Bara Dendam Sang Prabu Boko
Nada suaranya penuh kepahitan, namun dilafalkan dengan ketenangan yang memilukan, menunjukkan luka yang begitu dalam telah menggores jiwanya.
Prabu Boko, yang merasakan keretakan ini begitu nyata, seketika merengkuh tubuh Manohara dalam pelukan erat, seolah takut kehilangan sauh batinnya yang paling kokoh. Ada nada keputusasaan dan penyesalan yang terselip dalam suaranya, mencoba menepis jarak yang terbentang. "Oh, Diajeng Manohara, ketahuilah, hal itu tiada akan sedikit pun mengurangi kedalaman cintaku padamu! Betapapun kuberikan perhatian kepada Ganastri, hatiku tetap tertaut padamu. Sesungguhnya, kau adalah ratu utama, pendamping sejati di sisi Raja! Kau sangat mengerti akan jalanku sebag
인기 회차