Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SUAMI USIL

SUAMI USIL

Menghapus rasa sakit di hatinya. Setelah bakso urat yang ku pesan datang, dia hanya menatapku, lalu melihat semangkuk bakso di depannya. Bukan Darius kalau tidak bisa meningkatkan selera makan Karmila. Dengan suara menggiurkan aku menyedot sum-sum di dalam tulang iga. Mila menatapku lekat. Ku lihat ia pun menelan salifa. "Enak, Mas?" tanyanya.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai lusa by/suka
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

“Iya, Mbak.” “Kalau gitu kita sarapan lontong sayur di Tambusai itu, loh, Ma. Minggu kemarin Mega beliin, Mbak suka banget. Sampai kuah sayurnya enggak ada sisa.” Mbak Mur tersipu. “Oke. Kita makan dulu baru belanja.”
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai lusa by/suka
Baca
+Pustaka
GELORA NAFSU SUAMIKU

GELORA NAFSU SUAMIKU

tanya Suster yang baru saja datang. "Tolong bantu saya melepas jarum infus, Sus. Saya tidak berani kalau asal cabut. Takutnya nanti malah keluar darah," pinta Ellea mengutarakan alasan nya memanggil suster. "Melepas infus? Tapi itu belum habis, Nyonya. Selain itu badan Anda juga masih lemas," ucap suster itu heran dengan permintaan Ellea.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai lusa by/suka
Baca
+Pustaka
Sang Raja Bisnis Abimanyu!

Sang Raja Bisnis Abimanyu!

kata Gilang dengan nada dingin. Udang karang berbumbu. Ceker ayam tanpa tulang dengan saus lemon. Minuman rasa buah yang dicampur beberapa jenis buah, soda, dan minuman ringan. Ada pula kue sus krim matcha dari toko kue. Abimanyu, yang memarkir SUV kotak premium di lantai bawah, membawa semua barang itu kembali ke apartemen sewaannya. “Mengapa kamu kembali begitu cepat?” tanya Nisa yang sedang mengajari Lala membaca.
10780 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai lusa by/suka
Baca
+Pustaka
Dear Suami Butaku

Dear Suami Butaku

Setelah beberapa saat, terdengar suara di seberang sana. “Halo, Luna? Bagaimana kabarmu?” Terdengar suara Sekar yang lembut tapi Luna langsung menyerbunya dengan pertanyaan. “Ibu! Apa kamu berbohong padaku? Kamu bilang kalau tuan muda itu lumpuh dan buta. Dia juga lemah dan sakit-sakitan. Umurnya hanya tinggal beberapa bulan. Itu sebabnya aku kabur dari rumah. Kenapa sekarang dia bisa berdiri dan melihat??”
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai lusa by/suka
Baca
+Pustaka
SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

ucap Jihye sesaat setelah menenggak air mineral di lemari es. "Kenapa kau ingin ke sana?" "Tempatnya indah, 'kan? Di sana seperti Santorini versi lokal." "Baiklah, terserah Nyonya saja, nanti setelah pekerjaan di sini beres kita akan bulan madu atau baby moon ke Santorini yang sesungguhnya, ok? ***
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai lusa by/suka
Baca
+Pustaka
Kenikmatan dalam Luka

Kenikmatan dalam Luka

"Apa video yang kau maksud sama dengan yang dikirim lewat link?" "Mirip, tapi lebih intens dan durasinya lebih panjang. Mungkin bisa dilihat dulu sebagai referensi, agar kau tidak terlalu terkejut dengan kenyataan. Mademoiselle Jackson juga boleh keluar dari anggota jika tidak tertarik setelah lihat-lihat, tapi biayanya tidak akan dikembalikan."
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai lusa by/suka
Baca
+Pustaka
My Destiny

My Destiny

tanya Sukma Melissa meredakan tawanya yang begitu kencang. Ia beranjak dari tidurnya dan membuka pintu untuk Sukma. “Silahkan masuk Bunda.” Ucap gadis itu “Lissa belum tidur?” tanya Sukma lagi “Belum. Tadi tangan Lissa sedikit nyeri.” Adu gadis itu. “Udah dioles krim obatnya tadi?” Melissa mengangguk. “Sudah Bun. Sebenarnya sudah mendingan kok Bun. Cuma kadang-kadang masih nyeri aja dikit.” terang Melissa.
9.918.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 522 kali sebagai lusa by/suka
Baca
+Pustaka
MARCO-POLO

MARCO-POLO

tegas Polo. "Ke mana?" tanya Lope melirik Polo karena mereka berdiri bersebelahan. "Rusia." Kembali, mata Yusuke, Lope dan Lucy melebar seketika.
1014.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai lusa by/suka
Baca
+Pustaka
UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

Ucapku to the poin "Bentar dong Mbak, buru-buru amat. Lagian kita disini juga mau ngadem sambil nyemilin suguhan kamu ini. Enak juga ya ternyata jadi orang kaya." Aku hanya menggeleng, sedangkan Mas Bowo memukul pelan lengan Lusi. "Bikin malu aja." "Apa an sih Mas, kan emang kenyataan, kalau jadi orang kaya tuh enak. Mau apa oun jug atinggal tunjuk." Ucap Lusi sambil terus mengunyah kue yang kusuguhkan. Ternyata kue itu, kue yang diberikan oleh Bude Mai dan Fero yang mereka dapat juga dari kiriman Tia di Jerman.
1066.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai lusa by/suka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status