Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Last King

The Last King

Ia lanjut membaca kembali, "Medium kemudian diberkati dan diberi do'a setiap malam bulan purnama sepuluh hari berturut-turut. Lalu ....." Ia kemudian berdecak kesal karena setelah kalimat itu, tulisannya memudar termakan usia. Akhirnya dia mencari lagi hal lain di berkas lainnya. Ia hanya menemukan rentetan gambar saja. Seolah informasi selanjutnya hanya melalui gambar.
106.7K viewsOn holdAdded to Library 160 Times as manga last game
Read
+Library
Ludus

Ludus

ujar Ridwan yang tadinya sedang membaca komik. "ya mau gimana lagi, gue kan emang ngangengin," ujar Cia yang dibalas gerakan seolah ingin muntah oleh Gani dan Ridwan membuat Bintang dan Darga tertawa puas. "ga usah sok deh Ci, lo mah orang nomor satu yang pengen dilupain biar ga keinget mulu kejamnya lo kalo udah bantuin nagih uang kas," balas Ridwan membuat tawa Bintang semakin puas.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 147 Times as manga last game
Read
+Library
Sang Petir Terakhir

Sang Petir Terakhir

Sebuah dunia yang penuh dengan pertarungan dan perjuangan. Ya, itulah kisahnya. Kisah Jai. Seorang anak manusia yang terpilih sebagai pengguna elemen petir terakhir di dunianya yang baru. Semuanya itu berawal dari sini... ** Manhattan, New York. 21 Februari 2016.
93.5K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as manga last game
Read
+Library
Cinta Vampir Terakhir

Cinta Vampir Terakhir

Langit sudah gelap dan dia berpikiran untuk membeli korden berwarna coklat yang sesuai dengan cat dinding yang berwarna krim pucat esok hari. Dia membuka kaleng soft drink, kemudian kotak makan berisi lasagna pemberian Maria. Dia menyiapkan sesendok ke mulutnya. Lasagna buatan Maria masih sangat lezat walau tak lagi hangat. Setelah mencuci kotak makanan dan menghabiskan minumannya, Rena kembali duduk di atas sofa sambil memainkan ponsel pintarnya. Sudut matanya menangkap gerakan dan Rena mengangkat pandangannya ke arah balkon. Kulitnya merinding saat melihat siluet seorang pria yang menatapnya lekat dari balik kaca.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as manga last game
Read
+Library
Cinta Terakhir Sang Bangsawan

Cinta Terakhir Sang Bangsawan

Sang Guru terpekik, sementara Sang Bangsawan Muda bersiul pelan dan berujar lega, "Jitu. Terima kasih banyak, Henry." "A-a-apakah Lazarus..." Rani terbata-bata. "Karena satu dua peluru kecil tak bisa mematikannya, seperti dalam permainan-permainan game elektronik, dibutuhkan peluru yang jauh lebih besar untuk memusnahkan dirinya. Setidaknya, agar ia mati."
108.2K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as manga last game
Show Reviews (27)
Read
+Library
Nn. RF
Suka ceritanya, kalimatnya baku tapi gak kaku.. sebagai manusia yang gak terlalu paham sama cerita genre fiksi, baca cerita ini aku pahamm.. lope pull buat Kajull. Kalimatnya mudah di pahami, karakter tokoh nya keren-keren. Cerita zombie? agak ngeri sih wkwk.. recommended!!
Septy
Ceritanya bagus banget, penuh dengan teka teki. lady rose yang misterius, Rani dan Orion yang kayaknya bakal ada di situasi sulit. Tentang Zombie, ahh... bkin deg2n... aq terhalang oleh koin ini bacanya, jdi besok lagi Bru bisa baca krna harus nyelesain misi terlebih dahulu buat buka bab selanjutny
Read All Reviews
Sang Luna Terakhir

Sang Luna Terakhir

River 'Bajingan itu mengalahkanku.' River duduk di luar di teras belakang kabin tempat dia tinggal, memandang ke arah hutan, menyesap bir, mencoba mencari tahu bagaimana Blade berhasil mengalahkannya. Pasti ada sesuatu yang dia simpan atau ada di sakunya, tetapi River tidak dapat membuktikan apa pun, dan Beta Andrew mengklaim bahwa dia telah memeriksa semuanya dengan cermat sebelum, selama, dan setelah acara, dan tidak menemukan apa pun. Jadi... yang bisa dia lakukan hanyalah berusaha lebih baik lagi di acara berikutnya, yang akan diadakan lusa. Itu adalah perlombaan, dan River tahu dia tangkas. Selama Blade tidak menemukan cara untuk curang, River bisa menang. Jika itu masalahnya, dia setid
711 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as manga last game
Read
+Library
My Game Boyfriend

My Game Boyfriend

“Kisah kita mungkin dimulai sebagai sebuah permainan, tapi ia berakhir sebagai selamanya.” Di dalam dekapan mereka, Bunga Melati Anindya bergerak pelan, mengeratkan genggaman jari mungilnya pada jari ayahnya, seolah mengaminkan janji abadi itu. Di bawah naungan langit yang sama tempat mereka pertama kali saling menyapa, saling menantang, dan saling mencintai—kisah “My Game Boyfriend” yang penuh tawa, pertengkaran, dan rintangan, kini resmi berakhir dengan penutup yang paling sempurna: sebuah keluarga yang utuh, saling menyayangi tanpa syarat, dan diikat oleh cinta yang tak akan pernah pudar selamanya.
674 viewsCompletedAdded to Library 23 Times as manga last game
Read
+Library
THE LAST MISSION

THE LAST MISSION

“Ah, aku benar-benar tidak ingin bermain yang seperti itu oppa.” “Kenapa? Kau takut ya?” Jaewoon mulai meledek gadis di depannya. Rina mendengar hal itu hanya tersenyum malas, tak ingin menjelaskan, memainkan jenga berarti harus membutuhkan konsentrasi yang tinggi, apalagi jika itu adalah jenis dimana ia harus menjawab beberapa pertanyaan di dalamnya, dan ia sedang tidak ingin berbicara atau menjawab apapun.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as manga last game
Read
+Library
Cinta Terakhir

Cinta Terakhir

Badan terasa remuk dan lemas seolah semua tulang telah rontok satu persatu. “Semalam si bos yang bawa Non Rena pulang. Non Rena pingsan dan basah kuyup. Memangnya apa yang sebenarnya terjadi, Non?” Lastri mendekat, duduk di sisi ranjang. Hubungan mereka sudah dekat sekali. Lastri menganggap Rena seperti anak sendiri. Rena mengernyit. Berarti mobil yang hampir menabraknya adalah mobil Mahen. Karena terhalang deras hujan serta sorot lampu, Rena tak bisa mengenali mobil suaminya sendiri.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as manga last game
Read
+Library
Mas Gege, I Love You!

Mas Gege, I Love You!

Bayangan Revi dan Bella yang berciuman di cafe masih terngiang di kepalaku. "Yeaayy!! Makasih, Aunty!" Aku tersenyum membalas pelukan Qonita. "Eh, Ummi maksudnya." Qonita tertawa ceria. Mendengar tawanya mirip seperti tokoh utama dari film kartun Marsha and the Bear. "Qonita." Aku menoleh begitu mendengar suara yang kukenal. Deg. "Eh, Uncle Epi!" Qonita berlari dan menghambur pelukan pada seseorang yang tadi kupikirkan.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as manga last game
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status