Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rapuh

Rapuh

Harus dengan sikap yang baik dan tutur kata lemah lembut, jangan sampai membuat calon pelanggan tersinggung dengan tindakan atau pun penolakan yang dilakukan. "Sory, Gue udah emosi!" sergah Siska mengalah dan akhirnya kembali mendekatkan dirinya dengan Dimas. Dimas pun mengangguk pelan dan melempar senyum melihat tindakan Siska yang berubah hanya untuk mencari sebuah perhatian. 'Siska, jujur Gue nggak ikhlas kalau harus liat Lo seperti ini.' batin Dimas lagi-lagi memberontak.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai Manipulatif
Baca
+Pustaka
Bukan Lagi Wanita yang Bisa Dimanipulasi

Bukan Lagi Wanita yang Bisa Dimanipulasi

Kartu monster. Namun yang lebih penting, aku mengenal Damon. Lima tahun aku mempelajari setiap geraknya, setiap kebiasaannya. Saat mendapat kartu bagus, ibu jari kirinya akan mengusap jari-jarinya. Saat menggertak, mata kanannya akan berkedut. Saat gugup, dia menjilat bibir. Sekarang, dia menjilat bibirnya. "Tambah 75 miliar," kataku sambil menambah cip.
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai Manipulatif
Baca
+Pustaka
Terperangkap Dalam Hubungan Gelap

Terperangkap Dalam Hubungan Gelap

“Kalau kamu berharap saya bisa ngertiin kamu … siapa yang bisa ngertiin saya? Kenapa saya selalu sendiri? Bahkan setelah saya ceritakan semuanya ke kamu, kamu tetap tega bersikap seperti ini ke saya?” Biya kehilangan kata-kata untuk disampaikan usai mendengar protes dari Dalvin. Biya itu … tipe people pleasure yang mudah dimanipulasi saat lawan bicara memanfaatkan rasa ‘tidak tega’ dan ‘empati berlebih’ yang dimiliki si perempuan. Sedangkan, Dalvin merupakan orang yang tidak sadar bahwa dirinya merupakan manipulator.
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai Manipulatif
Baca
+Pustaka
Benih Yang Ditinggalkan Kakak Ipar

Benih Yang Ditinggalkan Kakak Ipar

Pria itu menyesap anggurnya lagi, sambil mengamati wajah Tasya dari balik gelasnya. "Polos hanyalah pertunjukan belaka," ucap Tasya dengan nada mengejek, tangan kanannya melambaikan enteng. "Di balik wajahnya yang manis itu, dia selalu jadi orang yang manipulatif dan suka menarik perhatian. Kalau kita bermain dengan benar, bisa saja kita menggunakannya untuk mendapatkan apa yang kita butuhkan."
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai Manipulatif
Baca
+Pustaka
Tak Sengaja Mencintaimu

Tak Sengaja Mencintaimu

“Itu namanya rekayasa dan manipulasi. Dia bikin situasi palsu lalu mengklaimnya sebagai kebenaran. Secara hukum, itu bisa masuk perbuatan tidak menyenangkan, penipuan emosional, bahkan kekerasan psikis.” “Kekerasan?” “Iya.” Shankara menatapnya dalam-dalam. “Karena dampaknya nggak sekecil itu. Kamu stres. Kamu shock. Kamu jatuh sakit. Dan kita kehilangan anak kita, Van. Itu pasti juga karena dia.” Suara Shankara bergetar di kalimat terakhir. “Kalau Abang laporin, Abang bukan cuma mau lapor soal video. Tapi soal niat jahatnya. Soal dia sengaja bikin kamu hancur secara mental.”
1045.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai Manipulatif
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Ayu Ayuningtiyas
ceritanya bagus banget dan bikin nyesek, sebegitu menderitanya hidup vanka stlh keperawanannya diambil paksa sama suami yg tdk mencintainya dan akhirnya berpisah stlh malam pertama yg menyakitkan.nikah sama laki" yg antagonis dan punya anak dgn mantan tapi dgn kondisi anak sakit leukimia.miris bgt.
Aurora Aurora
Ga rela Klo SHANKARA SMPE KEPINCUT CEWE LAEN LAGI, THOR, Biar SHANKARA sama Vanka aja, udah ckup mndrita Vanka, Emng Vanka salah, Itu smua kn dulu GARA2 Shankara juga, yg ga mau dngr pnjlasan Vanka saat itu, Bilang SELESAI GITU AJA, Vanka kaya terombang-ambing GA ADA yg LINDUNGIN GADA YG RANGKUL..
Baca Semua Ulasan
Complicated

Complicated

Wajah elok berhasil membangkitkan hasrat yang semalam sempat bergejolak, dia pun mendekat, hendak mengecup bibir raum tersebut namun belum juga terkabul objeknya keburu membuka mata. "Keluar." Katanya tajam. Langsung mengerang sambil menjambak rambut dengan frustasi. "Kamu kenapa sih sayang? Kok tiba-tiba ngomong begitu?" Tanya si perempuan bingung, ia hendak merangkul namun dengan cepat ditepis. Orang yang dia panggil sayang medorongnya kasar. "Apa sih lo sayang-sayang, gak jelas banget. Cepetan pergi, gua mau cabut sekarang." Katanya lagi, kali ini dengan nada memerintah yang keras.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai Manipulatif
Baca
+Pustaka
Manipulasi Hati CEO

Manipulasi Hati CEO

"Dan itu semua bakal hilang kalau kamu hancur. Jadi, secara logis, aku harus memastikan kamu tetap tegak. Paham?" Raka terkekeh pelan. Dia bangkit, menarik kerah blazerku hingga wajah kami sangat dekat. Aku bisa merasakan napasnya yang beraroma kopi. "Kamu memang manipulatif, Nadia. Bahkan perhatianmu pun punya motif ekonomi." "Memangnya kamu mau aku bilang 'aku peduli karena aku cinta'? Cringe banget, Raka. Aku bukan pemain sinetron," sahutku ketus, meski jantungku sudah mulai berdegup tidak beraturan.
574 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai Manipulatif
Baca
+Pustaka
Jebakan Manis

Jebakan Manis

Aku ingin berteriak, tapi karena dikelilingi banyak orang, teriakan itu hanya berakhir menjadi desahan halus. Tangannya seolah memiliki sihir yang membuatku tak berdaya. Hanya dalam beberapa detik, area sensitifku sudah kacau balau dan basah kuyup. Si "kecil merah jambu" masih terus bekerja. Aku nyaris menangis karena merasa tidak sanggup lagi menjepitnya agar tidak jatuh. "Kumohon ... beri ruang untuk tanganku. Biarkan aku memasukkan tanganku ke sakuku."
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai Manipulatif
Baca
+Pustaka
Taktik Menaklukan Ayah Musuhku

Taktik Menaklukan Ayah Musuhku

Seorang putri manja seperti Evelyn, seharusnya tidak akan melukai dirinya sendiri sejauh itu hanya untuk sebuah akting. Dada Davian terasa sesak. Keraguan mulai merayap naik, mencekik keyakinannya. "Dia manipulatif." ucap Davian pelan, suaranya nyaris tak terdengar. Ia berusaha keras meyakinkan dirinya sendiri, membangun kembali tembok pertahanannya yang mulai retak. "Dia hanya takut kehilangan mainannya. Itu sifat dasar seseorang seperti dirinya.."
1017.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai Manipulatif
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
Arum Naru
Gr² judulnya jdi iseng mau baca dikit aja, tau2 udh bc smpai bab 119 dan smpai bab ini aku suka semua karakter yang ada disini, evelyn, Adriana, Victor, Julius, davian dkk. semuanya tu g ada yg aku benci karna punya perannya masing2. Adriana dan evelyn yg sejak awal udh jadi cegil duo favorit akuuu
Elisa avila
thor kok skrang cerita novel ini udah gak pernah mnggambarkan prasaan adriana & victor ya..? tiap ada bab yg mnceritakan adriana & vic, interaksinya terasa datar dan kaku sama sekali gak mnggambarkan suami istri yg saling mencintai, ayolah thor.. pmbaca paling suka dg luapan prasaan fl & ml yg manis
Baca Semua Ulasan
Permainan Kultivasi Terlarang

Permainan Kultivasi Terlarang

Tanpa berkata apa-apa lagi, dia berlalu pergi, meski raut wajahnya menunjukkan rasa penasaran yang tidak bisa ia tutupi. Setelah langkah kakinya menghilang, Sistem segera menyambar. [DENG—! Strategi: "Penyusupan Kerentanan" diterima! Host, Anda menunjukkan teknik persuasi yang jauh lebih baik daripada sekadar menangis. Anda mulai memahami bahwa manipulasi bukan soal berteriak, melainkan memberikan apa yang diinginkan audiens: kehancuran musuh yang tampak menyesal.]
252 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai Manipulatif
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status