Penyintas
Mint.Natamengetuk pintu langittertutup sudah pintu hatikuhanya satu pintakuding dong bukalah pintu
-Lantai 49, lapangan serbaguna-
Klang! Drap- drap- drap- drap-
Dengan cekatan Rosa melompat dan menghindari seluruh rintangan yang dilihat oleh matanya.
“Delapan langkah, lalu… oop!” teriaknya menghentikan lajunya sekuat tenaga. Jegrak! Setelah hologram yang menyerupai gergaji tersebut kembali masuk ke dalam tanah, ia pun lanjut berlari. Seperti game ‘Larian Kuil’ saja! batinnya setelah melompat, berbelok, dan ngesot berkali-kali. Ketika sudah tampak rintangan selanjutnya di ujung sana, ia menyeringai, lalu memakai hoodie-nya, langsung mempercepat larinya, kemudian mengambil ancang-ancang dan…
Hot Chapters