Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

“Aku akan selalu menganggap kalian teman.” Hening. Satu detik. Dua detik. Lalu, sesuatu runtuh di barisan para kera. Mata-mata yang menyala bergetar. Napas kasar tersendat. Beberapa genggaman yang siap mencabik… mengendur tanpa sadar. Kalimat itu. Tidak ada yang salah. Tidak ada yang kurang. Lu Tung membeku. Tangannya yang memegang tongkat bergetar kecil, cukup untuk membuat ujung tongkat itu menyentuh tanah tanpa perintah.
101.3K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as lu ten
Read
+Library
Tuan Lumpuh, I Love You

Tuan Lumpuh, I Love You

"Tuan JL selain aneh, juga seorang pengecut yang tidak bisa menepati janjinya." "Apa kamu bilang?" suara Jaden seketika meninggi, bahkan wajahnya tampak berubah seram. Nara yang tau jika pasti Jaden pasti marah dengan ucapnya, seketika berdiri dan agak menjauh dari pria itu karena dia tidak mau sampai dicekik oleh Jaden.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as lu ten
Read
+Library
Lemon

Lemon

tanya pemilik toko. “Eh em, saya suka lemon!” ucapnya aneh. Pemilik toko itu bingung. Namun tiba-tiba ia tersenyum dan mengambil sebuah pot dengan tunas kecil. “Ini tunas buah lemon, apa anda mau ini?” tanyanya. “Iya.” Pemilik toko itu membungkus tunas itu dengan hati-hati. “Ibu, katanya ada Beby, mana?” tanya anak pemilik toko.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as lu ten
Read
+Library
Jatah Malam Untuk Mertua

Jatah Malam Untuk Mertua

ucap Leo pelan. *****
9.7452.6K viewsCompletedAdded to Library 17.2K Times as lu ten
Read
+Library
Tuan Dingin & Nyonya Luka

Tuan Dingin & Nyonya Luka

Luka karena Penghianatan Pulang dari kantor polisi Jifanya langsung ke rumah Tina, dia menginap dan cerita panjang lebar pada Tina. Paginya ia baru pulang dari rumah Tina. Jifanya mengaduk-aduk isi tasnya dengan cemas. Tangannya mulai gemetar. Ia mengeluarkan dompet, tisu, bahkan lipstik, berharap menemukan benda kecil yang ia cari.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as lu ten
Read
+Library
Elena: Luka Terindah

Elena: Luka Terindah

Rafael menyulut cerutu baru, menarik napas panjang, lalu membiarkannya terbakar perlahan. “Elena Vetrova,” ia bergumam, suaranya nyaris tak terdengar. Pesta di bawah masih bergemuruh, tapi di kamar atas, Rafael De Luca berdiri sendirian. Cerutu di tangannya sudah hampir habis, asapnya mengepul seperti kabut tipis yang menyelimuti wajah murungnya. Ia berjalan pelan ke arah jendela besar, menatap pantai yang diterangi bulan. Ombak berkejaran, seolah mengejek pikirannya yang tak pernah tenang.
791 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as lu ten
Read
+Library
LORO

LORO

Lir ilir, lir ilir Tandure wis sumilir Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi Lunyu-lunyu yo penekno kanggo mbasuh dodotiro Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore Mumpung padhang rembulane Mumpung jembar kalangane
104.1K viewsOn holdAdded to Library 105 Times as lu ten
Read
+Library
LILY

LILY

Mereka sedang menikmati keindahan Central Park sambil berbincang dengan ditemani kumpulan burung migran yang ada di Central Park. “Kamu sedang mencari apa Li? daritadi aku perhatikan kamu seperti sedang mencari sesuatu," ujar Rachel. “Iya, aku sedang mencari jepit rambutku," jawab Lily. “Oh, jepit rambut yang biasanya kamu pakai itu?” tanya Rachel. “Iya benar, kamu melihat jepit rambutku engga Chel? tadi jepitnya aku lepas terus aku masukkan ke dalam tas, tapi sekarang engga ada,” ujar Lily.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as lu ten
Read
+Library
Tenebrarum; Tumbal Leak

Tenebrarum; Tumbal Leak

Ia tampak kesulitan duduk bersila karena perut buncitnya sedikit mengganjal. "Menurut orang-orang tua kita dulu, ada banyak penyebab orang bisa jadi leak atau tuselak. Bisa karena sengaja menuntut ilmu leak dengan mempelajari lontar pengeleakan, bisa juga karena diturunkan atau diwariskan secara terang-terangan, bahkan tanpa sepengetahuan calon penerima pun bisa," jawab Pak Umar.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as lu ten
Read
+Library
Luka Tak Terlihat

Luka Tak Terlihat

Tujuannya adalah meja Pak Bram. Dengan senter kecil di tangan, ia membuka laci meja satu per satu. Tidak ada yang mencurigakan di awal, hanya buku catatan dan beberapa dokumen biasa. Namun, di laci paling bawah, ia menemukan sebuah map dengan simbol Eleanor Group di sudutnya. Aris membuka map itu dan menemukan daftar nama-nama siswa. Di samping setiap nama, ada catatan kecil:
101.8K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as lu ten
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status