Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PENDEKAR Sabda JAGAD

PENDEKAR Sabda JAGAD

ILMU BAGAIKAN CAHAYA. MENYINARI DALAM GELAP TERANGMU.. BERKELIP DI KILAU BULATNYA CAHAYA.. SEHINGGA TIADA LAGI KEBODOHAN MEMBELENGGU.. Demikianlah kalimat yang tertulis di pintu masuk Ruang Langit itu. Hal yang tentu saja tak bisa di pahami hanya dengan sekali, atau bahkan ribuan kali di baca sekalipun!
1024.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 809 kali sebagai luminous artinya
Baca
+Pustaka
 Cinta dalam Bayangan Hutang

Cinta dalam Bayangan Hutang

Itu adalah senyuman yang mengatakan bahwa ia dilihat, dihargai, dan diterima. Di salah satu sudut galeri, Adrian berhenti di depan sebuah lukisan besar yang penuh dengan warna-warna cerah. "Apa yang kau lihat di sini, Ara?" tanyanya, menoleh untuk menatapnya. Ara memandangi lukisan itu, mencoba memahami campuran warna dan bentuk yang abstrak. "Aku tidak tahu," katanya jujur. "Mungkin... kebingungan? Atau harapan?"
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai luminous artinya
Baca
+Pustaka
Marvin Rock Si Suami Terhebat

Marvin Rock Si Suami Terhebat

“Sayang, coba kau perhatikan baik-baik garis lembayung di dekat matahari itu, lalu kau ingat baik-baik apa yang ada pada lukisan The Violet Glory.” Gennifer cukup lama memandangi hiasan langit di sana, kemudian terbayang lukisan The Violet Glory, yang kata orang fenomenal tersebut, dan hitungan detik kemudian dia pun berkata takjub, “Mirip. Hampir tidak ada bedanya.”
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 459 kali sebagai luminous artinya
Baca
+Pustaka
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Tatapan seorang dewa yang melihat manusia fana meributkan remah roti. "Citra," panggilnya. Nadanya sabar, tapi kesabarannya tipis setipis tisu toilet murah. "Cahaya itu bukan sekadar iluminasi agar mata tidak menabrak meja. Cahaya adalah mood. Adalah estetika. Adalah jiwa dari arsitektur." Elang menunjuk ke sekeliling ruangan yang kini remang-remang. "Gelap itu identik dengan ketiadaan. Dengan kesedihan. Dan yang paling parah... kegelapan itu identik dengan kemelaratan."
748 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai luminous artinya
Baca
+Pustaka
Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Mereka tertawa bersama, dan dalam tawa itu, ada percikan kecil yang sulit dijelaskan—bukan sekadar kekaguman profesional, tapi semacam rasa terhubung yang muncul begitu saja. Mereka membicarakan konsep pameran dengan penuh semangat. Tentang tema “Luka dan Cahaya”—tentang bagaimana setiap luka bisa melahirkan sesuatu yang indah jika diterima dengan tulus. “Lucu ya,” ujar Davin sambil memandang sketsa mereka berdua di meja. “Tema ini sepertinya bukan cuma tentang seni, tapi juga tentang hidup kita masing-masing.”
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai luminous artinya
Baca
+Pustaka
Illegitimate Child

Illegitimate Child

Saat kegelapan menyapa, keindahan dalam wujud lain terpampang di depan mata. Langit-langit di atas kepala mereka bercahaya, begitu juga motif bunga dandelion dan kunang-kunang di dinding. Cat glowing in the dark membuat kamar berubah menjadi pemandangan langit malam di suatu taman dengan bunga dandelion yang beterbangan bersama kunang-kunang. Surtini tak henti berdecak kagum.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai luminous artinya
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

“Mereka lahir dari nyanyian kesadaran yang kalian tinggalkan di dalamku. Aku memanggil mereka Lumara: penjelajah awal antara terang dan gelap.” Ilham berjongkok, membiarkan satu Lumara memegang jarinya. Sentuhannya hangat, seperti memegang sinar matahari di air. “Mereka indah. Tapi… apakah mereka akan mengerti penderitaan juga?” “Ya,” kata Jagat, “karena setiap cahaya mereka terikat dengan bayangan di bawah tanah.” Aaron menatap ke lembah.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai luminous artinya
Baca
+Pustaka
Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

teriak Liam. Elena mengangkat tongkat sucinya tinggi-tinggi. "Saint’s Art: Judgment of Eternal Light!" Cahaya emas murni menyambar dari langit, menghanguskan beberapa lusin Erasers. Namun, untuk setiap satu yang hancur, sepuluh lainnya muncul dari awan geometri. Sepertinya Sang Pengamat memiliki cadangan pasukan yang tak terbatas yang diambil dari materi semesta itu sendiri.
466 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai luminous artinya
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Ia menatap batu kecil Kujang Layung yang masih bersinar lembut di tangannya. Cahaya itu berdenyut seperti jantung yang lelah, namun setia. Suara dari langit digital terdengar samar dari atas: “Lux Aeterna continues the mission of global enlightenment.” (Lux Aeterna melanjutkan misi pencerahan global.) Arjuna tampak tersenyum getir. “Pencerahan tanpa rasa adalah kegelapan yang lebih berbahaya,” gumamnya. Tidak berselang lama, Raksa tampak turun ke bawah membawa perangkat portabel berbentuk lingkaran kecil.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai luminous artinya
Baca
+Pustaka
MENGEJAR CINTA TUKANG KAYU TAMPAN

MENGEJAR CINTA TUKANG KAYU TAMPAN

Ia tahu betul siapa yang mampu membuatnya bisa berdiri di titik ini. "Terimakasih." Liam menatap Chatrine. "Ini luarbiasa, hadiah terbaik dalam hidupku." Liam masih berdiri di tengah ruangan galeri itu, matanya menyapu setiap detail... pencahayaan yang presisi, tekstur kayu yang disorot indah, aroma segar dari cat dan pernis yang masih baru. Semua terasa mustahil bila diingat hanya satu minggu lalu tempat ini masih seperti gudang artefak.
1021.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 584 kali sebagai luminous artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status