Ibu Kost yang menggoda
Ravika membeku.
Arven menggeliat kecil, napasnya bergetar.
“Subjek A,” lanjut laki-laki itu, “adalah target generasi kedua.”
Ravika memicingkan mata. “Generasi kedua dari apa?”
Laki-laki itu hendak menjawab—tapi sosok berhelm maju lagi.
“Identitas baru terverifikasi,” suara mekanisnya berbunyi. “Subjek B: prioritas sekunder. Risiko tinggi.”