Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LUKA

LUKA

Semua hancur, cinta yang dimiliki Nara hancur, persahabatan yang Nara miliki hancur menyisakan satu kata di hati . LUKA. ***
87.8K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as lu ten
Read
+Library
Lusia

Lusia

tangan Lusia menunjuk pintu putih yang kokoh, hampir semua pintu di rumah ini bercat putih. Emma melirik ke arah yang di tunjuk Lusia, ini sudah ke sekian kalinya Lusia bertanya. Sepanjang jalan, Lusia akan bertanya ruangan apa, untuk apa, dan apakah ia boleh memasukinya atau tidak. “Itu ruangan Tuan Aaron, ada tangga menuju bunker bawah tanah.” Lusia membulatkan matanya, ia tak mengerti dengan selera orang kaya, “Kenapa dia membuat bunker bawah tanah, Emma? Untuk apa?”
106.7K viewsOngoingAdded to Library 194 Times as lu ten
Read
+Library
Kelabu

Kelabu

ucapku sambil menunjuk kantung plastik yang kuletakkan di atas meja semalam. Leo segera berbalik dan mengambil plastik berisi kotak itu. Dia duduk disampingku dan segera membuka kotak itu. Aku tertawa melihat wajahnya yang terlihat sangat senang saat melihat isinya. “Bolu cokelat!” serunya. “Tapi bolunya sudah dingin.” Aku memasang wajah memelas sambil mengerucutkan bibirku dengan sengaja.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as lu ten
Read
+Library
LORO

LORO

Sampai membuat telinga Lency yang beringsut mengambil bantal, paham sebelum Ali maupun Marko mengatakan apa saja yang harus dan tak boleh ia katakan pada Arimbi saat anak itu kembali. 'Bener-bener deh mereka berdua inih!' "Bukan berita lama, kan? Oh BTW gue udah dapet lokasi yang T.O.P banget buat usaha Ali nanti." Ucap Lency yang suaranya jadi bersemangat, berharap menular pada dua pria yang sedang mendengar suara merdunya. "Lokasinya OK dan harganya ... well, gak akan mungkin bikin kalian bangkrut sekalipun itu uang yang banyak," ucap Lency tak urung mendengar tawa keduanya. Ahirnya!
9.79.9K viewsCompletedAdded to Library 277 Times as lu ten
Read
+Library
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

Aku semakin tidak mengerti arah pembicaraan Pak Tua tersebut, berjuang, perjuangan, kesempitan berpikir dan sifat sok benar? *** Love Mahar
106.1K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as lu ten
Read
+Library
Sang Putri Naga

Sang Putri Naga

ucap Lucy sendu. TBC
5.5K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as lu ten
Read
+Library
Luka Cinta

Luka Cinta

"Tim.. hari ini saya akan memperkenalkan kalian dengan seseorang yang akan menjadi bagian dari tim kita. Beliau akan membantuk kita dalam mempromosikan produk terbaru dari Cullen" ucap Loren di hadapan tim Marketing. Mereka lantas bertanya-tanya, siapa yang akan menjadi bagian dari tim mereka. "Apakah kali ini aktor tenama?" Tebak Gladis. Loren sedikit mengangguk. "Untuk menjawab pertanyaan Gladis, saya akan panggilkan seseorang yang akan menjadi bagian dari tim kita dan juga Cullen"
101.8K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as lu ten
Read
+Library
LALI

LALI

Memandangi lamat-lamat. “Siang-siang ngelindur,” Celetuk suara yang terdengar agak berat. Mulutnya masih terdiam meski matanya sudah bisa menatap lebar dan nyawanya sudah banyak terkumpul. Pemuda itu kini duduk di sebelah dengan menyalakan rokok yang ia rogoh dari saku celana. Cekrek ... suara korek langsung mengeluarkan api kecil dalam sekali tekan. Asap mulai mengepul dari mulut pemuda itu.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 162 Times as lu ten
Read
+Library
I Saed Lupyu

I Saed Lupyu

Otakku malah memberikan intruksi untuk melilit tubuh tanpa busana dengan selimut dan bergegas menyaksikan milyaran bintang lewat jendela lantai dua. Beginilah aku sekarang. Seorang lelaki berumur sembilan belas tahun yang sedang berdiri di hadapan lemari tanpa sehelai benang pun. Aku menatapi tubuh pendekku dari cermin di lemari. Kau benar-benar kurus, Adis!
108.1K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as lu ten
Read
+Library
My Luna

My Luna

Gamma masih bergelut dengan pikirannya, jangankan suara Aldrean, hembusan napasnya saja tidak terdengar saking sibuknya memikirkan semua yang terjadi. “Sudahlah, tidak apa. Mari masuk, kebetulan sekali kami sedang mengadakan pesta akhir tahun. Banyak sekali hasil buruan dari para Wolf di sekitar sini,” ujar Lian. Aldrean mengikuti manusia tua itu dengan tenang sedangkan Gamma masih mengawasi sekeliling seakan tidak percaya dengan apa yang baru dia lihat. Bahkan Gamma Ryan saja sudah muncul dan menjelaskan semuanya namun sulit bagi Gamma menerima kenyataan ini.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 158 Times as lu ten
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status