Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Maaf, Merebut Suamimu

Maaf, Merebut Suamimu

Apakah Noah akan membuat dia seperti istri simpanan begitu? Tubuh Gilsha bergetar hebat, dia tidak terima jika harus diperlakukan seperti itu. Bagaimanapun dia adalah wanita yang Noah cintai, Wilya tidak bisa meminta hal itu. Disaat Gilsha sedang berpikir bagaimana caranya dia membahas hal itu dengan Noah, ketukan pintu kamarnya membuat dia harus kembali berpura-pura semua baik-baik saja. Di balik pintu ternyata ada Mbok Tuti. "Non Ibu dan Bapak sudah datang," kata Mbok Tuti kemudian dia melirik pintu kamar Noah dan Wilya. "Tadi saya mau panggil Pak Noah dan Non Wilya, tapi sepertinya mereka sedang___," ucapan itu tergantung hingga Gilsha mencari tahu sendiri jawabannya. Dia mendekat lagi ke
1.5K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as makam mbah muqoyyim
Read
+Library
KAU CAMPAKKAN DIRIKU

KAU CAMPAKKAN DIRIKU

Sudah pasti melanjutkan ronde kedua,masih berbau pengantin baru. Dering ponselnya berbunyi, membangunkan Gabbar dari tidurnya. "Halo,ada apa bu?". Tanya Gabbar, rupanya sang ibu menelponnya. (Kamu kapan balik ke sini? Sama Mia,atau gak nak? Paman Gober,ada acara maulid nabi di rumah beliau). Bu Sarmi. Gabbar, melirik ke arah istrinya yang masih terlelap tidur. "Hmmmm... Kapan acaranya bu?".
92.6K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as makam mbah muqoyyim
Read
+Library
TUMBAL UNTUK MADUKU

TUMBAL UNTUK MADUKU

"Sebaiknya mama beristirahat, Arkan tidak mau papa tau jika mama saat ini sedang jatuh pingsan." "Aku baik-baik saja, Arkan. Mungkin Minggu depan, aku mau ruqyah ke ustadz Azzam. Mama dapat referensi dari teman-teman pengajian mama di sana," balasnya dengan tersenyum ke arahnya. "Terserah mama, kalau itu menurut mama baik. Arkan akan mengantarkan Mama ruqyah nanti," balas Arkan dengan tersenyum ke arahnya.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as makam mbah muqoyyim
Read
+Library
Kamu Milikku

Kamu Milikku

"Isi sendiri nominal yang Anda inginkan!" Morgu bersemangat untuk menerimanya. Staminanya juga meningkat lima kali lipat sama seperti uang yang akan dijanjikan Hansel. Namun, sebelum mengisi jumlah uang yang akan diterimanya, Morgu lebih dulu memeriksa keaslian cek tersebut. Dia adalah orang kampung yang tentu saja tidak paham dengan benda tersebut. Dan ini pertama kalinya Morgu menerima cek secara langsung.
1033.9K viewsCompletedAdded to Library 678 Times as makam mbah muqoyyim
Read
+Library
Setiap Momen adalah Kamu

Setiap Momen adalah Kamu

sambung Dona. “Salam kenal, Mbak,” ujar Yusuf. Desi termenung, sejenak. “Apakah kita pernah bertemu sebelumnya?” Desi menelisik. Yusuf pun berpikir. Baginya, Desi juga tidak terlalu asing. Dia seperti pernah bertemu atau mendengar tentangnya. “IMC?” sebut Yusuf, memastikan. Desi tersenyum. “Ya, aku ingat. Kita sempat bertemu saat kasus penipuan mesin pengolah limbah,” ingat Desi.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as makam mbah muqoyyim
Read
+Library
Jadi Kuyang

Jadi Kuyang

Sahut Mesih dengan gelak tawa yang tak mau kalah. Setelah menyesap sedikit isi gelasnya, Mesih berujar dengan mimik muka serius. "Mayang. Ini bukan jamu untuk awet muda. Dari aromanya saja aku tahu, ini campuran kunyit dan akar biduri. Biasanya ramuan seperti itu digunakan untuk KB alami. Mungkin ini penyebab kalian belum juga memiliki keturunan." Tapi sayangnya, sampai saat ini, Mayang masih mengkonsumsi jamu tersebut. Ia lebih mempercayai sang mertua dari pada tetangga yang menurutnya sok tahu itu.
5.56.0K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as makam mbah muqoyyim
Read
+Library
Ah! Mantap Sekali Mbak

Ah! Mantap Sekali Mbak

kata Mbak Maya. Tidak lama setelah Mbak Maya berbicara, Bobi datang sambil berdehem, merasa tidak suka melihat Rocky masuk ke kamar Mbak Maya begitu saja. "Siapa sebenarnya Rocky ini? Apakah dia menyukai Maya? Kok dia asal nyelonong aja masuk," gumam Bobi dalam hati. "Bagaimana, Bobi? Apa kamu ada informasi mengenai Bara?" tanya Mbak Maya langsung kepada Bobi.
1055.5K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as makam mbah muqoyyim
Read
+Library
Guru Aku Milikmu

Guru Aku Milikmu

Teriak Ma Mingyu Ma Jingguo mengerutkan dahi dan berkata "Mu Yu kalau bercanda jangan tak tahu aturan!" Ucapnya dengan nada tegas "Tuan muda saya tidak sedang bercanda, Nyonya di temukan tenggelam di danau oleh seorang pelayan dan setelah di selamatkan ternyata Nyonya telah.. telah berhenti bernafas" Mu Yu menjelaskan dengan nafas yang terengah - engah.
854 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as makam mbah muqoyyim
Read
+Library
KUBUAT MADUKU GENDUT

KUBUAT MADUKU GENDUT

Yang bercanda langsung tertawa, lalu mengulurkan tangannya padaku. "Mau apa?" "Pemanasan!" Mas Zay mengusap layar ponsel, sekian detik kemudian irama samba keluar dari sana. Ya, Tuhan, masa mau nari samba. Ini malam pengantin, atau waktunya olah raga? "Let's go, Honey!" serunya saat kami telah berdiri berhadapan. Tubuhnya mulai bergerak seiring irama.. Mau tak mau aku mengikutinya.
1010.6K viewsCompletedAdded to Library 327 Times as makam mbah muqoyyim
Read
+Library
Mabuk Janda

Mabuk Janda

Aku melongok ke depan warung dimana ada banyak truk-truk serupa yang menjual hasil pertanian. Namun, ada yang unik dari tempat warung tersebut. Ada sebuah televisi tabung tertempel di dinding dan menayangkan video orkes dangdut disertai liriknya. Terlihat seorang bapak-bapak yang sedang bernyanyi dengan suara sumbangnya itu. "Kopi saja, Pak," sahut Aku tanpa menoleh ke arahnya. Bapak tadi lantas memanggil penjaga warung untuk memesan.
9.9208.9K viewsCompletedAdded to Library 7.5K Times as makam mbah muqoyyim
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status