ISTRIKU SERING DIAM SETELAH KUBENTAK!
Hingga tiba saat di pinggir jalan, kulihat ke bawah, mirip seperti jurang.
Nita tersenyum lalu merentangkan tangannya, seperti ingin terbang dan membuat badannya jatuh tanpa beban.
"Tidaak!!" teriakku!
~
Aku terbangun dengan keringat yang membasahi wajah. Dengan napas ngos-ngosan tak beraturan. Rupanya aku tadi hanya bermimpi, mimpi buruk yang terasa sangat nyata di alam bawah sadarku.