Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Indra, Reinkarnasi Para Dewa

Indra, Reinkarnasi Para Dewa

m "Pencuri!" Aku berseru lantas mengejar maling itu
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai malam itu aku melakukannya
Baca
+Pustaka
Angin Malam Menyadarkannya

Angin Malam Menyadarkannya

"Katanya alkohol itu yang barang bagus, bisa membuat orang melupakan semua kesedihan. Jangan sampai mengecewakanku." Setelah mengatakannya, Martin langsung menenggak sisa minuman itu hingga tandas. Seketika kepalanya terasa nyeri hebat, sedangkan sensasi terbakar di lambung membuat keringat dingin mulai mengalir. Dia mengeluarkan ponselnya dan berulang kali mengusap foto Bella di layar. "Bella, aku sangat merindukanmu ...." Tiba-tiba bel pintu berbunyi. Efek mabuk Martin langsung hilang setengahnya.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai malam itu aku melakukannya
Baca
+Pustaka
MALAM TANPA WAJAH

MALAM TANPA WAJAH

Ia duduk di tempat tidurnya dan menatap langit-langit kamar, mencoba menenangkan pikirannya yang bergejolak. Tadi malam, segala sesuatu yang terjadi begitu mengerikan—wajah buruk rupa di cermin, suara tawa yang tak bisa dijelaskan, serta suara tangisan yang terus menggema di rumah ini. Semua itu masih terasa begitu nyata, menghantui pikirannya, dan sepertinya ia tak bisa menghindari perasaan bahwa ada sesuatu yang lebih besar dan lebih gelap yang terperangkap di sini.
556 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai malam itu aku melakukannya
Baca
+Pustaka
Malam Saat Aku Terjepit di Pagar

Malam Saat Aku Terjepit di Pagar

Tubuhku bergetar tanpa bisa dikendalikan. Jangan-jangan dia benar-benar mau melakukan hal itu! Pada saat yang sama, di dalam hatiku justru muncul keinginan samar. Menyadari hal itu, aku merasa makin malu, apalagi di depan suamiku. "Pink banget, kelihatannya kayak anak gadis." Detik berikutnya, dia langsung mengangkat rokku, lalu menekan sesuatu yang keras ke bagian lembutku.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai malam itu aku melakukannya
Baca
+Pustaka
Malam pertama

Malam pertama

dan beraninya dia berbicara seperti itu. 'ini memalukan, tapi ini juga harus kulakukan'pekik Abel dalam hati, beberapa penjaga sudah mulai berdatangan ia pasti akan terkepung sekuat tenaga Abel berbicara" pergilah kau pelacur, harusnya aku yang ada disitu bersama papiku." ***×***
1015.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 490 kali sebagai malam itu aku melakukannya
Baca
+Pustaka
Satu Malam Bersama Adik Suamiku

Satu Malam Bersama Adik Suamiku

"Kamu masuk ke kamarku! Di tempat tidurku!" "Aku nggak sengaja!" Adrian berseru, lebih kepada dirinya sendiri daripada kepada Ayla. "Aku... Aku mabuk tadi malam. Aku pikir aku masuk ke kamar tamu!" Hening menyelimuti ruangan. Ayla memandangi Adrian, matanya dipenuhi rasa bingung dan cemas. “Mabuk? Adrian, kamu sadar nggak apa yang kamu lakukan? Kamu tidur di sini, di tempat tidurku!” suaranya bergetar, tapi ia berusaha keras untuk tetap terdengar tegas.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai malam itu aku melakukannya
Baca
+Pustaka
Suamiku Tak Tau Aku Punya Rekening

Suamiku Tak Tau Aku Punya Rekening

Sungguh aku sangat malu, andai tadi aku tidak dipegangnya pasti jatuh. "Maaf, Mas!" ucapku sambil menunduk. "Nggak apa-apa, kelihatan kalian sedang senang hingga berlarian. Persis anak kecil aja," guraunya tertawa. Aku menoleh pada Rasmi yang tersenyum melihatku, dasar teman tak ada akhlak wajahku sudah kepiting rebus saking malunya eh dia malah senang. "Kamu lagi, sudah sebesar ini masih aja pecicilan. Ajak masuk tamunya," kata lelaki itu seraya menjitak dahi Rasmi lalu dia mengaduh kesakitan. Giliran aku yang terkekeh melihatnya.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai malam itu aku melakukannya
Baca
+Pustaka
Kubiarkan Pelakor Itu Memiliki Suamiku

Kubiarkan Pelakor Itu Memiliki Suamiku

Dan yupzzz, aku mulai menikmati permainan ini. Aku kembali menatap layar ponselku. Di bawahnya, ada pesan panjang dari si pelakor. >>> “Lihat ini. Suamimu membelikannya untukku sebagai tanda maaf karena kemarin malam dia tidak jadi datang untuk makan malam yang aku siapkan di rumah. Aku tahu, kamu yang melarangnya, kan? Kamu ingin suamimu itu tetap ada di sampingmu, dan menjauhiku. Sayangnya kamu gagal, karena ternyata usahamu justru membuatnya semakin lengket padaku.
210 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai malam itu aku melakukannya
Baca
+Pustaka
Aku dan Teman Suamiku

Aku dan Teman Suamiku

Namun seketika matanya melotot saat suaminya yang baru saja mandi, berjalan ke arahnya, tanpa memakai sehelai benang pun. "Apih, ih malu." Tara membuang pandangannya, sambil menyeringai malu. Lelaki itu kian mendekat dan Tara kembali tidak bisa berkutik. "Saya sedang ingin susu." Wajah Tara semakin memerah. ****
10130.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai malam itu aku melakukannya
Baca
+Pustaka
AKU BUKAN SEORANG PELACUR

AKU BUKAN SEORANG PELACUR

“APA-APAAN KAU, BERENGSEK?! KAU INGIN MEROBEK KULIT MULUSKU, HAH?! DASAR PELACUR TOLOL!” Aku memukuli dadaku, dan turun dari ranjang. Berbeda dengan lelaki tua malam itu, lelaki ini sama sekali tidak memiliki kelembutannya kepadaku. Gerry memang bilang kalau malam ini aku cuma harus memberinya sebuah oral, semacamnya, dan itu benar. Namun, caranya menyuruhku sangat tidak manusiawi. Sejak pertama, pada saat aku masuk ke dalam ruangan ini, dia sudah melepaskan celananya, dan sedang berbaring di kasur dengan sabuk yang tiba-tiba dia lemparkan, mengenai dadaku, pun, sekarang, aku harus merasakan leherku yang kebas, serta rahang yang sakit.
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai malam itu aku melakukannya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status