Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ludus

Ludus

Namun, berbeda dengan keadaan dibelakang kelas dimana beberapa orang yang sering dijuluki pasukan tak bersayap malah sibuk dengan kegiatan masing - masing. "Syam, kutek aku bagus ga?" tanya Lili sambil memperlihatkan kukunya kepada Syami. Liliana Aurelia, gadis perawakan tinggi dengan tubuh ideal pecinta kuteks, jika ada orang yang berani merusak karya dikukunya maka siapkan telinga dan rambut anda supaya tidak menjadi korban selanjutnya, walaupun terkesan feminim tapi kelakuannya ga jauh beda dari preman kalo marah tuh, bahkan rambut anda harus wassalam kalo dia sudah marah.
104.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 136 Beses bilang lu bu’s life simulator
Read
+Library
BI-LA

BI-LA

“Lo sama Nata aja cakepan Nata. Tolong lo bercermin dulu, Gy.” Argy mendelik mendengar ucapan Lani. “Mba, kenapa sih hobi banget bully Argy?” “Lo emang bully-able.” Biru tak sengaja bertatapan dengan mata Nila membuat gadis itu senang, “Nah, kalau Biru mah sayang-able. Udah ya, gue gak tahan mau nyamperin suami.” “Calon, Nil! Calon!” Argy mengingatkan Nila tapi tampaknya gadis itu tak perduli.
2.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 90 Beses bilang lu bu’s life simulator
Read
+Library
Life or Not

Life or Not

Lagi-lagi seperti itu. “Hahaha ini lucu seekor tupai,” ucap Toni sambil tertawa mendengar lelucon yang di lontarkan oleh senior ‘Sandy itu memang tupai dia bukan makhluk laut hahaa,” senior terus mengucapkan lelucon yang membuat semuanya tertawa. “Oh ya siapa namamu? Dari tadi kami belum tahu namamu?” ucap Brian “Simon. Itu namaku panggil saja Simon.”
104.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 102 Beses bilang lu bu’s life simulator
Read
+Library
LUKA

LUKA

Helaan napas terdengar, Bi Inem mengambil satu bubur dan mulai mengaduknya, meniup agar bubur itu dingin. "Non, kalau Non terus kaya gini apa yang harus Bibi lakuin? Non tau Bibi ikut sedih. Mungkin Non pikir kesedihan Bibi gak sama kaya Non, tapi salah. Bibi sama sedihnya kaya Non. Bahkan jauh lebih sedih ngeliat Non kaya gini. Non gak sayang sama Bibi? Sama Pak Satpam?"
87.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 309 Beses bilang lu bu’s life simulator
Read
+Library
Direktur Dingin Itu Mantanku

Direktur Dingin Itu Mantanku

Niat dan karakter Tuan Lubis sangat menyebalkan, yang berarti kemampuannya sama atau bahkan lebih luar biasa, sehingga All In Corp tidak mau menyerah padanya. Tidak butuh waktu lama sampai bibir Belicia juga melengkungkan senyum dengan penuh percaya diri, lalu berujar, "Itu bagus! Jam berapa malam ini, Tuan Lubis?" "Simon, beritahu dia jadwalku!" Lubis menyeringai tanpa menyamar dan melangkah pergi. Asisten bernama Simon tetap berada di belakang dan memberikan alamat serta nomor kontak mereka kepada Belicia. Lalu kerumunan orang hanya memberikan penilaian mereka secara diam-diam.
2.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 55 Beses bilang lu bu’s life simulator
Read
+Library
My Luna

My Luna

Membuatnya semakin khawatir. “Kok lo mau sih di jadiin simpanannya Devan. Kenapa, hah? Karna Devan nguntungin lo? Atau tindakan dia di ranjang buat lo candu?” Kini temannya yang berbicara, kita sebut dia dengan penggemar B dan yang pertama berbicara adalah penggemar A. Adriana sudah kebal dengan kata-kata kasar dan menjijikan seperti itu, bahkan kata jalang tak jarang terucapkan dari mulut-mulut mereka.
104.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 171 Beses bilang lu bu’s life simulator
Read
+Library
Omega keeper Of Crystalon

Omega keeper Of Crystalon

"Tapi kita baru saja sampai sini. Tidurlah dulu. Dan nanti... aku akan kenalkan kamu pada fitur Simulasi Awal!" "Simulasi?" Fyren mengedip. "Tempat paling cocok untuk menguji tubuh barumu. Atau... sekadar meninju makhluk virtual untuk menghilangkan stres." Luca akhirnya tersenyum—samar, sangat tipis. Hampir tak terlihat. Tapi Fyren menangkapnya. “Semoga tidak ada perilaku gila yang kamu lakukan” Ucap Luca melihat Fyren
1.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 63 Beses bilang lu bu’s life simulator
Read
+Library
Lusia

Lusia

Dan ucapan Lusia selanjutnya, berhasil membuat Emma gagap. “Anda mau ikut mengangkat semua itu?” Emma tak tau harus berkata apa lagi. Lusia mengangguk tanpa keraguan sedikitpun, ia sudah terbiasa dengan hidup keras karena di perbudak oleh orang tua angkatnya. Hal semacam ini adalah hal yang mudah bagi Lusia. “Ayo,” ajak Lusia. Ia keluar dan mendekati kotak – kotak kayu itu. “Wah... aku kira tidak sebanyak ini tadi,” Lusia mengamati kotak kayu, dan mengintip isinya.
Sikat na Kabanata
106.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 140 Beses bilang lu bu’s life simulator
Read
+Library

Mga Madalas Itanong

Game simulasi seperti 'The Sims' atau 'Stardew Valley' selalu menarik perhatianku karena mereka menawarkan cerminan kehidupan nyata dalam bentuk yang lebih sederhana. Melalui karakter virtual, kita belajar tentang tanggung jawab, hubungan sosial, dan bahkan kegagalan. Misalnya, dalam 'The Sims', kita harus mengatur waktu antara bekerja, bersosialisasi, dan istirahat—mirip dengan kehidupan nyata. Yang kusuka adalah bagaimana game ini memaksa kita untuk berpikir strategis, tapi juga mengingatkan bahwa hidup tidak selalu tentang kesempurnaan.

Ada juga elemen eksplorasi emosi. Ketika karakter dalam game mengalami depresi karena terlalu banyak bekerja atau kesepian, itu membuatku refleksi tentang keseimbangan hidup. Game simulasi mengajarkan bahwa perjalanan hidup tidak linear, dan setiap keputusan kecil bisa berdampak besar. Aku sering merasa terkejut betapa dalamnya pelajaran hidup yang bisa diambil dari dunia pixel.

I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status