Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

"Aku bunuh kamu." Setelah mengatakan itu, gumpalan daging itu tiba-tiba meledak dan berubah menjadi miliaran benang darah halus yang menyerbu ke arah Luther. Benang-benang itu mengandung racun yang paling mematikan di dunia yaitu Ludah Pengikis Tulang. Jika tersentuh sedikit saja, bahkan seorang ahli tingkat master pun akan langsung meleleh menjadi cairan.
8.83.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109.1K kali sebagai ludah kental
Tampilkan Ulasan (736)
Baca
+Pustaka
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Jejak Maya

Jejak Maya

Tepatnya daerah mana, kurang tahu. Es gudir adalah sejenis es dawet yang cendolnya bukan terbuat dari tepung, melainkan puding atau agar-agar rumput laut. Rasanya enak banget. Santan yang gurih, dipadukan dengan manisnya gula jawa dan agar-agar plain atau tanpa rasa. Di situlah tercipta sebuah harmoni yang pas di lidah.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai ludah kental
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

Dia keluar dari dalam kolam ramuan dengan pakaian bercucuran air kental berwarna hitam. “Hihihi, ramuanku ternyata berhasil menyerap semua racun energi. Tapi ini sungguh menjijikan. Racun energi ternyata mampu merubah air menjadi kental. Sial!” umpat Lintang di dalam hati. Selain kental dan hitam, air yang menempel di tubuh Lintang juga berbau tidak sedap membuat siapa pun yang menciumnya pasti akan muntah waktu itu juga.
1023.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 708 kali sebagai ludah kental
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Ririn Princes
pokonya tmn lintang dr bangsa manunsia siluman hewan kekelurgaan semua ..pada setia semuanya ..pokonya KK hebat penuh kejutan terus tiap bab baca nya .deg degan pokonya ..aplgi kelurga lintang saling sayang ga ada yg pada julid
Nickie
Numpang promosi ya thor: Ayok yang suka cerita regresi, mistery, membalikkan keadaan+ romance mampir di novelku Judul= Kehidupan Kedua Pangeran Author= Nickie Genre=fantasy Jangan lupa like dan comment ya...makasih
Baca Semua Ulasan
Kembali ke  1980 Dari Nol Membangun Segalanya

Kembali ke 1980 Dari Nol Membangun Segalanya

Lalu satu lagi. Kuah kaldu yang bening kekuningan, gel kudzu yang mengilap, dan saus merah kecokelatan di pinggir mangkuk membuat makanan itu tampak asing bagi orang kampung, tetapi justru karena asing itulah semua mata susah berpaling. Rudi maju setapak. Eko ikut di belakangnya, satu tangan menahan dada karena batuknya datang lagi sekali.
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai ludah kental
Baca
+Pustaka
Mandul

Mandul

Terasa terjepit dan bahkan terbilang seret. "Wau! Sungguh ini tak pernah aku rasakan sebelumnya! Kau semakin membuatku gila!" pungkas lelaki asing itu. Tiga jam berlalu. Lelaki itu rasanya tak pernah puas akan tubuh Riri. Meskipun telah 2x mencapai puncak kenikmatan tertinggi, namun lelaki itu masih menginginkan lagi. Berbeda dengan Riri, wanita itu telah 6x mengeluarkan cairan kenikmatan akan ulah jari jemari ataupun milik lelaki itu. Ya, permainan lelaki itu dinilai memuaskan oleh Riri. Sebelumnya, masalah ranjang bagi Riri sama saja. Tetapi hari ini dirinya mendapatkan sesuatu yang luar biasa.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai ludah kental
Baca
+Pustaka
Presiden BEM Itu Kekasihku

Presiden BEM Itu Kekasihku

“Sebentar ya, Bu.” Ia mendekat ke Dila, berbisik, “Ini bukan caramel latte.” Dila menatap layar. Tertulis: Hazelnut Cortado – double shot. Minuman yang tampilannya mirip caramel latte… tapi jelas jauh lebih pahit. Mas Adi kembali menatap si ibu. “Bu, di sistem tercatat hazelnut cortado, bukan caramel latte. Minumannya memang pahit.”
694 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai ludah kental
Baca
+Pustaka
Luxavar, Negeri di Dasar Samudera

Luxavar, Negeri di Dasar Samudera

Penampakan hewan bertempurung di dalam sup kental berwarna lumput tersebut masih menggeliat walau Nod sudah menunggunya selama beberapa menit. “Oh, maaf aku lupa memberitahumu. Jangan takut, itu bukan hewan. Semua Atlic di sini bukan pembangkai, antropofagus, ataupun pemakan daging. Kami tidak memakan hewan atau nemish atau sejenisnya. Itu hanya ramuan yang ditambah untuk memperkaya cita rasa makanan di Luxavar. Akan bergerak saat baru disajikan. Dan juga, makan pada saat seperti ini terasa lebih enak. Percayalah.” Fibrela meyakinkan Nod yang sejak dari tadi sudah menunjukkan kebingungannya.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai ludah kental
Baca
+Pustaka
FIORE

FIORE

Etheldreda Cindyriesoursriri
Dan kehidupan di Kerajaan tersebut tidak akan pernah sama lagi. Adrian bangkit berdiri untuk menuangkan cairan kental berwarna merah pekat ke gelas kaca yang telah disiapkan oleh Max sendiri, dengan pinggiran yang halus dan indah serta berkilau di bawah cahaya. Ia memperhatikan gelas tersebut dengan cermat, memutar-mutar dengan perlahan hingga cairan di dalamnya bergerak memutar perlahan, sebelum ia menghabiskannya dalam satu kali tegukan. Adrian bergidik karena jijik. Ia masih belum terbiasa dan ia juga tidak akan pernah mau tahu darimana Max mendapatkan itu.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai ludah kental
Baca
+Pustaka
HYANG YUDA

HYANG YUDA

jawab Hyang Tarangga untuk kedua kalinya dengan darah yang semakin banyak mengalir dari mulutnya. Tawa terdengar dari mulut Mahamara membuat Hyang Yuda yang tadi sempat mengabaikannya kemudian mengalihkan pandangannya dan menatap sengit ke arah Mahamara. Dengan tawa bangga, Mahamara berkata kepada Hyang Yuda, “Hyang Tarangga berbohong padamu, Hyang Yuda. Tidak akan ada yang baik – baik saja ketika terkena serangan Litheng Kudi milikku. Apalagi sampai merasakan langsung tajamnya Litheng Kudi. . .” Mahamara berjalan mendekat ke arah Hyang Yuda dengan tawanya yang berubah menjadi senyuman sembari menunjukkan keindahan dari Litheng Kudi miliknya. “Litheng Kudi milikku ini merupakan senjata pusak
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai ludah kental
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua Sang Legenda

Kesempatan Kedua Sang Legenda

Bab 113: Haruskah Aku Pertaruhkan Hidupku Sekali Lagi? (1) Yang tersisa sekarang hanyalah memproduksi secara massal dan mengomersialkan produk itu dengan benar. "Untuk saat ini, aduk ini sampai rata." Para pekerja dengan rajin mengaduk ekstrak itu sesuai instruksi Kael. Setelah diaduk beberapa saat dan didiamkan hingga dingin, ekstrak itu perlahan menjadi lebih kental.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai ludah kental
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status