Jerat Cinta Sang Taipan
“Beberapa jam sebelum aku menemukannmu di café. Aku tidak bisa menunggu lebih lama.”
“Kenapa kembali?”
Lucas meletakkan cangkirnya. Perlahan, dia menggenggam tangan Alexa, dan kali ini wanita itu tidak menarik diri.
“Karena aku punya satu urusan yang belum selesai di sini.”
Alexa menelan ludah, matanya menatap tangan mereka yang saling bertaut.
“Aku ingin menjadikanmu milikku, Alexa,” ucap Lucas dengan suara dalam dan mantap. “Dan aku tidak menerima penolakan.”