atas puncak kepala. “Lalu bilang, aku sangat mencintai suamiku, dan bersumpah akan hidup bersama sampai tua dan mati bersama.”
Bab Populer