Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SUSUK JAIPONG

SUSUK JAIPONG

“Abah Saya datang kemari di beri info dari ki Slamet.” “Ki Slamet?” “Iya, Saya dari Karawang Mbah dengan Lestari.” “Ya, Ki Slamet saya paham, Neng ada rencana apa datang kesini?” “Saya ingin pasang susuk Abah.” “Susuk apa Neng?” “Saya seorang sinden dan penari jaipong abah, kira-kira susuk apa yang pantas buatku?” “Susuk itu banyak Neng, ada susuk kantil, susuk emas atau susuk berlian, semua itu ada tingkatannya untuk membuka aura.”
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai lope sekebon
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Kini ia menghadap depan mantap. Tangannya kemudian meraih tanganku, lalu melingkarkannya di tubuh kekarnya. "Berpegangan yang erat, Dek!" serunya saat lanting yang kami tumpangi mencapai aliran air yang mulai deras. Rasa takut dan ngeri kembali menyerang saat joki meliak-liukan lanting menghindari batu-batu besar yang ada di sungai.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai lope sekebon
Baca
+Pustaka
DINODAI SEPUPU

DINODAI SEPUPU

] Isi pesan masuk tersebut. ==========
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai lope sekebon
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

ucap keduanya sambil masih berlutut. Sukma Geni muncul di puncak Gunung yang masih memuntahkan lahar panas. Kedua matanya menatap kearah satu tempat yang tidak terkena lelehan lahar tersebut. Sebuah cegukan yang berhasil selamat dari letusan. Namun tidak mungkin bertahan lama karena bisa saja tempat itu longsor. Dengan cepat Ratu Jagat itu melesat kearah cegukan batu yang ternyata sedikit dalam dan terdapat sebuah goa kecil disana.
8.961.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai lope sekebon
Baca
+Pustaka
Giok Langit

Giok Langit

Kakinya menggesek genteng terlalu keras—terlalu keras bagi telinga tajam Pek Sian. Gesekan kecil itu sudah cukup bagi Pek Sian untuk melompat keluar melalui jendela dan menerjang atap. “Penguntit!” Terdengar dentuman teredam sebelum salah satu bayangan terlontar ke taman gelap. Itu adalah tubuh Pek Sian sendiri. “Siapa kau?” Pek Sian memandang ke puncak pondok yang masih menjadi tempat berdiri Long Wei. Perlahan dia mengeluarkan senjatanya yaitu sebuah pedang.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai lope sekebon
Baca
+Pustaka
Pesona Om Bule

Pesona Om Bule

Aku baru sempat menyalakan ponsel sejak pagi dan langsung membuka pesan dari Imel. "Miir, gimana hari pertama? Masih OK, kan?" "Gue selalu OK. Lo tenang aja." "Iyalah, namanya juga baru naik ke satu tangga pasti belom kerasa capeknya. Coba kalo udah naik dua puluh tangga, pegel dah, lo." Aku ketawa. Perumpamaan yang sungguh di luar saklar. Setelah membalas pesan dari Imel dengan emot jempol berderet, aku membuka pesan dari Joshua.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai lope sekebon
Baca
+Pustaka
Pesona Upik Abu

Pesona Upik Abu

Bahkan Lestari saja, si orang kaya baru, satu-satunya teman Sri di sekolah, mendapatkan perlakuan seperti itu. “Andrew yang bilang. Katanya dia udah beberapa kali lihat lo masuk ke The Imperial Residence,” ujar Valencia. Sri hanya tersenyum canggung. The Imperial Residence sebenarnya adalah apartemen Sagara. “Kalau lo dari keluarga kaya raya banget, ngapain, sih, lo temenan sama si OKB itu? Iyuh, nggak level,” celetuk teman Valencia yang bernama Evelyn sambil menatap Lestari dengan sinis. “Gue kira lo OKB juga kayak si Lestari.”
424 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai lope sekebon
Baca
+Pustaka
Perumahan Bejo 23 The Series

Perumahan Bejo 23 The Series

----TAMAT---- #PerumahanBejo23TheSeries #NezhaHauw
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai lope sekebon
Baca
+Pustaka
Kelana

Kelana

Baik membutuhkannya secara batin maupun secara fisik, termasuk urusan seks. Lana memang bukan serang hiperseks. Tetapi ia memiliki kecenderungan untuk terdorong melakukan seks ketika emosinya sedang bergejolak atau mengalami depresi. Selain itu, sebagai seorang penulis, anehnya Lana justru memiliki kesulitan untuk mengekspresikan rasa lewat kata-kata, dan lebih mudah mengekspresikannya lewat seks. Dan dari semua laki-laki yang pernah ia kenal, hanya Arga yang bisa mengimbangi kecenderungan ini dengan baik. Lana selalu merasa puas dan lega ketika bercinta bersama Arga.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai lope sekebon
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status