Godaan Panas Tetangga Baru
ucapnya pelan, lebih kepada dirinya sendiri.
Damian hanya mengangguk, lalu kembali menundukkan wajahnya pada layar laptop. Fara menarik napas dalam-dalam, berusaha menahan rasa kecewa yang semakin besar. Perlahan ia bangkit dari ranjang, melangkah keluar kamar menuju ruang makan. Ia membuka kulkas dan mulai memotong beberapa buah: apel, mangga, dan nanas. Tangan Fara terasa gemetar, entah karena kebosanan atau karena perasaan yang semakin terpendam.