Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mahligai Bersamamu

Mahligai Bersamamu

Segerombolan wanita berjilbab datang dan mengalihkan perhatian Amar. “Mi, lihat.” Azmi menoleh menatap arah yang ditunjuk oleh Amar. Mata Azmi membulat. Itu kan Jenar dan teman-temannya? Batin Azmi. “Yang pakai kerudung pink cantik ya Mi, kecantikan khas wanita Jawa. Cantik-cantik lugu mukanya.” Amar mengucapkannya dengan mata berbinar dan Azmi tak suka. “Mar, bukan muhrim. Nunduk.”
9.926.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 993 kali sebagai lirik turi putih jawa
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Wiwik Setyo Wiyati
Kisahnya itu menginspirasi dan mengandung nasehat terutama dalam berumah tangga.. Dan ads lucu2nya.. Jadi Semangat bacanya.. Apa lagi mengandung aturan dalam beragama bagaimana seorang Muslim bersikap dg lawan jenis... Semoga berkah kk author..
Endang Sagita
alurnya gk bosenin dan selalu penasaran dg kelanjutannya, ya kalo bisa di oerpanjang bab nya seru bacanya dan aku terhibur sekalibanyak jg pelajaran yg bisa di ambil dr kisahnya ...... semangat terus buat lanjutin kisahnya ......
Baca Semua Ulasan
Clarity of Love (Indonesia)

Clarity of Love (Indonesia)

"Ngapain lu disini?" Embun yang tadi fokus mengedit naskah di word menoleh, melihat ada orang lain yang duduk di mejanya selain Yuri. Embun menaikkan sebelah alisnya. "Kenal dia, Ri?" Yuri mencomot kentang di atas piring dan mengangguk. "Temen abang gue." Embun langsung mengingat wajah Kaivan. "Oh, yang elo bilang populer itu gak, sih?" tanya Embun dengan wajah innocent-nya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai lirik turi putih jawa
Baca
+Pustaka
Retaliation For Enemies (Pembalasan Sang Putri)

Retaliation For Enemies (Pembalasan Sang Putri)

ucap kupu-kupu emas. "Hei Kalian! Harusnya Kalian menyambut Kami dengan baik, oh ya Aku lupa bukan serigala putih yang ingin Aku tamui. Tapi, singa putih. Cepat, panggilkan singa putih," ucap Rasi. "Kau sangat arogan," ucap serigala putih. To be continue
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai lirik turi putih jawa
Baca
+Pustaka
Dokterku Satu-Satunya Yang Membuatku Hilang Kendali

Dokterku Satu-Satunya Yang Membuatku Hilang Kendali

Pada jam-jam pertama, Riri terkesima menyaksikan betapa anggun dan sakralnya prosesi ruwatan keluarga berdarah biru tersebut. Namun, ketika memasuki jam berikutnya, dimana dalang mulai memainkan pagelaran wayang kulit lakon Murwakala, menggunakan bahasa Jawa halus, Riri berbisik ... "Vid, jujur aku nggak paham kata yang dibilang Mbah Dalang. Ini cerita tentang apa sih? Dari tadi cuma denger 'nggeh, mboten,' doang."
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai lirik turi putih jawa
Baca
+Pustaka
Istri Tuli Yang Kau Buang

Istri Tuli Yang Kau Buang

Samar – samar matanya menangkap bayangan perempuan berbaju putih duduk dengan kepala menunduk, rambut panjangnya menjuntai hingga ke tanah. Sosok itu seperti kuntilanak yang Ajeng lihat di televisi, tapi yang ini nyata. Bukannya menjerit melihat kuntilanak, Ajeng malah mengambil sebuah batu dan melemparkannya dengan emosi pada kuntilanak itu. ”Gak usah nangis dan sok nakutin. Aku tidak takut padamu. Hidupku sama sepertimu, sama – sama susah! Sana pergi!”
1021.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 538 kali sebagai lirik turi putih jawa
Baca
+Pustaka
Pendekar Wanita Kahinda

Pendekar Wanita Kahinda

Lirih Kahinda yang sudah menceritakan tentang dirinya dan tujuannya. Saat ini Kaliwu sedang berbisik di telinga Kahinda sambil terus menceritakan kebenaran tentang hutan larangan itu. "Hutan ini memang dihuni banyak kehidupan. Dan Orang yang mengalahkan ku itu merupakan jelmaan Harimau putih, Gayap Merpana."
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai lirik turi putih jawa
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Kepergian Loh Gawe bukan sekadar kepergian seorang bawahan yang ingin melapor kepada atasannya. Hantu Laut tahu, Loh Gawe ketakutan menghadapi dirinya bersama Pusaka Tombak Kematian. Karenanya, Hantu Laut semakin bangga atas kekuatan dirinya, dan kian besar tekadnya untuk menundukkan Ratu Pekat di Pulau Beliung. Layar hitam bergambar tengkorak dengan tujuh rantai itu terlihat dari pantai Pulau Beliung. Waktu itu, Singo Bodong sedang dilatih jurus-jurus silat oleh orang berpakaian serba putih, bahkan ikat rambutnya yang pendek itu pun juga berwarna putih, padahal rambutnya sendiri sudah putih, bahkan alas kakinya pun dari sandal bertali putih. Agaknya orang ini menyukai warna putih, sehingga
1029.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 730 kali sebagai lirik turi putih jawa
Baca
+Pustaka
WAITING FOR HER LOVE (BAHASA INDONESIA)

WAITING FOR HER LOVE (BAHASA INDONESIA)

Rambutnya sengaja ia cepol dan membiarkan anak rambutnya terurai bebas dengan di bagian kiri dan kanannya. “Kalea Pradipta!” Sapa Nania sang pembaca acara kondang. “Haloo … Ka Nania.” Sapa Kalea sambil cipika cipiki. Semua orang yang menontonnya dan memberikan tepuk tangan karna lagu dari single terbarunya yang sangat menyentuh hati untuk siapa saja yang mendengarnya. Judulnya Cinta Kita. Kalea kemudian dipersilahkan duduk di sofa berwarna kuning cerah.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai lirik turi putih jawa
Baca
+Pustaka
Dibawah Lengan Serigala Putih

Dibawah Lengan Serigala Putih

Para perajurit dan pria, turun ke medan perang melawan penyihir bertongkat sakti, para wanita dipaksa berdoa hingga menangis darah. Saat itulah seekor serigala putih yang hampir sebesar gajah, melompat dengan tinggi hingga menutupi cahaya rembulan. Dipunggungnya, seorang keturunan Rhodes berteriak dengan sebuah obor yang apinya berwarna biru. Malam itu, peperangan besar kembali terjadi hingga tanah Hyachint diselimuti darah merah dan hitam yang menyatu.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai lirik turi putih jawa
Baca
+Pustaka
Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan

Tatapan kebingungan terpantul di matanya. "Maaf, tapi saya tidak tahu apa-apa. Saya hanya tinggal di sini aja, Bu." Dita mencoba untuk membela diri. Namun, ibu-ibu itu tidak mendengarkan penjelasan Dita. Dengan penuh emosi, dia terus saja mengoceh. "Jangan berpura-pura nggak tahu! Wajahmu itu memang dibuat untuk merayu suami orang! Kamu pikir ini lucu, ya?!"
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai lirik turi putih jawa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status