Dua Sisi Menantu
Lelaki itu langsung berbalik dan pergi dengan tergesa.
"Mbak," panggil Sarah begitu lelaki itu tak tampak lagi, "jangan bilang-bilang Reno atau siapapun, sepupuku itu pinjam uang ya."
Aku tersenyum. "Selama nggak merugikan dan mengganggu Mbak. Mbak nggak peduli, Rah. Termasuk dia sepupumu, teman dekat, pacar atau selingkuhan sekalipun," jawabku lalu berbalik begitu saja meninggalkan Sarah. Sikapku yang tampak sungguh elegan diluar, padahal jantungku didalam rasanya hendak lepas dari tempatnya. Sekarang aku ingat, lelaki itu adalah lelaki yang aku lihat di supermarket waktu itu. Lelaki yang mengendarai motor besar dan dipeluk Sarah. Aku tak menyangka, Sarah sungguh berani bermain api.