Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Misi Bertemu Cinta

Misi Bertemu Cinta

Akan karunia-Mu Tanah air pusaka Indonesia merdeka Syukur aku sembahkan Ke hadirat-Mu Tuhan Dari yakin 'ku teguh Cinta ikhlas 'ku penuh Akan jasa usaha Pahlawanku yang baka Indonesia merdeka Syukur aku hunjukkan Ke bawah duli tuan Dari yakin 'ku teguh Bakti ikhlas 'ku penuh Akan azas rukunmu Pandu bangsa yang nyata Indonesia merdeka Syukur aku hunjukkan Ke hadapanmu tuan Syukur aku sembahkan Ke hadirat-Mu Tuhan Tanpa iringan lagu, dengan suara syahdu, lagu telah dipersembahkan untuk segenap santri yang berkumpul di madrasah. "Sesuai lagu hari ini, saya membawakan tema bersyukur. Namanya syukur pasti menyangkut soal hati. Lalu, apa itu syuk ur? Apa itu hati?"
104.8K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as lirik sholawat eling pati
Read
+Library
Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

sambung Sang Dewi. "Terima...kasih Kakang Mbok Pratiwi,.Ma'afkan juga keberadaan Kami, Selalu membuat Kakang Mbok repot...."jawab Patih Prabakesha sambil menghormat menyatukan kedua tangannya. Diikuti oleh Para pasukan Surateleng yang lain. "Itu sudah kewajibanku,adi..jaga diri kalian baik -baik..."sambung Dewi Pratiwi kemudian tubuh nya tenggelam didalam tanah.
7.5K viewsOngoingAdded to Library 195 Times as lirik sholawat eling pati
Read
+Library
Suami Penggantiku Kakak Iparku

Suami Penggantiku Kakak Iparku

Disepanjang jalan yang mereka lalui, terdapat lilin yang berbaris untuk hiasan yang berbentuk hati dan ucapan. "Untuk Istriku Tercinta Layla" Dan juga ungkapan cinta yang membuat meleleh kaum wanita. "I Love You Forever" Bukan hanya itu, Sadewa juga membawa seorang musisi yang membawakan instrumen lagu Aku Merayu Tuhanku dengan biola. Sadewa membuka penutup mata Layla setelah membimbingnya untuk menduduki kursi.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as lirik sholawat eling pati
Read
+Library
PUTRA sang PEWARIS

PUTRA sang PEWARIS

“Kalau begitu, jadilah anak baik. Dan dengarkan apa yang dikatakan petugas foto itu, oke?” “Elus dulu kepalaku, baru aku setuju,” pinta manja Luis, yang sama sekali tak cocok dengan wajah dingin lelaki itu. “Hah, apa?” tanya terkejut Alice, setengah tak sadar. “Elus kepalaku, Sayang. Begini.” Tanpa ragu Luis menggapai tangan Alice, lantas digerakkan di atas puncak kepala. “Lalu bilang, aku sangat mencintai suamiku, dan bersumpah akan hidup bersama sampai tua dan mati bersama.”
1019.4K viewsCompletedAdded to Library 719 Times as lirik sholawat eling pati
Read
+Library
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

Bang Parlin seperti tak menyadari kedatangan kami, dia masih menyanyi, ketika kami sudah dekat pun dia masih menyanyi. "Molo nakehe dongan manyabi Oban kopi dengan dohot gulo Molo inda bisa marripe di portibi Di Akhirat ma hita marsuo" Begitu lirik lagu Bang Parlin, aku sudah mengerti artinya yang kira-kira begini. "Jika pergi kawan memanen padi Bawa kopi kawan bersama gula Jika kita tak bisa bersama di dunia ini Di akhirat nanti kita berjumpa"
9.8582.9K viewsCompletedAdded to Library 22.2K Times as lirik sholawat eling pati
Show Reviews (66)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Read All Reviews
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

Lalu dari mulutnya meluncur ucapan : "Hai! para Dewa dan para Dewi, para roh yang ada di antara langit dan bumi. Delapan puluh tahun lalu aku Ruhsantini pernah memohon menjatuhkan sumpah dan kutuk atas diri Patandai. Ya para Dewa dan para Dewi, Hai! para roh, aku tidak menyangka akan demikian besar akibat sumpah dan kutuk itu. Selama delapan puluh tahun kami hidup tersiksa. Tanpa tahu dimana beradanya kini putera kami Ramatahati. Rasanya ya para Dewa dan para Dewi serta para roh. Sudah cukup semua siksaan hukuman itu. Ampuni kesalahan kami Hai! para Dewa, Dewi dan roh. Ampuni terutama dosa dan kesalahan suamiku Patandai. Aku memohon kaki ke atas kepala ke bawah. Aku meminta kepala diatas kak
9.5243.1K viewsOngoingAdded to Library 5.3K Times as lirik sholawat eling pati
Show Reviews (65)
Read
+Library
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Read All Reviews
Gairah Bad Boy Salah Sasaran

Gairah Bad Boy Salah Sasaran

Elang mengulas segaris senyum kemenangan dan keluar lift dengan siulan riang, membentuk alunan lagu reggae dari Bob Marley yang berjudul one love. Nindya mengatupkan bibir, tidak jadi mengumpat lagi pada mahasiswa yang meninggalkannya tanpa merasa bersalah. Nindya merasa marah pada dirinya karena kembali membiarkan Elang bertingkah sesuka hati padanya.
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 387 Times as lirik sholawat eling pati
Read
+Library
Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Dia tahu saat melakukan perjalanan waktu ke tahun 1996, di malam pesta sebelum kelahirannya, dia melihat Larasati muda yang sedang hamil tua bersenandung pelan lagu Walang Kekek dari album ini untuk menenangkan bayi dalam perutnya—menenangkan Elang. Itu adalah satu-satunya lagu yang bisa membuat Larasati tenang di tengah tekanan Barata. "Saya pernah mendengar Nyonya bersenandung lagu ini pelan saat Tuan Barata sakit kemarin," dusta Elang dengan mulus. "Saya mencari cetakan aslinya di pasar antik jalan Surabaya. Konon, lagu ini membawa ketenangan." Larasati mendekap piringan hitam itu ke dadanya. Air mata yang sejak tadi dia tahan, akhirnya jatuh.
101.1K viewsCompletedAdded to Library 33 Times as lirik sholawat eling pati
Read
+Library
Elang Taraka: Lahirnya Pendekar Terhebat

Elang Taraka: Lahirnya Pendekar Terhebat

potong Gusti Prabu yang bisa melihat keraguan di mata Elang. Maharesi yang tiba-tiba sudah berada di sisi Elang menepuk pundaknya dengan bangga, “benar kata Gusti Prabu. Kamu memang layak menyandang gelar itu, Elang!” “Elang, kamu semua siap menerima perintahmu dalam pertempuran yang akan datang.” Patih Arya Wursita seakan berusaha mengikis rasa keraguan Elang. “Hidup Kanjeng Senopati Ing Palaga Elang Taraka!”
106.0K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as lirik sholawat eling pati
Read
+Library
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

“Terlalu bodoh untuk diriku menahan berat jutaan rindu apalagi menahan egoku.. Maafkanlah sikapku lupakanlah salahku..” Ridwan bernyanyi mengikuti lagu. Lili lalu terbangun, disusul oleh Rianti kemudian Riris. “Takkan ku biarkan kau menangis Takkan kubiarkan kau terkikis Terluka perasaan oleh semua ucapanku..”
108.9K viewsOngoingAdded to Library 311 Times as lirik sholawat eling pati
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status