Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sentuhan Pembalasan

Sentuhan Pembalasan

HIDUPLAH SEBAGAI MANUSIA, ATAU KAU AKAN KEHILANGAN SEGALANYA SEPERTI KAMI. Arka menghilang, meninggalkan Malakor yang terduduk di lantai dalam keadaan syok. Di luar, hujan berhenti seketika, namun aroma melati kini terasa sangat menyengat, seolah-olah bunga itu baru saja mekar di dalam ruangan.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
The Demon's Bride

The Demon's Bride

Setelah yakin tidak ada yang perlu dikhawatirkan, barulah dia menghilang dan kembali ke dunia bawah, sebelum tuannya bertanya dari mana saja dia. …………………………………. Saat malam tiba, lima Malaikat turun ke Bumi dan kembali berpatroli di sekitar jalanan Kota Metropis. Gerimis kembali membasahi kota, membuat lima pria bermantel putih dan abu-abu dalam kumpulan itu mempercepat langkah. Meskipun mereka tidak akan terkena basah, karena salah satu dari lima pria tersebut dapat menahan hujan dengan kekuatannya yang menjadikan angin sebagai payung, tetapi cuaca seperti ini dapat mengundang makhluk-makhluk pemakan jiwa manusia, sehingga mereka pun harus menyusuri setiap sudut kota untuk mencegah itu terja
1012.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
Rintik Hujan Yang Menggugurkan Cinta

Rintik Hujan Yang Menggugurkan Cinta

Ibu Benson buru-buru memberinya tisu untuk menyeka air mata, lalu menatapku dengan tak senang. “Yuna, kamu itu ayam betina yang nggak bisa bertelur, nggak pantas marah-marah di sini. Anak yang dikandung Tasya ini adalah darah daging keluarga ini dan dia harus melahirkannya.” Aku menatap dingin dua orang yang begitu serentak di depanku, lalu berkata,
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Karena tubuh Maling Sakti tak bisa disentuh oleh Malaikat Miskin. "Huaaahh...! Bangsat kau, Durjanaaa...!" teriak Malaikat Miskin dengan amat berang dan salah tingkah. Rasa sesalnya begitu tinggi, sehingga kemarahan yang tak bisa dilampiaskan membuatnya seperti orang kesurupan. "Terlambat...!" gumam Baraka bernada keluh, lemas, dan lirih.
1031.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 776 kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
Pedang Kehancuran Malaikat Bersayap Tujuh

Pedang Kehancuran Malaikat Bersayap Tujuh

Di depannya terbentang jurang dalam, menghadang Valviect dengan pilihan yang sulit. Altair, seorang Patriark, menghentikan langkahnya dengan tatapan tajam, "Inilah Akhir perburuanmu, Valviect! Jika kau terjun ke bawah, kau akan kehilangan segalanya!" Tetua ras Ansiel melangkah maju dengan langkah mantap, memandang tajam ke arah Valviect yang kini membentangkan sayapnya dengan lebar. Suasana seketika menjadi hening, membiarkan kehadiran Tetua Ansiel mengisi udara dengan aura kuasa yang tegang.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
Rain do for you

Rain do for you

Meskipun begitu, mereka selalu menjadi incaran para pria. "Hujan!" gumamnya sambil memandang rintik air yang berjatuhan. Ia tersenyum sinis seraya mendengus pelan. Dia merapatkan jubah tidurnya, merasakan dinginnya hujan yang menerjang badan. Terra benci hujan, ia tidak suka. Hujan membuatnya selalu teringat pada sesuatu yang sangat menyakitkan baginya. Dor!
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
Mahluk Lain(Dia Yang Mengikuti Aku)

Mahluk Lain(Dia Yang Mengikuti Aku)

ucap suamiku. Aku terus melafazdkan surat-surat pendek untuk menghalau mereka. Aku membaca ayat Kursi tujuh kali, Qulhu tujuh kali, Falaq tujuh kali, Al ikhlas tujuh kali, untuk menghalau semua makhluk-makhluk itu. 'Alhamdulillah hujan sedikit reda, tak selebat tadi. Akhirnya benar-benar berhenti," ucapku dalam hati.
734 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
REINKARNASI SANG PUTRA SURGAWI

REINKARNASI SANG PUTRA SURGAWI

teriak Dea Lira. Namun cahaya itu lenyap. Langit Lumeris retak. Dan untuk pertama kalinya, surga kehilangan satu malaikat—bukan karena jatuh, melainkan karena memilih pergi. “Hahh…..” Mata Lucan terbuka, tubuhnya yang sejak tadi terbaring, langsung terduduk, dadanya terasa sesak, jantungnya berdegup kencang setiap kali dia mengingat kejadian itu.
10691 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Mungkin Rendra. Mungkin langit itu sendiri. Hujan pun turun lagi, bukan untuk menghapus, tapi untuk menulis ulang. Sebab beberapa nama memang tidak ditulis di batu nisan, melainkan di langit—dan setiap kali hujan turun, nama-nama itu terbaca kembali oleh mereka yang tidak pernah berhenti mencintai.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

adalah panggilan dari Langit Tertinggi. Li Yuan berdiri di ujung tebing Kegelapan, menatap langit yang merekah, diapit oleh Sihuan Mo dan Yue Lian. Aura dunia terasa mengeras, seolah setiap helai udara memikul kehendak yang tidak bisa dilawan. > “Tujuh cahaya…” gumam Sihuan Mo, suaranya pelan namun tegas. “Mereka mengirim... Tujuh Malaikat Hukuman.”
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai malaikat hujan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status