Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MALAIKAT PENCURI AYAH

MALAIKAT PENCURI AYAH

Ya, dia malaikat maut, malaikat pembawa azab. "Kalau begitu banggalah, kau pantas mendapatkannya," jawabku sambil melambaikan tangan dan melangkah pergi. Tapi sebelum aku benar-benar pergi wanita gila itu sudah berteriak lagi. Kita sampai kapan dunia memberinya panggung untuk terus mengganggu kehidupan. Astaghfirullah ....
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
Malaikat Dihukum Jadi Babysitter

Malaikat Dihukum Jadi Babysitter

Di negri Kahyangan tempat para malaikat tinggal, memancar sinar kuning dari sebuah kotak kaca yang berisi bola kristal kecil milik Han. Bola tersebut adalah wujud dari kekuatan malaikat yang dipisahkan dari raganya. Jika bola itu memancarkan sinar, berarti malaikat tersebut sedang dalam bahaya. Derin, salah satu malaikat yang bertubuh mungil, melihat bola kristal milik Han yang tiba-tiba menyala. Ia segera melapor kepada Ketua Joon. "Ketua, sesuatu pasti sedang terjadi pada Han! Saya menyaksikan, bola kekuatan milik Han tiba-tiba memancarkan sinar."
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
Sebelum Hujan Membasahi

Sebelum Hujan Membasahi

Namanya juga mendung. Tak selamanya ia mampu mengundang hujan. Hadirnya hanya memberi isyarat kepada makhluk bumi agar lebih siap ketika hujan turun kembali membasahi. Sedia payung sebelum hujan, mungkin suatu selogan yang tidak asing lagi terdengar pada sepasang telinga kita. Perihal mendung dan hubungan, seakan menjadi sebuah kalimat yang berbeda, namun hampir mirip dalam pemberian makna. Bagaimana tidak? Ketika mendung mampu hadir tanpa memberi hujan, begitupula sebuah hubungan. Ia mampu hadir memberi kenyamanan, datang dengan sebongkah kata kepalsuan. I love you, I Miss You, dan lain sebagainya. Namun tanpa berdasarkan sebuah rasa sayang yang timbul dari perasaan.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
The Hottest Desire (Bahasa Indonesia)

The Hottest Desire (Bahasa Indonesia)

“Mana mungkin aku mengeluh jika itu semua aku lakukan demi istri manisku ini.” Makaila membalas pelukan Bara dan berkata, “Gombal.” Bara meledakkan tawanya. Ia terlihat begitu bahagia, seakan-akan dunia berada di tangannya. Sayangnya, Bara tidak tahu jika sebuah bencana bagi dirinya sendiri sudah menunggunya esok hari. Karena ternyata, apa yang dikatakan oleh Makaila benar adanya. Para malaikat mendengar apa yang dikatakan oleh Bara dan menyampaikan harapan pria itu kepada Tuhan. Lalu, apa yang akan terjadi selanjutnya?
10100.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
Mentari di Balik Awan

Mentari di Balik Awan

Tapi kini entah kenapa ia merasa malas. Dia jadi ingat hari itu. Saat ia muak akan kehidupannya dan mencoba kabur. Saat itu juga sedang hujan seperti ini. Dia pikir hujan lah yang menyelamatkannya karena suaranya membuat orang-orang tidak menyadari bahwa ia sedang menangis dan berlalu begitu saja. Entah sejak kapan dia merasa bahwa cueknya orang-orang itu justru membuatnya sangat nyaman, sekaligus hampa.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
In The Rain

In The Rain

tanya Angkasa dengan watados. "Gak sopan main ambil milik orang!" Starla mengambil cikinya galak. "Oh?" "Ohhhhhh?!" balas Starla tak percaya. "Bukannya minta maaf malah ohhh?" Angkasa mnaikkan alisnya santai. "Maaf?" "Ih!" Starla mendelik kesal karena Angkasa tidak menujukkan raut bersalah sama sekali. "Ngapain kamu di sini?"
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
JERAT OBSESI SANG MAFIA

JERAT OBSESI SANG MAFIA

tanya Malaikha. "Aku nggak apa-apa bunda, dasar Zane kurang kerjaan banget," jawab Sierra malu. "Zane, turunkan Sierra, nanti jatuh," titah Malaikha. Zane menurunkan Sierra dari dalam dekapannya. "Sebenarnya bunda kesini nggak lama kok, bunda mau memberikan sesuatu sama kamu," kata Malaikha. "Bunda mau memberikan apa, sama aku?" tanya Sierra.
825 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
Mabuk di Malam Hujan, Berpisah di Terik Kemarau

Mabuk di Malam Hujan, Berpisah di Terik Kemarau

Mawar putih yang dulu dia tanam demi menyenangkan Tania, kini tak terawat, tetapi tetap tumbuh subur, diam-diam kembali mekar. Kelopak bunga yang putih bersih itu bergetar pelan ditiup angin. Sementara dirinya, akan selamanya terjebak dalam hujan yang sangat dingin menusuk tulang, saat dia kehilangan wanita itu.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Malam ini, tepat di malam pergantian tahun, hujan turun dengan sangat deras. Di tengah riuhnya suara hujan, Rian tiba-tiba datang mengetuk pintu rumah Kakek dan nenekku. "Lintang, cepat keluar! Hujannya turun!" Aku ditarik olehnya dan kami berlari ke teras, lalu berjalan pelan menembus gerimis yang mulai mereda. Tetesan air jatuh membasahi bumi, suasananya begitu tenang, tetapi terasa megah.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
Penjara Dendam Suami Konglomerat

Penjara Dendam Suami Konglomerat

Tapi sialnya, hujan tiba-tiba saja turun. “Sial!” Maki Lukas saat hujan langsung berubah menjadi deras. “Seharusnya aku mengajakmu pulang sejak tadi.” Aleeta hanya tersenyum saat mendengarnya. “Aku pikir kamu sudah nggak membenci hujan. Tapi sepertinya kamu masih membencinya, ya.”
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status