Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Luis sengaja melangkah dengan cepat untuk menimbulkan suara. "Yang Mulia sudah pulang dari rapat," ucap Aska. Hari ini, Luis datang lebih cepat. Biasanya dia baru datang setelah Anggi selesai melakukan akupunktur pada Aska. Anggi menoleh. Dia melihat Luis memakai baju hitam dan ekspresinya tetap terlihat dingin. Namun, saat mereka bertatapan, Luis tersenyum dan memanggil, "Gigi."
9.7962.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27.9K kali sebagai lu asik bang
Tampilkan Ulasan (93)
Baca
+Pustaka
Rifda Nafisha
plisss lah thor up tiap hari banyakin yahhhh... bagus bgt critanya..seru banyak²in part luis & anggi biar yg baca giginya sampe garing cz nyengir² mulu. hehehe 2 hari ini maraton dari bab awal sampe 178 baru kelar smalem smpe koin jebol wkwkwkwk hari ini dtunggu ya upnya,, semangat thorrr & thankyou
irmayyunita20
Kalau aku di posisi Luis bakal cemburu banget sih. Bayangin aja ketika suami pergi kerja, istri malah berduaan menghabiskan waktu sama pria lain. padahal aku cewek lo, entah dianggap kakak/adik namanya beda darah ya tetep orang lain. Meskipun kasian banget sama Aska, kenapa Anggi ga mikirin Luis sih
Baca Semua Ulasan
ARFESO

ARFESO

| Asyera Swastamita | 8G (reguler) | -------------------------------------------------------------------------------------- | Kison Marcelino | 8I (reguler) | -------------------------------------------------------------------------------------- | Rezon Arjunatara | 8D (reguler) | -------------------------------------------------------------------------------------- | Azuba Giviera | 9U (unggulan) | -------------------------------------------------------------------------------------- | Felicia Ananta | 9B
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai lu asik bang
Baca
+Pustaka
ASI Untuk Bosku

ASI Untuk Bosku

"Itu..." BERSAMBUNG
10104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai lu asik bang
Baca
+Pustaka
SUAMIKU SAINGANKU

SUAMIKU SAINGANKU

Aku merasa seperti boneka yang dipindahkan dari satu panggung ke panggung lainnya. Penghulu mulai melafalkan ijab qabul. "Saudari Rila, apakah Anda menerima Arga sebagai suami Anda, dalam keadaan baik maupun buruk, dalam keadaan sehat maupun sakit, dan siap menjalani kehidupan bersama?" Aku mengedipkan mata beberapa kali, mencoba menahan air mata yang hampir menetes. Dengan napas tertahan, aku berusaha berbicara dengan percaya diri, meski suaraku terasa pecah.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai lu asik bang
Baca
+Pustaka
Sang Luna Terakhir

Sang Luna Terakhir

"Aku mengerti, Luna. Aku paham. Kami akan melakukan apa yang kami bisa untuk melindungimu dari bajingan di antara kami. " Ellie tertawa terbahak-bahak melihat cara Ulysses berkata, hingga perutnya sakit. Dia masih tertawa saat mereka berjalan keluar dari hutan dan hampir tiba di lapangan turnamen. Di kejauhan, Ellie melihat River melakukan pemanasan. River meregangkan lengannya yang kuat, berputar maju mundur perlahan. Dengan pancaran sinar matahari di punggungnya, dia tampak sangat tampan. Ellie menahan napas dan berusaha untuk tidak menatapnya, tapi Ulysses menyadarinya. "Dan jika dia akan menang... haruskah aku protes?" Ellie nyaris tidak mendengarnya, jadi dia tidak mengatakan apa-apa. S
634 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai lu asik bang
Baca
+Pustaka
Sisi Liar Mas Nanang

Sisi Liar Mas Nanang

Sesekali ia tertawa manja, menanggapi godaan-godaan dari para penontonnya yang mulai panas. “Wah, makasih ya buat yang udah kasih Bunga dan Permata-nya! Dikit lagi nih, masa nggak ada yang mau kirim Lion atau Paus sih buat panggil tamu spesial aku?” Elisa mengerlingkan mata, tangannya sengaja mengusap paha mu lusnya sendiri di depan kamera. Tiba-tiba, mata Elisa menangkap komentar dari akun anonim yang ditulis Inara: ‘’Palingan tamunya cungkring, barangnya juga nggak seberapa.’’
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai lu asik bang
Baca
+Pustaka
Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

"Hana? Apa maksudmu nggak kenal aku? Aku ini Bang Ucup! Kita baru saja sarapan bareng pagi tadi! Kenapa kamu bohong? Dan kenapa orang itu memanggilmu Andien?" Seorang kru syuting mendekat dan menatap Ucup dengan jijik. "Oh... itu kuli yang kerja di proyek bangunan seberang jalan itu, Pak Sutradara. Lihat saja bajunya, penuh semen begitu." "Ngapain kuli ada di lokasi syuting kelas atas begini? Ada-ada saja! Penjaga mana?! Kenapa orang asing bisa masuk?!" bentak Pak Sutradara lagi.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai lu asik bang
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Luar Biasa

Tetanggaku Luar Biasa

Tetanggaku Luar Biasa END Enam bulan kemudian. “Mbak, ini kerupuknya digoreng nggak ngembang, jadi saya balikin, ya.” Aku dan Santi saling pandang. Masih bingung dengan maksud Bu Lisa, tetangga baru kami. “Baru diambil dikit, kok. Baru sekali ngegoreng. Nih,” Bu Lisa meletakkan bungkusan kerupuk mentah di meja yang berisi dagangan lain.
1024.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 510 kali sebagai lu asik bang
Baca
+Pustaka
Bintang

Bintang

seru salah satu anggota Bulzigh yang bermain catur, bernama Didit. Lawan nya mengendus kesal, “Apa permintaan Lo?” tanya nya, bernama Joni. “Gua mau Lo—“ “BANG BINTANG, BANG BINTANG.” teriak seseorang membuat semua menatap nya. Bintang hanya menaikkan satu alis nya, ia terganggu dengan nya saat akan membuka video itu. seseorang itu masih mengatur nafas nya tersengal karena buru-buru. dia mendongakkan wajah nya menatap Bintang yang raut wajah datar.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai lu asik bang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status